
dari kejadian tersebut ayah dan ibu meninggal di tempat sedangkan lesya dan Hisyam dinyatakan koma , berita itu menyebar dengan cepat termasuk pada keluarga mereka .
ayah mendapati luka pada kepalanya yang sangat parah dan kakinya juga patah karena hantaman sedangkan ibu terkena serangan jantung mendadak dan luka di bagian kepala . Hisyam dan lesya koma karena luka parah juga kepala mereka terkena hantaman dan termasuk Hisyam yang sempat terlempar dari mobil beberapa meter sedangkan lesya pendarahan otak serta sempat terhimpit badan truk .
"ya Allah inalillahi ... semua musibah menimpa mereka ...hiks ..." bibi Erna , yah dia merupakan adik dari ibu nya lesya .
"sabar Bu mungkin inilah takdir ... kita doaiin ajj , moga mereka siuman" suami dari Erni .
"ya pak mudah-mudahan mereka cepet sadar dan ibu harap ... hiks mereka menerima kepergian orangtuanya ... ibu sungguh gak kuat pasti itu hal berat untuk mereka pak?" Erni merasa khawatir dan sakit kehilangan kakak dan bahkan takut ketika siuman di antara mereka menanyakan orangtua mereka sungguh pasti berat .
ti ... tit ... tit ...
suara monitor jantung yang tertempel pada pasien lesya dan juga Hisyam . selang oksigen dan infusan yang bertengger di bagian tubuh mereka terpantau normal tapi seakan mereka enggan bangun dari tidur nya .
di dalam bawah sadar mereka .
"ayah ... ibu , tempat ini indah yah aku betah disini seger ...?" lesya dengan gaun putih yang cantik di hamparan bebungaan yang tumbuh di sana indah seperti surga bunga .
"hehe ia yah indah kak , aku suka juga" Hisyam menyahuti dengan kemeja putih dan celana putih tersenyum bahagia .
"ya sayang ini adalah surga sekaranga kita di surga ... indah kan tapi sayang tugas kalian belum selesai , kalian harus pulang" ujar ibu dengan lembut .
"ya kalian harus pulang ..." balas ayah .
"pulang kemana ? emang ayah sama ibu gak ikut kita ?" tanya mereka .
"tidak sayang , kami akan menunggu kalian di sini ... suatu saat kita akan bertemu lagi di sini ... mengerti kan?" ucap ibunya mengelus kedua anaknya .
"tapi Bu ..." rengek Hisyam .
"kita akan menjaga kalian dari sini ... kalian harus bahagia dan saling menjaga? kita sayang kalian sangattt ..." jelas ayah saling berpelukan .
tit ... titt...
sudah 1 bulan mereka koma , sedangkan bibi Erni sungguh perhatian pada ponakan nya dia pulang pergi hanya menunggu hasil perkembangan mereka , sungguh memang malang keluarga yang sangat di idam-idamkan oleh kebanyak pun musnah Allah memang maha kuasa mengambil apa yang dia miliki dengan caranya . dan semua yang hidup dan dia ciptakan akan menjadi miliknya pulang padanya pula .
di sisi lain ...
pria gagah bak dewa yunani berdiri di perusahaan terbesar dan bonafit bergerak di berbagai sektor bisa di bilang dia sempurna wanita mendambakan sosok pria seperti itu tentunya .
reyen xefiar ferdison pria dewasa yang sukses dalam semua aspek umurnya yang sudah kepala 3 dia tidak ingin menikah dan ribet dengan urusan wanita pria dingin dan sedikit kejam bahkan Rey memiliki pasukan khusus untuk membasmi orang-orang yang menyinggung atau bahkan membuat onar di hidupnya tidak segan dia membunuh atau memberi pelajaran pada orang yang mengusiknya .
perusahaan Xe company grup yang bernaung dalam properti , obat-obatan , tekstil , perhotelan , rumah sakit , travel , dan bahkan merambah ke dunia fashion pembuatan kendaraan atau mobil yang sangat mewah dan berkualitas tidak kah dia kaya raya dalam 1 menit uang nya bertambah menerus tanpa dia berjuang keras cukup dengan Otak dan jentikan tangan dan perusahaan yang paling di segani serta di takuti Bu kecerdasaan Rey bisa membuat bangkrut perusahaan yang mengusiknya sekalipun itu perusahaan besar otak yang sempurna yang di berikan tuhan mengiasi kesempurnaan fisiknya .
"tuan ada beberapa yang harus ada tinjau termasuk rumah sakit yang baru resmi anda legalkan ..." deren berbicara pada Rey .
"baik besok kita tinjau ke rumah sakit tersebut ..." jawabnya tegas dan datar . walau begitu ketampanannya sangat sempurna di atas rata-rata .
ke esokkan harinya ,
siang hari menjelang Rey bersiap berangkat ke kota bandung untuk meninjau rumah sakit baru terbesar yang dia bangun dan resmikan serta telah berjalan sekitar 4 bulan lebih , dan Rey harus mengecek cara pekerja di sana dalam 1 bulan sekali sebagai pemilik atau CEO nya bisa aja dia mengecek dari jauh tapi entah kenapa hari ini dia yang ingin kesan seperti ada tarikan .
"tau tidak yang punya rumah sakit ini bakalan Dateng , jarang banget orang dia selalu mewakilkan pada bawahannya untuk ke sini sekarang dia datang ke sini ... kabarnya dia tampan sekali lajang juga belum nikah wahh ..." salah satu perawat rumah sakit wanita .
"masa sih , jadi tofik yang menarik nie ..." Salah satu perawat wanita menimpali .
begitu di nantinya sosok pemilik rumah sakit yang sesungguhnya oleh banyak orang terkagum-kagum berseliweran karena sosoknya yang begitu tampan menawan bak dewa Yunani .
Rey menikmati perjalanan dari Jakarta ke bandung dengan helikopter pribadinya agar tidak memakan waktu , tidaklah lama hanya sekitar 2 jaman helikopter itu sampe di menara rumah sakit untuk mendarat . Rey beserta deren dan bawahan lainnya turun dan disambut antusias oleh wakil rumah sakit yang Rey percaya mampu menjaga dan amanat untuk dipercaya .
"selamat datang tuan Rey ... bagai mana perjalanan ada ?" tanya pak Suhendra djayata pemimpin rumahasakit tepatnya kepercayaan Rey pula .
"sungguh baik pak , dan semoga selama ini rumah sakit ini berjalan dengan baik ..." dengan wibawa tegas sempurna dia menjawab .
"sungguh baik ... semakin berkembang dengan pesat dan karena anda juga semua teknologi penyembuhan dan medis lengkap seperti di luar negri pada umumnya dan bahkan mengalahkan Malaysia dan Singapura ..." jelas nya .
"syukurlah , maka dengan ini rumah sakit akan banyak bermanfaat untuk orang banyak ..." yah selain Rey kaya , sukses dan bahkan sedikit dingin serta tegas tapi ada sisi kemanusiaan yang dia emban karena sang bunda lah yang selalu menerapkan tutur moral yang baik padanya hingga terngiang pada hidupnya .
"mari tuan masuk keruangan ... saya sudah menyiapkannya dan jika anda hendak berkeliling maka beri tahu saya ..." jelas pak Suhendra .
"baik ... terimakasih..." balas Rey .
"sepertinya tidak ada masalah di sini , kita bisa cepat kembali ke pusat bukan ..." Rey sudah mengecek data dan semua file yang menjadi penyokong rumah sakit jaga-jaga tidak ada orang yang bertindak curang karena rumah sakit ini bertujuan untuk menyembuhkan bukan untuk memerah uang .
"benar itu tuan tidak ada masalah , apa anda hendak berkeliling atau pulang ke pusat ?" tanya deren pada Rey .
"Hem ... keliling saja sepertinya tidak masalah dan saya juga butuh menyegarkan otak yang selalu bekerja tidak salahkan saya berkeliling melepas penat di rumah sakit sendiri ..." tah kenapa Rey ingin berada di rumah sakit lebih lama .
"baik tuan ..."
akhirnya Rey pun berkeliling rumah sakit ditemani oleh pak Suhendra dan juga deren serta jejeran pengawalnya dan itu menarik perhatian orang karena terkesan Rey yang seperti menonjol dan berkuasa ada diri penguasa pada dirinya selain ketampanannya yang melebihi batas jika orang melihatnya langsung.
saksikan terus yah jangan bosan dengan terusan kisahnya dijamin seru jangan lupa vote dan komen 🥰😇