
Happy reading 💙
Hari ini tepatnya dikediaman keluarga Sugara terpampang rumah setinggi dua tingkat dibalut warna abu dan putih yang terkesan gelamor,
dan seorang gadis yang masih berkutat dengan selimut nya.
"Non bangun sudah pukul 07:30",ucap seorang pembantu sambil sedikit berteriak yang tidak lain yaitu bisa Tini yang sudah bekerja menjadi pembantu sejak beberapa tahun lalu.
"Heumm iya Bi 5 menit lagi"jawab seorang gadis didalam kamar dan suaranya pun khas orang bangun tidur.
ia pun langsung melihat jam tangannya ternyata waktu sudah menunjukkan pukul 06:30,sontak gadis itupun terkejut
"Aaaaahhhhhhh,aku bisa terlambat kalau gini"teriak sigadis,ia pun langsung menuju kamar mandi yang ada di kamarnya.
Gadis itu bernama DINDA AZ-ZAHRA SUGARA anak dari seorang ayah yang mempunyai cabang perkantoran diberbagai kota yaitu HERMAN Ayahnya
KALINA SUGARA nama ibunya,dan seorang laki laki tampan bernama NAUFAL REYHAN SUGARA yang tak lain adalah kakaknya.
pukul 06:35 Dinda sudah selesai dengan ritual mandinya."aduh kenapa bisa telat kayak gini sih apalagi sekarang hari Senin bisa bisa aku dimarahin sama petugas upacara"ucap Dinda terlihat kesal dan memasukan buku buku kedalam tas ransel berwarna biru kesukaannya.
Sekarang ia berada didepan cermin memakai kerudung putih panjang menutupi punggungnya, seragam panjang yang membalut tubuh mungilnya,rok abu panjang menutupi mata kakinya,memakai sepatu warna hitam bermerk adidas.tak lupa ia pun memakai bedak tipis dan sedikit polesan Liptin dibibir nya.namun begitu, Dinda terlihat sangat cantik. ia pun langsung mengambil ransel yang ada dikasur dan bergegas turun kebawah untuk sarapan bersama keluarganya,benar saja dimeja makan keluarganya sudah ada ibu,ayah dan juga kakaknya.
"Ayo sayang dimakan dulu roti sama susunya"ucap sang mama sambil menyodorkan roti kepada Dinda.
"iya mam,aku buru-buru nih udh telat."jawab Dinda sambil menyeruput susu dan mengambil roti yang ada ditangan mamanya,juga tak lupa mencium tangan kedua orang tuanya.
"dah kak"sapa Dinda kepada sang kakak sambil melambaikan tangan.lalu dibalas dengan lambaian tangan khas laki laki cool.
"ya udah mam,pah kalau gitu aku pergi kuliah dulu"ucap Naufal sambil mencium tangan mama dan papanya,
"ya udah kamu hati hati yah"ucap sang mama.
"Iyah mah, assalamualaikum"ucap Naufal.
"waalaikumsalam"jawab mama dan papanya bersamaan.
tidak butuh waktu lama Dinda pun sampai disekolah pada pukul 06:40 memakai ojek online yang dipesan nya, walaupun Dinda lahir dari keluarga kaya Dinda tidak manja dan tidak diperlakukan manja oleh kedua orangtuanya,tidak seperti kebanyakan gadis lainnya.
sekarang Dinda berada didepan gerbang "SMA ERLANGGA."
"Heumm untung gak telat telat amat datang ke sekolahnya."ucap Dinda sambil napasnya terengah-engah karena lari dari jalan depan menuju gerbang sekolah sambil sedikit berjongkok memegang lututnya.
lalu tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya dari belakang.sontak Dinda pun terkejut.
"apaan sih loh ngagetin ajah".ucap Dinda kepada seseorang.
"lagian loh din kenapa keliatan cape bener."jawab seorang gadis bernama "CITRA OKTARANI".
"iya nih gue tadi lari dari jalan depan sampai gerbang sini"jawab Dinda sambil menetralkan napasnya kembali.
"heuuh kebiasaan banget sih loh"jawab seorang gadis berkerudung bernama"TASYA FAUZIAH",kedua gadis tersebut adalah sahabat Dinda sejak SMP mereka pun tau sikap masing masing.
CITRA OKTARANI,adalah sahabat nya yang seperti laki laki alis tomboy,walaupun tomboy citra mempunyai kedewasaan yang tinggi dan sepertinya tidak suka laki laki saking tomboy nya.
TASYA FAUZIAH,gadis cantik memakai kerudung,tubuh tinggi,mempunyai gingsul juga banyak cowok yang tertarik dengannya,tapi dianya sih biasa aja.
"kalau gitu ayo masuk keburu upacaranya mulai".ajak citra sambil menarik kedua tangan sahabatnya untuk masuk ke gerbang sekolah.
Bel pun sudah berbunyi menandakan upacara akan segera di mulai.
pada pukul 07:15 upacara sudah selesai dilaksanakan,semua siswa-siswi pun masuk kedalam kelasnya masing-masing.
sementara dikelas Dinda yaitu kelas XI IPA 3 guru sedang mengajar matematika yaitu Bu Nina yang terkenal dengan kekileran nya
pelajaran matematika adalah pelajaran yang sangat tidak sukai oleh Dinda karena banyak hitungannya,mau tidak mau Dinda pun harus mendengarkan Bu Nina yang sedang mengajar.
"oke anak anak jam pelajaran matematika sudah selesai,kalian boleh istirahat",ucap Bu Nina Sambil membereskan peralatan mengajarnya,dan meninggalkan ruangan kelas.
"iya buuuuuu."jawab siswa siswi bersamaan.
Bel istirahat pun berbunyi
"horeeeee hooreee"sorak siswa siswi sangat antusias.
"Din kekantin yuk kita makan baso mang Ucup"ajak Tasya kepada Dinda,kebetulan Dinda sebangku dengan Tasya
sedangkan citra lebih memilih duduk sendiri dibelakang bangku Dinda dan Tasya,
"eh iya gue denger denger ada menu baru ditukang bakso mang Ucup"ucap citra langsung nyambung kepembicaraan keduanya.
Dinda dan Tasya pun langsung menoleh kebelakang."ya udah ayo"jawab Dinda antusias.
Dan ketiganya pun langsung menuju kantin yang ada dipojok sekolah,di sana banyak sekali siswa siswi yang sedang jajan ataupun makan,karena disekolah nya hanya dapat satu kantin,jadi setiap istirahat para murid selalu memadati kantin sekolah,apalagi murid SMA ERLANGGA ada seribu lebih,kebayang gak gimana penuhnya?tapi kantinnya juga luas banget sih.
"kita duduk di sana yuk"ajak citra,kebetulan ada bangku yang kosong dipojokan kantin,mereka pun segera duduk.
"liat menunya banyak banget"ucap Tasya antusias,sambil melihat lihat buku menunya.
.......oh ternyata ini menu baru yang kamu tadi bilang cit"sambung Tasya
"iya ini nih,"jawab citra sambilmerebut buku menu dari tangan tasya,dan mencari menu baru.
.....oke deh aku pesen baso mercon sama jus jeruk"sambung citra sambil nunjuk baso mercon yang ada di buku menu.
"ya udah aku juga sama kaya kamu"ucap Tasya.
"kalau kamu Dinda mau pesan apa"ucap citra kepada Dinda yang dari tadi hanya diam saja.
"ya udh samain ajah"ucap Dinda malas
"biar aku yang pesenin yah"ucap tasya.
Tasya pun berlalu pergi meninggalkan mereka untuk memesan baso ke mang Ucup.
Beberapa menit kemudian pesanan mereka datang yang dibawa oleh Tasya dan mang Ucup.
Tasya pun segera duduk sambil membawa baso mercon dan jus jeruk nya.
"mangga neng dimakan baso sama jus jeruknya"kata mang Ucup,berbicara dengan logat sundanya sambil menyodorkan pesanan Dinda dan citra
"iya mang,makasih"ucap Dinda dan Tasya Mereka pun segera memakan baso dan jus jeruk dengan lahap.
beberapa menit kemudian bel istirahat berakhir dan murid yang ada dikantin bergegas menuju kelasnya masing masing,begitu pula dengan Dinda, Tasya,dan Citra.
sekarang pel bahasa Indonesia tepatnya pak Budi yang mengajar pelajaran tersebut.
"assalamualaikum anak anak."ucap pak Budi sambil menyimpan Buku-buku nya diatas meja.
"sekarang ada anak baru yang akan masuk kelas ini"ujar pak Budi
.....silahkan nak masuk"sambung pak Budi.
semua murid yang ada dikelas penasaran siapa anak baru itu,dan anak baru itupun langsung masuk ke kelas.....betapa terkejutnya Tasya ternyata anak baru itu adalah teman SD nya dulu,kebetulan mereka berteman dekat.
"silahkan perkenalkan nama kamu"ucap pak budi.yang dibalas anggukan oleh anak baru itu.
"perkenalkan nama saya ALI IBRAHIM saya pindahan dari SMA Nusa bangsa"ucap Ali.
dan Tasya pun sangat sangat terkejut dengan kedatangan ali disekolah ini.