
Setelah pengambilalihan James atas Manchester United selesai, konferensi pers diumumkan untuk meresmikan kedatangan pemilik baru klub. Konferensi pers akan berlangsung di ruang pers Stadion Old Trafford pada hari berikutnya pukul 4 sore. James tiba di stadion Old Trafford sekitar pukul 2 siang hari itu.
Stadion ini memiliki sejarah yang sangat panjang, Stadion milik Manchester United ini dibangun sekitar 32 tahun setelah klub Manchester United berdiri. Pada awalnya pemain Manchester United hanya bermain di lapangan kecil di North Road di dekat stasiun kereta api Piccadily, kemudian pindah ke lapangan Bank Street, barulah setelah 32 tahun atau tepatnya setelah mendapat trofi pertama, mereka baru memakai stadion kebanggan ini. Pertandingan Manchester United pertama yang dilakoni di Stadion ini adalah saat melawan Liverpool 19 Februari 1910 walaupun harus kalah dengan skor 3-4.
Stadion ini dirancang oleh arsitek Skotlandia, Archibald Leitch dengan kapasitas hingga 80.000 penonton. Stadion ini memiliki tribun besar di setiap sisi, semuanya terhubung mengelilingi lapangan, ini menjadikan stadion itu unik di Inggris, karena pada waktu itu semua stadion Inggris lainnya memiliki tribun terpisah dan terbuka.
Selama Perang Dunia I, stadion itu sangat hancur dengan beberapa bagian yang tersisa, sisa dari stadion dibangun lagi dalam bentuk yang sama seperti rancangan aslinya. Pada tahun 1965 arsitek Ernest Atherden menambahkan tingkat kedua di Stand Utara. Ini adalah pertama kali stadion berisi beberapa balkon. Aspek inovatif dan fakta bahwa Stand Utara berisi atap, mengakibatkan stadion menjadi salah satu stadion terpilih selama Piala Dunia 1966. Tak lama setelah itu, desain baru stadion untuk ekspansi lebih besar.
Selama bertahun-tahun, stadion juga tujuan dari banyak penggemar Manchester United. Legenda Sir Matt Dusby, pelatih mengesankan dari Manchester United era tahun 50an dan 60an, juga ada di stadion. Patungnya dapat ditemukan di depan pintu masuk utama. Pada tanggal 6 Februari 1958, tujuh pemain Manchester United tewas dalam kecelakaan pesawat di Munich, Jerman. Pada dinding luar stadion, orang dapat menemukan sebuah jam yang berdiri sebagai monumen bagi mereka yang kehilangan nyawa mereka dalam kecelakaan itu.
Sisi barat Old Trafford dikenal banyak orang sebagai The Legendary Stretford End. Karena pada waktu stadion belum memiliki tempat duduk, sisi barat ini selalu dipenuhi hampir 20.000 penggemar yang berdiri mendukung United dan mereka dikenal karena suaranya yang paling keras di Britania. Bahkan suara penonton di Stretford End melebihi pesawat Jet.
“The Theatre of Dreams”, begitulah Sir Bobby Charlton menyebut stadion ini. Stadion kebanggan milik Manchester United ini memang bagaikan sebuah panggung impian para pemain yang sudah menyajikan beribu-ribu bahkan berjuta-juta aksi Manchester United dalam mengarungi ketatnya dunia persepakbolaan. Sudah terhitung berapa ratus bintang yang muncul di Sini.
Stadion yang dinobatkan sebagai stadion terbesar di Inggris ini merupakan salah satu stadion bersejarah di dunia. Stadion ini merupakan stadion yang megah dan sangat besar di masanya. Hal ini menjadikanya stadion terkemuka di Inggris sebagai stadion yang menggelar pertandingan-pertandingan penting, apalagi saat itu stadion nasional Inggris Wembley belum dibangun. Stadion ini kemudian menjadi impian setiap pemain sepakbola untuk dapat tampil di sana.
Stadion ini selalu menyuguhkan drama hebat di hampir setiap pertandingan. Impian-impian sepak bola melambung dan berkecamuk di arena ini. Bagi Manchester United, Old Trafford bagaikan panggung impian. Karena itu pula, Bobby Charlton menyebutnya "The Theatre of Dreams".
Meski begitu, Old Trafford juga menjadi simbol kepedihan Manchester, juga rakyat Inggris. Pada Perang Dunia II, stadion ini termasuk menjadi sasaran bom oleh Jerman. Tepatnya 11 Maret 1941.
Stadion itu berantakan dan tak bisa dipakai. Markas Manchester United pun akhirnya pindah, menumpang markas Manchester City, di Maine Road. Parahnya, perang juga diikuti inflasi, hingga kesulitan membangun kembali stadion kebesarannya. Butuh waktu 9 tahun untuk menghidupkan kembali Old Trafford. Praktis, dalam 8 musim Liga Utama Inggris Absen di Old Trafford. Berkat semangat keluarga Edwards (pemilik klub), stadion itu terbangun kembali.
Sejak itu, pembaruan terus dilakukan. Kapasitas stadion pun naik turun. Setelah kasus tragedi di Stadion Hillsborough, 1989, kapastias dikurangi menjadi 45.000, bahkan kemudian 43.000. Kapasitas tersedikit sepanjang sejarah Old Trafford.
Namun, ternyata stadion tak mampu menampung antusiasme dan animo publik Manchester, juga penonton lain. Sebab, pertandingan di Old Trafford sudah menjadi bagian dari wisata. Maka, penambahan kapasitas pun terus dilakukan.
'Ini sangat bagus, disinilah para pemain sepakbola ingin bermain. tetapi aku akan membangun stadion ini lebih megah dan terbaik di seluruh dunia, pikir James sambil melihat ke stadion berkapasitas 61.000 orang.
James pergi ke kantor ketua sebelumnya. Setelah memasuki ruangan, hal pertama yang dilihatnya adalah lemari piala Manchester United. Disana terdapat bermacam-macam trofi, dan tatapannya tertuju pada trofi "treble winner" tahun 1999, dan dia berkata dalam hati, 'aku juga akan meraihnya suatu hari nanti, bahkan Sextuple(6 trofi) atau Septuple (7 trofi) dalam satu musim tidak akan mustahil'.
Dia kemudian menyadari bahwa Manajer klub legendaris Manchester United Alex Ferguson sudah hadir. Dia tidak terbiasa berada dalam posisi otoritas dan orang orang menunggunya, tetapi dia masih berjalan dengan percaya diri ke arah mereka.
"Tuan Packer, Saya Alex Ferguson. Tak ku sangka kau akan semuda ini." Ferguson berkata kepada James dengan ramah namun tegas.
"Anda terlalu ramah, hehe. Halo Tuan Ferguson, saya James Packer, ketua klub yang baru dan iní David, pengacara saya." James memperkenalkan dirinya dan David saat dia duduk di kursi ketua. Itu adalah kursİ yang nyaman dan James hanya ingin duduk di kursi itu tetapi karena dia memiliki citra yang harus dipertahankan sekarang sebagai ketua klub, dia memutuskan sebaliknya.
"Oke, mari berbicara tentang klub kita memiliki masalah yang agak mendesak" kata James serius.
Melihat semua orang duduk dan memperhatikan, James melanjutkan, "Performa tim tidak berada dalam kondisi terbaiknya dan kita sudah tersingkir di Liga Champions bulan lalu, juga tidak ada harapan lagi untuk mengejar Chelsea (Roman Abramovich) dipuncak klasemen."
James melihat wajah serius Ferguson yang masih diam dalam pikirannya, James melanjutkan, "Kami berada di posisi ke-3 diliga, target kedepan adalah agar untuk tetap berada diposisi aman memasuki liga Champions. Satu-satunya hal yang dapat kita raih adalah trofi piala FA."
Melihat bahwa James akhirnya selesai, Ferguson menjawab, "Ya, kami memiliki kualitas yang cukup dalam skuad kami, tetapi dengan gejolak baru-baru ini di klub, para pemain tidak dapat fokus di lapangan. Tetapi tenang saja, serahkan semuanya padaku." kata Ferguson percaya diri.
"Itu kekhawatiran yang sah, saya tidak meragukan kualitas anda Tuan Ferguson. Dan Saya telah memutuskan untuk memberi tim bonus 1 juta jika mereka berhasil juara piala FA musim ini dan akan memberikan bonus besar 10 juta jika musim depan kita meraih treble. Saya pikir Anda bisa melakukannya."
"Selanjutnya saya akan membahas kontrak anda untuk musim depan. Saya ingat anda sudah memperbaharui kontrak durasi 1 tahun dengan klub. Akan tetapi saya mengkhawatirkan kesehatan anda Tuan Ferguson dan saya menyarankan anda untuk pensiun. Untuk saat ini kita fokus untuk musim depan, saya akan merekomendasikan pemain dan juga menginvestasikan uang berapapun demi klub ini. Jika sepanjang musim berjalan dengan baik dan kita bisa meraih juara di semua kompetisi itu akan spektakuler untuk mengumumkan masa pensiun anda." James menyarankan Ferguson.
"Akan ada perubahan di musim-musim berikutnya, meskipun tahun ini tidak akan ada banyak perubahan dijajaran manajemen." James berpikir sambil mengutak-atik pena yang tergeletak di atas meja.
"Ya, saya mengerti kekhawatiran anda Tuan Packer. Saya akan mempertimbangkannya." kata Ferguson sebelum pergi.