FRIEND BUT MARRIED

FRIEND BUT MARRIED
Murid baru Again



Dari kepulangan keduanya dari kafe,Naufal dan Dinda masuk kedalam kamarnya untuk istirahat


.


.


jam pun sudah menunjukkan pukul 03:00


Dinda pun segera bangun untuk melakukan shalat tahajud,tak lupa dia pun selalu menyempatkan waktu untuk membaca Alqur'an


sesudah melaksanakan shalat sunat tahajud Dinda ketiduran di atas sajadah nya dan langsung berlalu ke alam mimpinya


kring..kring..kring..


jam alarm berbunyi dengan nyaring nya,, walaupun terdengar sangat berisik tapi Dinda enggan untuk bangun,ia malah mematikan alarm nya dan berlalu tidur lagi


pintu pun terbuka,,nampak sang mama yang membuka pintunya


"Dinda,,ayo bangun nak, shalat shubuh dulu"


Dinda pun langsung bangun dan sangat terkejut atas kedatangan mamanya,yang ia tau mamanya belum pulang dari luar kota


"eh mama,,aku kangen banget sama mama,mama kapan pulang nya,kok gak ngabarin aku"ucap nya sambil memeluk sang mama


" mama pulang sekitar jam 12 malam lebih, iyah maaf mama gak ngabarin kamu soalnya mama buru buru"


"pasti mama lupa yah sama ulang tahun aku,"


"masa sih mama lupa sama ulang tahun anak nya sendiri,selamat ulang tahun yah sayang,semoga bermanfaat bagi orang lain,tambah rajin ibadah nya,sehat selalu dan bisa menjadi anak yang berbakti sama orang tua"Do'a nya kepada Dinda


"makasih mah,aamiin"


"yaudah gih kamu shalat dulu,"


"Iyah ma"


mama nya pun keluar dari kamar Dinda


pukul 06:30 seperti biasa keluarga Sugara sarapan bersama di meja makan


sudah ada mamanya yang sedang menyiapkan nya di meja makan


Dinda dan Naufal pun turun di ikuti juga oleh sang ayah,


"ayo segera sarapannya nanti kalian telat,"ucap sang mama


mereka segera sarapan dan tidak ada yang bicara terlebih dahulu


"Dinda,"sapa sang papa,


setelah berbicara itu semuanya sudah beres dengan sarapannya


"Iyah pa?"


"selamat ulang tahun yah sayang,maafkan papa ,papa belum bisa menjadi ayah yang baik buat kamu,semoga kamu menjadi anak yang Sholehah dan dapat membanggakan kita semua"


"Iyah pa,aamiin pah"jawab Dinda sambil berjalan menuju ayah Nya dan memeluk erat sang ayah


"yaudah yah yah,aku berangkat dulu sama kak Naufal, assalamualikum"salam nya dan seperti biasa mengalami tangan keduanya


"Naufal juga berangkat, assalamualikum"


"waalaikumsalam"Naufal, Dinda pun berangkat


.


.


"Din kamu mau ikut sama abang,atau naik ojeg?"


sesampainya di parkiran mobil Dinda pun keluar dan langsung kepada Kaka nya"belajar yang bener,jangan bolos bolos, kalau ada apa apa telpon Kaka yah"ucap nya panjang lebar


"siap 86,kok Kaka jadi bawel kaya emak emak kompleks sih"


"udah ah sana, assalamualikum"salam nya sambil melaju pergi


"waalaikumsalam"Dinda pun segera masuk kedalam kelasnya takut ada guru yang udah masuk kedalam kelasnya


huft ternyata belum ada guru,baru ada beberapa anak yang sedang membaca pelajaran atau sekedar main game


"assalamualaikum,"salamnya Dinda pun duduk dan membuka buku pelajaran yang akan di pelajari nya pada jam pertama


"waalaikumsalam"sang murid menjawab salam Dinda


Tasya dan Citra pun sudah datang,tak lama juga Doni dkk nya datang"assalamualikum, sahabat aku,gue kangen banget sama loh Din,"ucap Citra sambil memeluk Dinda di susul di peluk juga oleh Tasya


"waalaikumsalam,aku juga,kangen banget sama kalian,"


"btw,maafin kita yah Din,karena keegoisan kita,kita ngemusuhin loh cuma gara gara laki laki,"pinta Tasya


"gue berdosa banget sama loh,"lirih Citra


"gue udah maafin kalian,asal kalian jangan ngulangin kesalahan yang sama, kedepannya kalau ada masalah bicarain dulu,"


"Iyah kita janji sama loh,"ucap nya berbarengan.kemudian datang lah guru wali kelas


"assalamualaikum anak anak,(waalaikumsalam Bu")jawab mereka semua


"ibu mau memperkenalkan Murid baru yang akan masuk ke kelas kita,mari masuk nak,"titah Bu Selina


Murid baru pun masuk kedalam kelas,"assalamualikum,"ucap keduanya sambil masuk"waalaikumsalam,"ucap mereka yang ada di kelas


semua yang ada di kelas,mereka terkejut dengan kedatangan mereka berdua,mereka heran dengan murid baru itu,wajah mereka sama sama cantik dan tampan pula


"silahkan perkenalkan nama kalian,"titah Bu Selina


"perkenalkan nama gue, Azzam Yudhtama"


"perkenalkan nama aku, Adnin Yudhtama dia kembaran aku sekaligus Kaka aku,semoga kita bisa berteman baik yah"sapa nya sambil tersenyum manis


"btw kalian,beda berapa menit"salah satu siswi bertanya"kita hanya beda lima menit"


"uh lucu kaya si Upin Ipin,beda lima menit je"mereka pun tertawa terbahak bahak mendengar perkataan Upit sang manusia humoris di kelas Dinda


"Din, Azzam ganteng banget,"ucap Tasya sambil melihat terus ke arah Azzam murid baru itu "kamu jangan gitu sya,kan kamu udah suka sama Ali,..."aku bosen sama si Ali,gak peka Mulu orang nya,"kesal Tasya


Dinda hanya menggeleng geleng kepala,pusing dengan tingkah sahabatnya yang satu ini, Dinda akui emang Azzam ganteng,tapi Dinda pasti sudah tau kalau Azzam tipikal orang yang dingin dan irit bicara


Azzam Yudhtama : berperawakan tinggi seperti model,wajah glowing, tatapan seperti mata elang, bibir yang menawan,hidung mancung,mempunyai lesung pipi,orang nya dingin kaya kutub utara(sungguh manis bukan?)


Adnin Yudhtama: perempuan berjilbab,wajah cantik,bermuka lonjong,hidung mancung, mempunyai gingsul dan senyumnya yang manis


mereka berdua sangat mirip,sama sama tampan dan cantik,Adnin mirip Azzam, sementara Azzam tidak mirip dengan Adnin (pokonya gitu lah,diantara merek mirip,)


keduanya anak dari seorang arsitek yang bernama Rudi Yudhtama dan seorang ibu yang bernama sakinah Yudhtama juga seorang perancang busana sukses di kota A,


"silahkan kalian duduk di kursi yang kosong"ucap Bu Selina kepada keduanya,Azzam duduk di belakang Ali dan Surya sementara Adnin duduk dengan Citra


.


.


. Bersambung 🍁


(aku up lagi nih,ayo langsung kepoin, tambah seru loh:)