Flowers Girl

Flowers Girl
kecelakaan



matahari mulai muncul dari upuk barat , menandakan pagi hari yang mulai cerah ceria dirumah sederhana yang indah mulai beraktifitas .


"pagi semua ...."Hisyam dan lesya dengan sumbringah .


"pagi juga sayang-sayang nya ibu..." jawab ibu dengan senyuman .


ayah pun datang dari arah kamar menuju ruang tengah "acaranya besok di bandung jam 10.00 kita berangkat sekarang karena biar gak cape kita di suruh nginep di rumah bibi Ita jam 12.00 kita berangkatnya yah siangan aja biar santai" ayah menjelaskan keberangkatan acara nikahan keluarganya .


"siip , hemm tapi ayah tunggu aku yah ada jam aku buat bimbingan mahasiswa soalnya paling jam satuan yah hehe ..." jelas lesya .


"emang gak bisa di tunda kak , aku gak sabar pengen ke bandung liburan ..." ucap Hisyam semangat .


"kamu enak sih ngomong gitu , lagian denger kata ayah apapun itu pendidikan gak boleh di menye-menye kaya kamu sukanya bolos emang kakak itu kamu ... ketimbang bandung doang lagian besok kan acara liburan gimana ?" jawab lesya sewot pada adiknya .


"ish kakak nie gitu deh , Hisyam pengen liburan ajj , sumpek belajar Mulu ... gapapa kan bisa liat pemandangan kali gak harus jalan-jalan keluar juga " jawab Hisyam tak kalah menyelak .


"udah-udah kalian ini yah pagi-pagi ribut aja sini peluk ibu ..." titah ibunya sambil merentangkan tangan .


"le ingat yah jika ibu dan ayah sudah tidak ada kamu jaga adik mu ... yang akur jangan terus berantem ibu sayang kalian" dengan nada sedih sambil memelukku kedua anaknya dan di susul sang ayah .


"yah ayah juga sayang kalian semua ... ingat jangan bersedih udah pada gede hehe ... dan kamu dek gak boleh gitu sama kakakmu kakakmu adalah panutan ya..." lanjut ucapan ibu .


"kalian ngomong apa sih , pokoknya jangan bawa-bawa umur ayah ibu itu masih sehat emang mau pergi kemana ... pokoknya sampe aku wisuda dan menikah serta punya cucu-cucu lucu ..." imbuh lesya dengan nada sedih .


"ya kalian juga bakal nyaksiin aku jadi orang sukses yang kaya raya ... hehe" hibur Hisyam .


tukkk ...


"belajar yang bener ..." serempak bertiga berkata pada Hisyam dengan jengkel tapi gemas pada Hisyam .


"hehe gitu dong jangan sedih ..." tawa Hisyam .


keluarga yang hangat dan ceria selalu ada aja yang menghangati keluarga mereka . kadang membuat iri karena keluarga mereka selalu harmonis dan nampak tidak ada masalah .


"ayah , ibu aku berangkat dulu gak lama nanti jemput aja di kampus yah ... assalamualaikum ..." pamin lesya dengan menyalimi orangtuanya tak lupa juga adiknya "ish belajar yang bener main game Mulu" ujar lesya "ish bawelll nie ..." jawab Hisyam .


"walaikumsalam hati-hati le , kamu mesen ojek yah tuh dah ada di depan ..." ibu .


"ya Bu ..."


setelah keberangkatan itu lesya sampe ke kampus dengan langkah semangat .


"inget le ada orang yang harus aku banggakan semngattt ... bismillah ..."


"nah baik semua sampe di sini yah kegiatannya sampai jumpa akhir pekan nanti ... assalamualaikum ..." menutup kegiatan dengan Paseh dan lancar lesya sangat pinter .


"walaikumsalam ..." bertepuk tangan kagum karena bangga pada lesya , lesya selain cantik , baik dia juga pinter hingga terpilih menjadi ketua penyelenggara kegiatan mahasiswa yang fositip .


"le kamu keren tadi di panggung terkesima aku nie bunga buat kamu ..." seorang laki-laki tampan mendatanginya dengan seikat bunga .


"eh makasih ... " menerima buanga itu .


"cie yang di kasih bunga bagi dong ..." tiba-tiba Fani dan Inna datang .


"apa sih kalian ini , nie bunganya buat kalian makan kalo perlu , aku mau kedepan yah kayanya orangtuaku udah jemput biasa ada acara keluarga gue ..." jelas lesya pamit .


"oke siip hati-hati yah ..." mereka menyahuti .


"hey disini ..." melambay ke arah mobil .


"masuk le ... gimana lancar semuanya ?" tanya ibunya .


blem ... suara pintu mobil menutup


"lancar dong , Alhamdulillah... anak siapa dulu dong ..." lesya dengan bangga .


"iya anak ayah sama ibu itu hebat ..." ujar mereka .


"hemmm ... iya kamu hebat dah ..." jawab lesya dengan tawa ibu dan ayah .


mereka pun berangkat ! dengan santai membelah jalanan berkendara . semuanya masih lancar sampe jalur tol lesya ketiduran karena cape kegiatan sedangkan Hisyam main game dan ayah menyetir dengan santai ibunya pun mengajak sang ayah mengobrol agar tidak ngantuk dijalan atau bosan .


"liat anak-anak ya yah ... aduh kasian lesya pasti cape tuh ... kalo Hisyam jangan ditanya main game Mulu dia ... hahaha gak kerasa yah waktu mereka dulu masih kecil sekarang besar" ucap ibu santai .


"hehe ya Bu ya emang berasa ayah kemarin nyebokin mereka , bawa main mereka dll. sekarang udah pada gede dan pintar Alhamdulillah ya Bu" ayah menimpali .


"ayah pasti cape ya ?" tanya ibu .


"gaklah Bu karena ada ibu yang nemenin ayah capenya ilang deh ..." ayah senyum menjawab .


"ah ayah bisa ajj kita dah tua yah hehe ..." dengan malu berkata .


"yah mudah-mudahan kita bisa liat mereka sukses ..." ayah .


"amiinn ..." ibu menjawab mengamini .


dari arah lain ada sebuah mobil truk yang sepertinya berlaju lambat namun tiba-tiba cepat entalah mungkin sang supir yang katuk , dan tiba-tiba hilang kendali truk itu rem nya blong sang supir terkejut .


ckitttt ... suara truk


titttttt ... klaksonny berbunyi


"gimana nih gawat blong ..." sang supir panik sambil terus menginjak remnya .


dari samping mobil ayah melaju tidak cepat tidak juga lambat .


"yah kenapa tuh truk di samping kanan kita ...?" tanya ibu .


"gak tau Bu , ngatuk mungkin ..." jawab ayah .


"kita hati-hati aja ya yah ... le bangun nak yuk Hisyam kamu berhenti main game nya? " perintah ibu .


"egmmm ... yah Bu kenapa ?" lesya bangun .


"ya ibu yah ini udahan kok kenapa Bu" tanya Hisyam "dah mau sampe ya?" tanya lagi .


"gak masih setengah lagi , gak ada apa-apa ko. kalian tenang tapi harus sadar dan selamat" jelas ibu .


"emng kenapa sih Bu , kok ngomongnya gitu ?" tanya lesya khawatir .


"pokoknya berdoa ya mudah-mudahan kita selamat sampe tujuan" jelas ibu menenangkan .


tah kenapa pirasat buruk pasti akan terjadi , yah itu sudah takdir Allah . truk itu hilang kendali dan mulai berputar ke kanan dan kek kiri dan tiba-tiba dia menyamping ke arah kanan kebetulan ada mobil ayah yang tiba2 dia himpit .


ckitttt srett brukk ... bayangkan saja suar decitan mobil beserta himpitan .


"awas yah ..."kata ibu .


"ibu ..." ayah


"akh ... ayah ibu" teriak Hisyam dan lesya .


"kalian harus selamat ..." ucap terakhir ayah .


dan brukkk duarr ... akhirnya mobil ayah dan truk itu beradu .


"ya Allah ... selamatkan mereka yang ku sayang ..." ucap ayah .


"akhhhh...."


wiu wiu.... akhirnya suara ambulance berbunyi , dan membawa para korban kecelakaan .