
kehidupan yang sederhana terbentuk indah bak syurga . hal itu terjadi di sebuah keluarga lesya putri harmonis ayahnya bekerja sebagai seorang guru lest dan sekaligus seorang dosen bernama pak Dianto santro dan ibunya seorang ibu rumah tangga yang suka dengan tanaman dan membuat kue yang sangat enak dan digemari keluarganya bernama Bu Yanti sahputri , lesya memiliki adik laki-laki bernama hisyam putra duduk disekolah menengah atas sekarang .
dirumah asri dan hangat mereka tumbuh , tidak besar dan tidak juga kecil rumah bertingkat sederhana yang banyak ditumbuhi sayur organik dan non organik di belakang rumah dan di depan hanya ada pohon mangga serta bunga yang semerbak harum sengaja di tanam indah teras depan juga ada kursi dan meja terpajang serta guci biasan bukan guci mahal tapi sangat cantik . suasana asri dan rumah bersih terawat .
lesya berumur 19 tahun sekarang sedang adiknya baru 17 tahun , lesya mengambil kuliah jurusan ekonomi sekarang menempuh jalur beasiswa ... bayangkan saja bukan hanya cantik dia juga pintar serta baik hati selalu menolong lesya juga diam-diam membuka usaha kecil-kecilan yah dia berdagang online serta usaha di bidang rangkai bunga .
"lesya mau kemana nak ?" tanya ibunya .
"mau keluar Bu , ada. urusan" jawab lesya
"ini hari libur loh urusan apa le ? bantu ibu sini ... bikin kue pesanan Bu sinta" ibu lesya .
"hehe ya Bu emang libur tapi aku mau ketemu sama Inna ada janji , tapi demi ibu aku bantu deh bantaran yah buru-buru soalnya" lesya cengengesan menjawab ibunya sambil membantu membuat adonan kue bersama ibunya .
"oh yah le jika kamu keluar terus ketemu sama Hisyam tolong suruh pulang , ibu pengen nyuruh Syam anterin kue ke Bu sinta " imbuh ibu lesya .
"oke Bu siap ... oh yah Minggu depan ada acara kondangan anak dari bibirmu Miranti mau nikah , kamu mau ikut le ?" sambil mengaduk adonan .
"ya Bu insyaallah yah ... soalnya dosen aku Minggu depan bilang aku harus jadi pengganti pembimbing mahasiswa kampusku pulang agak siang yah mudah-mudahan keburu ya Bu ..." jelas lesya gadis cantik yang persis seperti ibunya .
"yah ... nak" di tenga itu Hisyam datang dari arah luar biasa anak SMA demennya main yah Hisyam habis main futsal dengan kawan-kawannya .
"assalamualaikum guys ..." gaya Hisyam si pecicilan dengan senyum gembiranya Hisyam menabur tepung jail .
"walaikumsalam , ishh Hisyam ... Bu tuh anak ibu jail masa tepung ditaburi ke aku , kamu yah adik gak sopan ..." kesel lesya dengan muka cemberut .
"aduh Hisyam , kamu tuh yah sana ganti baju ... terus nanti bantu ibu anterin kue ini ke rumah Bu sinta yang di ujung komplek anggrek indah yah ... ckck ... jahilnya mulai deh ..." jengkel ibunya tapi merasa rumah sederhana itu hangat dengan kehadiran mereka .
"iya ... iya ibuku yang cantik sorry kak sengaja biar Kakak makin cantik jadi gak perlu bedak deh hehe... kaburr ..." jahilnya Hisyam dan dia segera lari sebelum kakaknya menjewer .
"ishh dasar adik jail awas yah nanti aku bales kamu ..." balas lesya dengan suara kerasnya .
"haha ... udahlah nak namnya juga Hisyam , ya udah kamu mau pergi kan ini biar ibu yang beresin sisanya ..." jelas ibunya dengan senyum .
"ya Bu maaf yah gak bisa bantuin total , ya udah aku mau pergi dulu ... assalamualaikum" menyalami ibunya ayah lesya sedang ada seminar jadi belum di hadirkan yah .
"walaikumsalam hati-hati nak ..."
"yah Bu ..."
leana mengendarai sepeda motor Scoopy nya yang dia dapat dari ayahnya , dengan sayup-sayup udara perumahan yang begitu terjaga asrinya dia hendak ke toko bunga untuk merangkai bunga bersama temannya Inna ayunidi teman sejawat lesya sejak duduk disekolah dasar hingga sampe kuliah .
lesya memarkirkan motornya , tidaklah jauh dari rumah lesya memakai gaun putih berpayet bunga cantik sekali rambut nya yang ikal bergelombang menambah ke cantikan lesya serta sepatu putih , memasuki ruko atau toko bunga the lee florist girl .
"assalamualaikum ... guys ..." sapa Leana .
"walaikumsalam , baru Dateng le ?" tanya Inna .
"iya ni biasa bantuin dulu ibu tadi ..." jawab lesya .
"le gimana kalo kita tambah orang 1 sebagai kasir?" usul Fani teman lesya dan Inna kalo Fani temen baru mereka di kampus tempat mereka menimba ilmu .
"ya ide bagus ... besok cari yah tapi tetep cewe karena kan tau kita hanya menerima pegawai perempuan tapi laki-laki juga butuh sih buat angkat-angkat barang jadi kita nambah 2 aja apalagi kita harus kuliah harus ada orang yang stand bay disini terus le ..." Inna .
"ya sih , besok deh kita cari yah ..." jawab lesya .
"enak aja suaraku cempreng , gak ini suara emas makanya pada mau ke toko bunga kita hebat kan aku ... dasar kamu aja yang sirik wekkk ..." balas Fani pada Inna .
"haha ... udah sekarang para dayang-dayang kita semngatt ..." imbuh lesya tak kalah .
"enak aja emang kita dayang lu apa le ... hemmm" jawab mereka berdua .
"haha sorry bercanda hayu kita kerjakan nanti gak kelar-kelar" lesya .
"okey guys semangatttt ..." mereka bertiga saling menyemangati walau saling iseng menjadi penghias pertemanan mereka yang terkesan asyik .
malam hari lesya pun pulang ke rumah dengan membawa 1 kotak martabak kesukaan semua orang pastinya .
"assalamualaikum ..." lesya membuka pintu kebetulan di sana ada ibu dan ayahnya sedang menonton tv sedangkan Hisyam sedang main game di hpnya di ruang tangah yang tak jauh dari ruang tv .
"walaikumsalam ... baru pulang le?" tanya ayahnya .
"yah abis ngerjain tugas yah di rumah Inna terus jalan-jalan di alun-alun , nih aku bawain martabak langganan kita" lesya .
"wih mantap nih" Hisyam menyerobot dengan cengengesan dia ambil martabak yang baru di buka itu .
"Hisyam kamu gak sopan yah ... ngeduluin orangtua" kesel lesya .
"aduh mulai deh ..." jengah ibu sambil tersenyum .
"sini kamu aku jewer yah ..." lesya mengejar Hisyam yang berlari ke ruang tengah hingga terjadi kejar-kejaran .
"hihi weekkk gak kena ... sini makan nie pantat huhhh..." jahilnya Hisyam .
"awas yah kamu , dasar adik lucnut kamu kamu gak bisa lari lagi yah ... aku gak akan lepasin kamu pokoknya" kejar-kejaran dan akhirnya lesya mendapatkan Hisyam langsung dia jewer .
"aduh ampun kak ... hehe maaf tadi kan berjanda , nie martabaknya aku balikin" Hisyam meringis .
"bagus yah kamu dari pagi jahilin aku Mulu , rasaiin nie ..." lesya kesel .
"udah-udah kaya kucing sama tikus aja kalian ..." ayah menengahi mereka .
"maaf yah tadi aku gak sengaja kok ... hehe pisss ... jangan dihukum yah , hukum aja nie kak le ..." masih mode cengengesan .
"enak aja dia yang bikin ulah yah ..." jelas lesya .
"udah gak ada yang salah dan gak ada yang bener Hisyam kamu minta maaf sama kakakmu gih dan kamu le maafkan adikmu emang dia ini belum dewasa ..." ibu menjadi penenang pun datang .
"ya kak maaf yah ak bener-bener kelewatan hari ini , maaf semua ...?" Hisyam meminta maaf dengan baik .
"okey kakak maafkan jangan di ulangi lagi kejahilan Syam gak baik , ada kala kamu menjalin orang itu kelewatan atau gak ... kakak sayang kamu ... maafin kakak juga yah udah marah sama kamu?" akhirnya mereka berpelukan sedangkan orangtua mereka tersenyum melihat ke akraban adik kakak itu .
"ya udah yu kita makan martabaknya keburu dingin soalnya ...." ajak ibu .
"hayu serang ...." Hisyam berjalan cepat dengan semangat .
itulah ke harmonisan keluarga mereka , saksikan terus yah jangan lupa like , vote dan komen di jamin seru deh gak akan pernah bosen 😇🥰