
lanjut yah guys ... jangan lupa vote dan komen ... agar aku semangat ngetiknya lagi pegel soalnya hehe ... ðŸ¤ðŸ˜‡âœ…
____________________________
2 hari kemudian setelah kejadian lesya koma semua pihak medis memantaunya dengan baik karena perintah tuan mereka yaitu Rey . dan siang pada pukul 12.00 WIB lesya pun bangun dari komanya .
"syukur anda sudah siuman saya senang sekali ..." salah satu perawat berkata .
sedangkan lesya bingung kenapa dirinya ada di sini dan kenapa serta kemana keluarganya ! kelopak matanya yang cantik berkedip-kedip seperti boneka saja dan dia mengucek matanya pula .
"egh saya dimana ? dan kemana keluarga saya ?" tanya lesya dengan masih kondisi lemas .
"anda sekarang di rumah sakit nona , soal itu jangan di pikirkan dulu anda belum terlalu pulih ..." jelas dokter .
"hauss ...." ucap lesya .
"anda haus ini minum lah , dan istirahatlah ... semua akan baik-baik saja" ujar perawat itu dengan lembut sembari mengambilkan minum dan memberinya pada lesya .
"saya disini berapa lama dok?" tanya lesya lemas .
"kira-kira 1 bulan lebih anda koma disini ... besok bibi dan paman anda akan datang ke sini ... jadi anda tenang yah nona" jelas dokter itu .
"kalo begitu kami keluar dulu anda istirahat lah dulu ... saya akan kemari lagi nanti" jelas dokter itu menimpali .
"baik ... terimakasih" lesya lalu dia menutup mata lagi karna belum pulih .
sedangkan disisi lain dokter dan perawat itu sudah diluar sedang berbincang .
"kasian nona itu , orang tua nya sudah meninggal karna musibah itu sedangkan adiknya masih belum juga sadarkan diri ..." ujar perawat itu .
"yah begitulah sus ... takdir tidak ada yang tau bukan ..." ujar dokter itu .
"tapi dok bagai mana jika dia bertanya soal orangtuanya lagi ...? saya sungguh tidak tega" suster itu khawatir dan merasa kasihan pada lesya .
"lihat saja kedepannya besok ada pihak keluarganya pula biarlah mereka yang menjelaskan kita hanya di tugaskan untuk menyembuhkannya dan juga memantaunya ... setidaknya saat ini dia bisa istirahat total dulu" tutur dokter itu dengan jelas sambil pergi ke ruangannya kembali , yah dia dokter yang langsung di utus oleh tuan Rey untuk menjaga lesya .
dari negara lain yaitu landen Rey berada sekarang di bangunan tertinggi dengan berdiri tegak melihat pemandangan luas kota Landen yang pastinya sangat ramai .
"tuan gadis yang bernama lesya sudah bangun saat ini ..." jelas deren .
"baguslah aku senang dan lega ..." jawab Rey .
"Hem apa ada menyukai gadis itu tuan ?" tanya deren .
"entahlah aku tidak tau rasa apa ini tapi aku ingin dia baik-baik saja saat ini" jelas Rey dengan tegas sambil melihat kembali ke jendela kaca yang besar serta transparan menuju pemandangan kota .
"eh kita di sini mungkin agak lama untuk membasmi tikus-tikus bajingan itu ..." ujar Rey kembali .
"baik tuan , dan sepertinya mereka belum tahu seperti apa kita tuan" jelas deren dengan senyuman misterius .
kembali ke rumah sakit the healthy care hospital dimana lesya dirawat .
tittttt.... tittt ...
suara alarm dari kamar sebelah lesya yaitu ruangan Hisyam lampu darurat berbunyi tanda Hisyam kolaps .
"ayo cepat ruangan 13 belas darurat ..." perintah dokter berlari ke arah ruangan itu .
"gawat tuan sepertinya pasien meninggal ..." ujar salah satu dokter .
"tuliskan kepergiannya ..."
"jam 13.00 hari kamis bulan mei 2023 ..."
Hisyam pun meninggal dan alat medisnya pun di lepas semua serta wajahnya pun di tutupi kain selimut pertanda dia sudah tiada . sebuah takdir ilahi yang tidak bisa di tebak .
"kabari pihak keluarganya sekarang?" perintah dokter .
terdengar oleh keluarga lesya sungguh terpukul dan kaget semua orang .
"apa ... inalillahi wa inalillahi Raji'un ... serius ponakan saya Hisyam meninggal ..." kaget itulah perasaan bibi Erni saat ini luruh semua air matanya sungguh tragis kejadian itu menewaskan orangtuanya Bahakan salah satu keponakannya yang sangat di kenal keluarga pecicilan dan sangat ceria itu meninggal sulit di percaya .
"yah ... ponakanku meninggal Hisyam ku meninggal yah... ibu gak kuat sungguh ... ibu menerima kabarnya barusan lewat telepon ...hiks " bibi Erni pun luruh dia terduduk menangis .
"inalilahi wa inalillahi raji'un ... sabar Bu kita ke rumah sakit sekarang Bu ayo ...." ajak sang suami .
tibalah di rumah sakit ...
"keluarga pasien meninggal ya ... ?" tanya suster .
"iya saya bibinya ...hiks" bi Erni sambil menangis terisak .
"ikut saya bu itu adalah jenazahnya ... barang kali anda mau melihat sebelum di urus dan dikebumikan ?" jelas suster itu .
"terimakasih sus ..."
bibi Erni pun membuka kain putih yang menutupi wajah pucat dingin Hisyam , sungguh saat itu bibi Erni lemas dan pingsan .
"Hisyam ku ini bibi nak bangun sayang ... bibi rindu ... bangunlah ... hikss ..." dan tiba-tiba brukk ... bibi Erni pingsan .
"Bu ... ya Allah Bu ... tolong ... tolong dok istri saya pingsan ..." sang suami khawatir sungguh tidak tega dan dia juga paham hisyam adalah keponakanya yang sangat disayangi karena tingkah lucu dan jahilnya ketika bertemu membuat orang terkenang termasuk lesya .
"bagaimana dok?" tanya suami , dan saat itu bibi Erni d bawa ke ruangan tindak disana dia berbaring .
"beliau hanya kecapean dan sedikit stres ... mungkin karna kehilangan sementara ini biarlah beliau beristirahat dulu pak ..." jelas dokter .
"baik dok terimakasih ..."
"sama-sama" dokter itu pun pergi .
"ya Allah kuatkanlah keluarga kami ..." suaminya berdoa .
di ruangan sebelah yah ruangan lesya , dia bermimpi .
"Hisyam kamu mau kemana ?" tanya lesya karna Hisyam mengenakan pakaian serba putih dan sedang melangkah ke Padang bunga yang indah tapi menyilaukan .
"aku mau ketemu ibu sama ayah kak , disana lihat mereka ..." tunjuk Hisyam berseri .
"Kakak ikut yah ..."
"gak bisa Kaka disini aja ..." jelas Hisyam .
"memang kalian kemana ? kenapa gak ngajak kakak juga ?" tanya lesya .
"kak kami mau liburan Kakak gak di ajak wekk ... hehe" hisyam tetep jahil .
"ih gitu kamu ..." kesal lesya .
"gak kak , ak bercanda , aku menyusul ibu dan ayah dulu yah kakak jangan ikut ... kami sayang sama kakak ingat itu" hisyam semakin menjauh dari jarak pandang lesya .
di alam nyata ... lesya mengigau ...
"Hisyam .... tidak ..." lesya pun terbangun .
"Hisyam ... ibu , ayah Dimana kalian aku takut ... hiks ..." lesya tiba-tiba sedih .
disisi lain negara pula Rey sedang melacak orang yang mengkhianatinya .
"kalian bermain-main denganku yah ... sungguh kurang ajar karna kalian membuang waktuku aku jadi tidak bisa menemani gadisku ..." yah semenjak itu lesya diklaim jadi miliknya tah kenapa padahal baru bertemu dalam kondisi lesya koma pula tapi rasa Rey pada lesya makin kuat cinta itu tumbuh walau baru Rey yang merasakan tah jika lesya .
"tuan sepertinya mereka ada di sebuah gedung kosong di kota highgate ..." jelas deren .
"baik kita bergerak kesana cepat aku tidak suka menunda memuakan saja ..." kesal Rey dengan rasa penguasanya yang mendominasi .
"siap tuan..."
para pasukan bergerak ke sebuah desa atau kota di Inggris Landen highgate sebuah desa tidak kecil dan tidak besar namun terdapat gedung-gedung kosong .
bersambung ...✅