Flowers Girl

Flowers Girl
kesedihan lesya



yuk sambung kisahnya jangan lupa kasih semangat sama author cantik anak satu ini , oke cerita ini bukan jiplak ...🤭😇🥰


________________________________


terjadilah perang kecil dan ganjaran senjata antara pihak Rey dan pihak penghianat di sebuah kota kecil di Landen bagian inggris .


"baik kalian kepung di bagian pintu belakang , dan sebagian naik serta sebagian berjaga di depan ..." intrupsi sang tuan muda itu pada anggota nya .


yah Rey bukan hanya cerdas dan piawai terhadap bisnis saja tapi juga dia termasuk orang yang tangguh pisik nya memang sempurna tapi dia juga ahli bela diri sabuk hitam dia raih saat dia masuk kuliah dan termasuk silat dan boking Bahakan dia juga sangat lihai dengan beda-beda tajam , serta pistol .


bukan Rey jika gagal dalam kamusnya tidak ada kata gagal selalu ada kata berhasil jika pun itu terluka dia harus menang dan tidak mau jadi manusia gagal dan kalah dalam hal apapun memang egois tapi itulah sifatnya yang dia bangun sendiri .


didalam gedung itu para penghianat berkumpul


"hah tuan bagai mana ini mereka sudah tahu" jelas salah satu peria berbadan gempal .


"sialan ... ini semua karna kalian tolol ..." salah satu pemimpin mereka marah dan emosi .


"maaf tuan , kami sudah berhati-hati tapi tuan Rey sangat pintar hingga mencium kecurangan kita ..." salah satu bawahannya yang lain .


"sekarang kita akan tamat semua ... ayo kita lari sebelum mereka ke sini ..." ujar pria itu .


"baik tuan ..."


namun tiba-tiba sebelum mereka keluar , mereka di hadang Rey dan juga para bantuannya sungguh sial mereka saat ini yang telah berurusan dengan Rey dan mengusiknya .


"mau kabur kemana lagi kalian hah ..." ucap Rey dengan suara tegas dan menakutkan .


"maafkan saya tuan ... saya salah ini salah anak buah saya sungguh" pria itu bernama boy malah menyalahkan semua kesalahannya pada anak buahnya dan bawahannya yang dia perintah .


"mau mengelak apapun kaulah yang salah telah mengusikku kau bajingan ... akan mati ditangan ku , semua tangkap mereka ..." perintah sang penguasa .


setelah baku hantam dan saling tembak tetap lah Rey yang jadi pemenangnya . Rey pun menghukum semua penghianat itu dengan setimpal .


Rey juga memiliki piaraan yang ganas harimau dan citah yang Rey rawat dari kecil hingga sangat dekat dengannya .


"maaf tuan saya mendapat kabar bahwa adik dari nona lesya meninggal saat ini ..." berita dari deren sangat mengejutkan dan pasti itu akan menghancurkan hati lesya .


"baik , sekarang kita kembali ke tanah air ..." ujar Rey pada deren .


"tapi tuan anda saat ini ada pertemuan penting dengan pengusaha tambang ..." jelas lagi deren.


"kataku pulang sekarang ..." auranya kbali menguat dan hal itu membuat deren kaget dan tergesa-gesa mengurus keberangkatan dengan kapal pribadi Rey .


"ba...baik tuan maaf siapa di laksanakan" deren menjawab dengan segera dan tahu kalo ucapan tuannya tidak bisa di bantah jika dia bilang b maka b jika a yah harus a .


***


"lesya ini bibi sayang gimana kondisimu ...?" tanya bibi Erni yah setelah dia sadar dia menumui lesya terlebih dahulu .


"agak baikan bibi , sebenernya apa yang terjadi dan mana ibu , ayah dan Hisyam bi dari tadi ak tidak bertemu ...?" yah sebelum dokter memperbolehkan masuk , dokter telah berpesan jika menyampaikan berita harus secara pelan-pelan karna kondisi lesya baru membaik jangan membuatnya tertekan atau banyak berpikir .


"sayang kamu kecelakaan beserta yang lain ... dan pokoknya semua akan baik-baik saja setelah sembuh total bibi akan menjelaskan dengan baik pada pada mu tapi dalam catatan kamu sabar bahwa semua ini takdir Allah ..." jelas bibi Erni .


"tapi bi ... aku rindu mereka ...kemana mereka apa dirawat dimana ?" tanya lesya khawatir .


"pokoknya kamu harus sembuh dulu yah ..." sungguh bi erni tidak kuat menjelaskannya pada lesya .


"udah bibi keluar dulu yah cari makanan dulu bibi lapar nanti jika kamu juga lapar ada suster yang akan memberimu makanan disini sudah lengkap sayang , jadi jangan banyak berpikir" bibi Erni pun pamit keluar dia beralasan lapar , padahal dia harus memakamkan segera Hisyam dan mengurus jenazahnya .


"Hisyam bibi harap kamu tenang bersama orangtuamu di sana ... insyaallah bibi akan menjaga lesya kak kalian yang tenang disana aku menyayangi lesya seperti anak sendiri aku janji ...hiks" air matanya pun tiba-tiba turun luruh tanpa ia tahan lagi .


yah ibunya lesya sangat baik sosok yang lembut bagi sosok adiknya berjuang demi adiknya bahagia dulu ketika orangtuanya sudah meninggal , sungguh kebaikannya selalu terngiang di kepala bibi Erni hingga menikah pun kakaknya itu memilihkan yang baik pula untuk nya dulu hingga bertemu dengan paman Ari dia pria baik dan Soleh pekerjaannya seorang guru PNS dan sampai sekarang mereka belum dikaruniai anak tapi sang suami tidak mempermasalahkannya karena suaminya juga sosok anak yatim piatu itulah yang memahami kondisi tidak memaksakan , padahal berulang kali Erni meminta suaminya untuk menikah lagi dan menceraikannya tapi sang suami setia pada istrinya .


____________________________


setelah kepulangan Rey dengan jet pribadinya , Rey bergegas menuju rumah sakit dengan helikopter nya lagi . yah Rey sangat kaya semua dia bisa beli termasuk kapal perang sekaligus yang harganya selangit tapi tidak masalah baginya pikirnya uang dan harta bisa dia cari dengan itungan jam .


dia sungguh ingin berada di sisi gadisnya yang baru bangun dan pasti sangat berduka karena kehilangan adiknya bahkan orangtuanya .


"bagai mana tuan ...?" tanya deren .


"siapkan aku helly sekarang..." ucapnya tegas pada deren .


"baik tuan" dengan sigap deren menyiapkannya sebelum di perintah pun helly sudah ada disana terparkir .


kau tau sewa parkirnya pun mahal , belum garasinya dan termasuk perawatannya pun yang fantastis itu tidak masalah bagi Rey sungguh crazy rich the Milioner dan masih banyak juga aset-asetnya tapi itu buat nanti jadi kejutan buat kalian oke .


disisi lain lesya sudah mendengar percakapan suster soal dirinya dan keluarganya saat dia pura-pura tertidur .


"kasihan nona ini , keluarganya meninggal semua di kejadian kecelakaan itu adiknya meninggal 3 jam Lalu ..." ujar sang perawat .


"ya yah kasihan , semoga saja nona lesya dapat menerimanya , dia sangat cantik bukan ... pasti banyak yang akan menyayanginya" jawab suster satunya .


"sepertinya dia masih tidur kita keluar dulu saja biar dia istirahat jangan sampe terganggu dan membuatnya stres bisa-bisa kita habis oleh tuan Rey" ucap suster itu lagi .


setelah kepergian suster itu lesya pun menangis sakit hatinya .


"apa ... ?ini gak mungkin pasti mimpi mereka pasti masih ada ... hiks ... hiks " lesya menangis sampe-sampai terdengar lirih dan menyayat hatinya .


"aku harus keluar dari sini sekarang ..." lesya melepas alat medis yang menempel padanya tidak peduli kondisinya lemah atau belum pulih .


"akhh... hiks... kalian jangan tinggalkan aku sendiri ..." lesya pun turun dari tempat tidurnya setelah semua ia lepas dia meringis karna kondisinya masih lemah .


tittt .... suara darurat dari kamar lesya menyatakan ada masalah pada pasien para perawat dan dokter pun menuju ke sana .


"nona ... anda mau kemana ... kondisi anda belum pulih ..." seorang dokter menegur lesya .


"tidak biarkan saya keluar , saya ingin bertemu dengan keluarga saya , saya mohon hiks ... dimana mereka berada tolong ..." histeris lesya .


"maaf nona ... anda harus istirahat dahulu ... suster bantu saya ..." dokter itu memerintah suster untuk membantu lesya agar tidak banyak bergerak dan terpaksa dokter memberinya obat penenang yang disuntikan pada lengannya lesya pun kehilangan kesadaran secara pelan-pelan .


"kalian pasti bohong soal kematian keluargaku ... hikss ... lepaskan ak..." lemas lesya dan akhirnya hilang kesadarannya .


"bagai mana ini dokter ?" tanya suster .


"tidak papa ... ini hanya obat penenang dia akan baik-baik saja dan akan sadar nanti , sekarang pasang lagi alat inpusannya?" perintah dokter .


"baik dokter"


bersambung ....✅