
James dan Ralf, setelah menyelesaikan kesepakatan transfer Lewandowski, pergi ke tujuan berikutnya, Jerman. Jerman, negara pemenang piala dunia 3 kali, adalah tempat salah satu dari 5 liga teratas di dunia, Bundesliga. Sepanjang sejarahnya, Jerman telah melahirkan banyak pesepakbola hebat dunia seperti Lothar Matthaus, Gerd Muller dan Franz Beckenbauer, penemu peran baru dilini belakang yaitu libero.
Setelah memenangkan piala dunia terakhir kali pada tahun 1990, James tahu ada gelombang baru pemain berbakat di Jerman yang memimpin Jerman untuk memenangkan piala dunia ke-4 pada tahun 2014. James berada di Jerman untuk mendapatkan pemain yang ambil bagian dari itu.
Perhentian pertama John di Jerman adalah kota pelabuhan Rostock, jauh dari ibukota Munich karena Rostock berada jauh di timur Jerman. Rostock, kota terbesar bagian dari wilayah Mecklenburg, adalah rumah bagi klub Hansa Rostock yang baru saja terdegradasi dari Bundesliga karena hanya mampu manempati posisi ke 17 klasmen.
Hansa Rostock menerima tawaran dari klub besar di Inggris. Manchester United mengutip harga 50.000 pound untuk seorang anak dari akademi mereka. Mereka tahu dia berbakat tetapi mereka punya banyak anak berbakat dan tidak semuanya berhasil. Mereka menerima tawaran Manchester United untuk anak bernama Toni Kroos. Meskipun seharusnya Man.United bisa saja langsung berbicara dengan anak itu karena belum menerima kontrak professional, akan tetapi mereka tahu itu hanya untuk biaya kompensasi selama Toni Kross berada di akademi dan mereka juga harus membayar klub masa kecil Kroos yaitu Greifswadler SV.
James tidak bisa menahan senyum, jika dia bisa meyakinkan Kroos untuk bergabung dengan akademi, ini mungkin akan menjadi hal yang sangan menguntungkan. James mengingat Toni Kroos sebagai pemain gelandang tengah dan juga bisa sebagai gelandang bertahan. Umpan-umpannya sangan memanjakan dan juga mampu mencetak gol dengan tendangan jarak jauhnya.
Kroos terkenal karena pandai melihat celah, keterampilan teknis, kecerdasan, dan kemampuan menembaknya. Kroos adalah pemain pintar dan pengumpan yang tepat, yang memiliki visi yang baik dengan kecenderungan untuk mengatur rekan satu timnya. Dia adalah tipe pemain. yang akan membuat tim mana pun lebih baik, bakatnya tak perlu diragukan lagi. Jika tidak salah pada tahun depan dalam kejuaraan UEFA European U-17 dia menjadi pemain terbaik disana, mari kita nantikan.
James dan Ralf bertemu dengan Kroos dan ayahnya, Roland Kroos, yang aktif sebagai pegulat dan nantinya akan menjadi pelatih sepakbola.
Setelah saling bertemu, James mulai meyakinkan Kroos dan ayahnya datang ke Inggris untuk bermain. Ada beberapa komplikasi meskipun, Kroos enggan pindah dari Jerman karena takut tidak bisa beradaptasi disana. Akan tetapi dia dan ayahnya mempertimbangkan karir masa depannya.
"Tuan Packer, saya tidak khawatir tentang tantangan yang harus dihadapi anak saya. Saya hanya khawatir dia terkendala bahasa dan sekolahnya disana" Roland Kroos berkata sambil mengangkat kekhawatiran yang ditakuti James.
"Tuan Roland, meskipun benar bahwa disana akan terkendala masalah bahasa, saya pikir isepakbola adalah bahasa universal dan saya pasti akan melakukan yang terbaik untuk memfasilitaasi semua kebutuhan. Saat dia menjadi lebih baik, dia akhinya akan dihadapkan dengan situasi serupa di mana pun dia bermain. Membiasakan diri sejak dini dan membentuk pengalaman dengan itu akan membantunya di masa depan." James tahu bahwa tidak mudah untuk meyakinkan pemain muda, tetapi dia yakin karena semua keunggulan yang dimiliki Manchester United akan menari baginya.
"Dan kami memiliki direktur teknik yang berasal dari Jerman juga, anda pasti kenal dengan tuan Ralf Rangnick. Dia akan membantu Toni dalam beradaptasi disana" James mencoba meyakinkan mereka dan menggunakan kartunya yaitu sesama orang Jerman.
Setelah beberapa bolak-balik percakapan, mereka akhirnya yakin bahwa itu akan menjadi langkah yang baik untuk pindah dari Jerman. Mereka bersedia datang ke Manchester dan melihat lingkungan klub. Mereka berencana untuk melakukan perjalanan lusa.
Biasanya, setiap pemain akan mengambil kesempatan untuk bermain di liga yang lebih baik tetapi itu hanya menunjukkan bahwa pemain dan ayahnya berhati-hati untuk masa depanya. Itu adalah hal yang baik untuk perkembangan pemain dan James yakin mereka akan menandatangani kontrak dengan Manchester United begitu mereka pergi ke sana.
\~\~\~\~
Setelah menyelesaikan negosiasi dengan Toni Kroos, James dan Ralf terbang menuju Kota Gelsenkirchen, perjalanan memakan waktu sekitar 1 jam lebih dan setelah mendarat tujuan mereka salanjutnya yaitu menuju ke klub yang ditangani Ralf Rangnick sebelumnya Gelsenkirchen. James akan melakukan transfer kiper muda Jerman Manuel Neuer yang saat ini berusia 19 tahun. Dengan biaya transfer sebesar 4 juta pound, dengan rincian setelah transfer berhasil dia masih akan bermain untuk Schalke selama 1 tahun dengan status pinjaman.
Pembicaraan sepenuhnya dilakukan oleh Ralf Rangnick, karena dia sudah mengerti dan mengenal karakter Manuel Neuer sebelumnya. Pembicaraan berjalan lancar dan bagus untuk kedua belah pihak. Neuer akan mendapatkan gaji tahunan sebesar 250 ribu pound selama 5 tahun dengan kenaikan gaji sebesar 25% per tahunnya. Mereka sepakat dengan ketentuan itu dan menyelesaikan kesepakatan setelah mereka semua berjabat tangan untuk formalitas. Dokumen resmi akan dikirimkan oleh David nantinya.
Setelah pembicaraan panjang bersama Neuer dengan agennya, James memastiakan tanda tangan kiper berusia 19 tahun tersebut. Dia diproyeksikan untuk mengganti kiper yang baru saja masuk yaitu Edwin Van Der Sar yang sudah berusia 35 tahun. Mereka bisa bergantian menjaga gawang dan Edwin akan menjadi mentor yang tepat bagi Neuer muda.
James senang dengan mendapatkan Manuel Neuer itu, dia tahu masa depan kiper yang suka maju kedepan tersebut. Neuer digambarkan sebagai " sweeper-keeper " karena gaya permainan dan kecepatannya saat keluar dari barisan untuk mengantisipasi lawan, keluar dari kotak penjaga gawang. Dia bahkan pernah meraih pencapaian sebagai kiper terbaik satu dekade dari tahun 2011 hingga 2020 oleh IFFHS, dikehidupan James sebelumnya.
Neuer juga dipuji karena penguasaan bolanya yang luar biasa dan juga memiliki umpan yang akurat dengan kedua tangan dan kakinya, jangkauan lemparannya yang jauh dan kemampuannya untuk menendang bola ke area yang dalam dengan kedua kakinya memungkinkan dia untuk memainkan bola di kakinya dan mengatur serangan dari dia atau meluncurkan serangan balik yang cepat dari belakang.
Mengenai keterampilan teknisnya pada bola dibandingkan dengan pemain lain dalam perannya, Neuer telah menyatakan dikehidupan James sebelumnya bahwa ia dapat bermain di divisi tiga Jerman sebagai bek tengah jika diinginkan. Karena kepemimpinannya yang berwibawa dan kehadiran vokalnya di gawang, ia juga unggul dalam berkomunikasi dengan para pemain bertahan dan mengatur lini pertahanan timnya.
Dia akan menjadi pilar kokoh penjaga terakhir Manchester United kedepannya.