FRIEND BUT MARRIED

FRIEND BUT MARRIED
ketos baru



Dinda sangat terkejut dengan kedatangan Abidzar,sang ketua OSIS baru,dan memang sebelumnya ketua OSIS di pegang oleh, Doni,,namun Doni mengundurkan diri,


raut wajah Dinda langsung berubah,..


Abidzar pun meminta izin kepada Bu Selina untuk memperkenalkan diri,kepada semua murid kelas XI MIPA


"assalamualaikum, perkenalkan nama saya Abidzar Qaddafi,saya pindahan dari sekolah lain,saya disini sebagai ketua OSIS baru,dan wakil ketua OSIS ini bernama Daniel,apa ada pertanyaan?"tanya Abidzar


semuanya terdiam melihat Abidzar berbicara, bagaimana tidak,cara Abidzar berbicara pun sangat manis dan berkarisma,


(sebelumnya memperkenalkan Abidzar Qaddafi dulu yah) Abidzar Qaddafi,murid baru di SMA Nusa bangsa,jelas XII,lebih tepatnya ketos,memiliki tubuh tinggi,rapi,hitam manis,sopan dan ramah


"saya kak,!"tegas Chika...saya mau nanya kak,,kenapa Murid baru kaya Kaka udah langsung di tawarin jadi ketos?"lanjutnya


"maaf,saya gak bisa menjawab pertanyaan itu,"jawabnya manis


..saya juga disini,akan mengadakan pameran seni,sebagai ganti camping,, alasan saya memilih ini,karena menurut saya acara seperti ini pasti dapat di hadiri oleh seluruh Murid,dan kalau camping,pasti banyak yang gak hadir karena masalah kesehatan,jadi semua setuju tidak,kalau diadakan pameran seni??"tanyanya


semua orang pun berbincang bincang kepada temannya termasuk Dinda DNA Tasya


"Din,kamu setuju gak?"tanya Tasya


tidak ada respon dari Dinda,,ia hanya pokus melihat ke laki laki ketos itu


"Din!!,"


"ehh Iyah sya,ada apa"kagetnya


"aku tanya dari tadi juga,,kamu kenapa sih??kamu kenal sama Kaka kelas itu?"


"gak kok,aku gak kenal,emang tadi kamu nanya apa ke aku?"


"kamu setuju gak,di adakan pameran seni?"


"iya dong aku setuju"jawab Dinda tegas


.. di bangku lain...


"nin,manis banget yah,ketos baru kita,"ucap Citra kepada Adnin yang duduk disebelah nya,sambil menatap terus ke depan


"Iyah sih,,,tapi dikit,jangan jangan kamu suka yah?"ledeknya Adnin kepada Citra


"gak tau ah"


"aaciee"ledeknya


Doni pun sebagai ketua kelas berbicara..


"iya,kak kita setuju,kalau gitu apa yang harus kita persiapkan?"tanya Doni


"bagus kalau gitu,, kalian harus siapin, kerajinan dari bahan bahan alam,, tampilan tari dan yang berhubungan dengan pameran seni,,terutama kesehatan nya juga"ucap Nya sambil melihat ke arah Dinda


"oh iya kak,, insyaallah Allah,kita akan berusaha mempersiapkan kan nya"


"kalau boleh tau,,siapa yang jadi sekretaris pameran seni di kelas ini?"tanya nya kepada Doni


"Dinda Az-Zahra Sugara kak,"jawabnya


Dinda langsung lemas mendengar jawaban Doni,kenapa dia harus memperjelas namanya,si Doni kenapa sih di perjelas namanya, gimana kalau aku di suruh berdiri"batinnya murka


Abidzar pun hanya melihat sebentar ke arah bangku Dinda,dan kembali ke arah lain


untung ajah,,gak di suruh berdiri,, selamet aku"


"ya udah kalau seperti itu,mohon partisipasinya yah,dari kalian,dari saya cukup sekian, waalaikumsalam warohmatullahi wabarokatu"salamnya kepada semua murid dan tak lupa pamit kepada Bu Selina selaku wali kelas


kelas pun kembali hening,,,


"pasti kalian bingung,kenapa Abidzar langsung jadi ketos,jadi dia itu di sekolah nya pintar banget,dia bisa masuk juga kesini karena jalur prestasi,dan juga dia mampu menjadi ketos"


"ohh gitu yah Bu,"ucap semua murid


"siap Bu"


...ya sudah di cukupkan sekian, wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatu"


"waalaikumsalam warohmatullahi wabarokatu"


semua murid pun langsung berdiskusi untuk membicarakan tema yang tepat untuk pameran seni nanti,


"menurut gue,,sih tentang pegunungan, kayaknya lebih seru"ucap Rio


"loh gimana sih,yo,kaya anak TK aja"timpal Acok


"oh Iyah,gimana kalau tema nya abstrak aja,,yang dimaksud abstrak itu,, perpaduan antara gambar dua dimensi,tiga dimensi, mulai dari lukisan cat air,lukisan dari biji bijian,bahan alam dan lukisan yang pake pasir itu tuh,terus seni musik nya ada, musik Barat dan tradisional, gimana setuju gak?"


"gue setuju"timpal Doni


"gue juga dong"


"tapi masalahnya disini,punya keahlian nya masing masing gak?"


"tenang disini insyaallah ada"jawab Rio


"yaudah,bang Azzam setuju gak?"


"heem"di jawab deheman oleh Azzam


Tasya, Dinda dan Citra pun dari tadi hanya menyimak,


"eh iya Din,tadi gue di chat sama ketos tadi, sekertaris tiap kelas di tunggu sama ketos di ruang OSIS"


"wwaahh,bohong yah?"kejut Dinda


"masa sih gue boong,ngapain juga boong,cepet sana"


Dinda langsung lemas seketika, ternyata yang tidak di inginkan terjadi


"sya,temenin aku yuk"tawar Dinda kepada Tasya


...ayo Din,"mereka berdua berjalan keluar kelas


setibanya di depan pintu ruangan OSIS,disana sudah banyak para sekertaris dari berbagai kelas,"sya kamu tunggu dulu sebentar yah"


Tasya pun mengangguk tanda paham


Dinda pun masuk,"assalamualikum,"


.. waalaikumsalam"jawab semua orang yang ada di kelas


Dinda pun duduk di sebelah bela kelas XI MIPA 2,betapa terkejutnya ia saat ini,ketika dekat dengan Abidzar,Kaka kelasnya waktu SMP.


"Din,kamu apa kabar,?"tanya Abidzar


"seperti yang kamu liat,,aku baik baik aja"


"tapi hati kamu gak baik baik aja kan?"


jlebbb,,berasa ada pisau yang menusuk dirinya


.


.


.


bersambung 🍁


(aku update lagi,terus kepoin lagi yuk,maaf kalau banyak typo 🙏)🤗😊🌹