
Rio:"loh suka sama siapa?"
Ali:"gue sama Dinda,puas loh!"
Doni:"loh suka Dinda?loh pernah nembak sama dia?
Ali:"pernah.tapi gak diterima"
Doni:"sabar yah, bro,nanti loh bakal ngedapetin cewe yang lebih baik dari Dinda"ucap nya sambil menepuk nepuk pundak Ali
Surya terkejut mendengar perkataan Ali,yang ternyata menyukai Dinda,sama sepertinya yang menyukai Dinda
...ternyata selama ini si Ali suka sama si dinda,"batin Surya
bel berbunyi untuk masuk ke kelas....
.
.
.
bel pulang berbunyi
seperti biasanya Dinda,Tasya,dan Citra setelah bel berbunyi langsung pulang bersama,lain dengan sekarang,mereka berdua langsung meninggalkan Dinda tanpa berbicara sedikit pun kepada Dinda
...apa kalian masih terus giniin aku kaya gini,mungkin semua ini salah aku,maafin aku,aku belum menemukan waktu yang tepat buat cerita sama kalian,soal permasalahan ini,"batin Dinda sambil mengeluarkan air mata
Doni dan kawan kawannya pun melihat perilaku Tasya dan Citra yang berbeda drastis kepada Dinda
mereka pun langsung menghampiri bangku Dinda
Surya:"Din kamu kenapa?"
Dinda:"ehh kalian...aku gak papa"
Ali :"Kamu nangis?"
Dinda;"aku gak nangis kok,cuma kelilipan tadi"sambil menghapus air matanya dan kembali tersenyum
Rio:"kenapa si Tasya sama si Citra,ninggalin loh?gak seperti biasanya?"
Dinda;"mungkin mereka lagi ada urusan mendesak"
mereka berempat hanya melihat wajah Dinda yang merah karena menangis
Dinda:"yaudah yah aku pulang duluan"ucap Dinda sambil membawa tasnya dan beranjak dari kursi
Doni:"yaudah Din, hati hati"
Dinda:"iya Don, makasiih,kalian juga hati hati, assalamualikum"salamnya
.. waalaikumsalam"jawab mereka bersamaan
Dinda pun langsung keluar meninggalkan,ruang kelas, disusul pula oleh Doni dan kawan-kawan nya
Dinda selalu teringat ketika Dinda sedang menunggu ojeg atau angkot Tasya dan Citra selalu menunggu nya untuk menemukan si mang ojeg,lain hal nya sekarang mereka berdua malah menjauhi Dinda begitu saja
ketika sedang menunggu ojeg ,tiba tiba hp nya berbunyi, menandakan ada notifikasi pesan yang masuk,ternyata kak Naufal
**Kaka Naufal 💙
Din,kamu dimana**?
assalamualaikum dulu kali bang?
Iyah lupa, assalamualikum
Waalaikumsalam,lagi nunggu ojeg
kamu tunggu disana yah,Abang sebentar lagi nyampe
oke bang,sip
Dinda pun menunggu Abang nya yang akan menjemput,
.
.
mobil berwarna hitam pun berhenti dihadapan nya,dan dari arah supir kak Naufal keluar,untuk menghampiri Dinda
Dinda:"waalaikumsalam,gak kok bang,"ucap nya malas
Naufal:"eh Tasya sama Citra kemana? biasanya selalu ada sama kamu?"tanya Naufal sambil melihat ke kanan kiri mencari keberadaan Tasya dan Citra
Dinda:"aku lagi males bahas itu bang,ayo lah kita pulang"
Naufal:"yaudah ayo"
Naufal pun membukakan pintu untuk Dinda,dan Naufal pun langsung masuk ke arah pintu supir
di koridor sekolah,dari tadi ada yang mendengar perbincangan Dinda dan Naufal
Surya:"Li kayaknya Kaka nya si Dinda sayang banget yah sama si Dinda?"
Ali:"gak sayang gimana,dia adik satu satunya"
Surya:"loh kok bisa tau?"
Ali:"yah gue tau lah"
.... Sur,,loh suka si Dinda kan?"lanjut nya
Surya:"loh kenapa sih nanya begituan ke gue?"
Ali:"yah loh jawab aja,ribet banget sih"
Surya:"iya gue suka sama Dinda,dan gue juga pernah nembak sama si Dinda,tapi gak di terima sama kayak loh"
Ali:"yahhh,,sabar bro,gue cabut duluan"ucap Ali pergi mendahului Surya
dikediaman Citra (btw gak biasannya aku nyeritain cerita sahabatnya,tapi di eps ini aku mau nyeritain keluarga Citra,maaf kalau gak nyambung)
dikediaman Citra.....
papa Citra: Bram Aleno
mama Citra:Rani
pembantu:bi minah
seperti biasa,citra pulang kerumahnya,dan setiap harinya dirumah Citra tidak ada mama atau papa nya,karena orangtuanya sibuk dengan pekerjaan mereka masing masing,dari kecil Citra tidak pernah merasakan kasih sayang kedua orang tua nya,citra hanya di besarkan oleh Bi Minah sebagai pembantu di rumahnya
sebagai anak tunggal, Citra selalu merasa kesepian,
Citra pun,langsung menuju kamarnya yang ada di lantai dua,dan merebahkan tubuhnya di kasur
pasti setiap orang tuannya pulang,mereka selalu cekcok,dan berdebat,
kadang kadang Dinda selalu mendengar perkataan cerai yang dilontarkan oleh kedua orang tuanya,dan itu membuat hati dan pikiran Citra hancur.
jadi bisa di ceritakan juga,kalau Citra anak broken home,
sejak SMP citra selalu bermain dijalan,dan pergi ke club club malam,
Citra jadi teringat 9 tahun lalu,ketika papa nya meninggalkan mama dan dirinya demi wanita lain,kejadian itu sampai saat ini tidak bisa dilupakan dari ingatan Citra
flashback off
ketika Dinda berumur 7 tahun, keluarga nya sedang harmonis dan hangat hangat nya, Citra selalu di manja oleh papa dan juga mama,
ketika Citra dan mamanya sedang menunggu dimeja makan untuk makan bersama,tiba tiba papa masuk dan membawa seorang wanita cantik,
sontak mama Rani terkejut,melihat suaminya membawa perempuan lain,
mama pun langsung berdiri,
mama Rani:"pah ,,ini siapa pah,?"tanya nya
papa Bram:"ini istri baru aku,aku lebih menyayangi dia dari pada kamu, kamu sudah tak semenarik dulu lagi!!"tegasnya
mama Rani:"apa kamu gak kasihan sama anak kita?"tanya nya sambil menangis dan memegang tangan suaminya
papa Bram:"lepaskan saya,hari ini juga, kamu,saya talak!!!"
mama nya pun terjatuh tersungkur sambil menangis karena di jatuhkan oleh ayahnya secara kasar
papa Bram:"kamu bawa saja anak itu saya gak butuh anak itu!!"lanjut nya,dan meninggalkan rumah
Citra yang masih kecil pun,langsung dipeluk oleh mamanya,
Citra kecil;"mah?mama kenapa nangis? kenapa papa ninggalin rumah?"
mama Rani:"mama gak papa sayang,papa kamu akan pergi jauh,jadi jangan pikirin lagi papa kamu yah"jawab nya sambil terus menangis dan mengusap pucuk kepala Citra.
.
.
.
✨
bersambung 🍁
(maaf kalau ceritanya makin kacau 🙏)