
*Pukul 05.00 pagi
Bunyi alarm terdengar dirumah kecil ditengah kota itu, membangunkan perempuan cantik yang tengah terlelap. Setelah berbunyi cukup lama akhirnya perempuan itu terbangun dan melihat jam yang telah menunjukan pukul 5 pagi. Segeralah perempuan itu bergegas kekamar mandi untuk mandi lanjut menjalankan kewajiban ibadah sholat shubuhnya.
Setelah mengerjakan sholat shubuh, perempuan itu pun menyempatkan waktu untuk membaca Al Qur'an. Setelah selesai dengan kegiatan membaca Al Qur'an nya dia lalu bergegas untuk beres beres rumah kecilnya itu karena nanti setelah pulang kerja dia akan langsung pulang ke rumah orang tua nya.
Setelah pekerjaan rumah dirasa sudah selesai, perempuan itu pun lalu bergegas siap siap untuk berangkat ke kantor. Cukup dengan dandanan sederhana, perempuan itu pun sudah tampil cantik dengan balutan hijab warna biru navy yang kontras dengan warna kulitnya itu menambah aura kecantikan dalam diri perempuan itu. Peremuan itu pun sudah siap untuk berangkat ke kantor tempatnya bekerja.
Perempuan itu adalah Rana salah satu karyawan di HF group. Rana pun menunggu bus dihalte dekat rumahnya. Tidak berlangsung lama bus yang akan dinaikinya pun datang dan segera Rana melangkah memasuki bus tersebut. Tidak memakan waktu lama bus pun berhenti dihalte depan kantor HF group.
Rana pun turun dari busnya lalu berjalan menuju ke kantornya. Didepan loby dia bertemu dengan Shila yang baru juga sampai dikantornya. Rana yang melihat Shila pun langsung menghampirinya
"Assalamualaikum Shila" ucap Rana saat sampai didekat Shila
"Walaikum salam,,, eh Rana baru sampai?" tanya Shila setelah tau Rana yang menghampirinya
" Iya baru aja,,, ya udah yuk masuk ke dalem"
Ajak Rana
" Ayokk,," mereka pun melangkah bersama menuju lift.
Menunggu lift untuk karyawan terbuka.
Tak berselang lama mobil mewah milik CEO pun datang dan sang CEO pun langsung turun dari mobilnya setelah dibuka pintunya. Berjalan dengan gaya elegannya ditemani asisten setianya menuju lift khusus para atasan yang bersebelahan dengan lift khusus karyawan.
Disetiap jalan menuju lift banyak karyawan yang menyapanya, tetapi hanya dibales anggukan dengan wajah datarnya. Sampai didepan lift khusunya para karyawan yang menunggu lift pun menyapa atasan mereka tersebut.
Tak terkecuali dengan Rena dan Shila mereka pun turut menyapa atasan mereka dengan tersenyum kecil. Raffa yang melihat parempuan yang dikaguminya tersenyum menyapanya ada seulas senyum tipis tercetak dibibirnya, tetapi tidak ada yang mengetahuinya.
" Rana Aqila Humairah, kenapa kamu selalu terbayang dalam fikiranku " ucap Raffa dalam hati
setelah cukup melamun membayangkan parempuan pujaanya, Raffa pun tersadar.
" Dika,,, hari ini jadwal yang tidak mendesak tolong undur ke hari berikutnya,, bila ada pertemuan dengan klien atur sampai jam istirahat,,, lalu berkas-berkas yang perlu saya tanda tangan saya segera serahkan keruangan saya,, soalnya nanti sore pulang kerja saya dan kamu akan langsung ke kota G untuk menyusul kedua orang tua saya " jelas Raffa dengan serius.
" baik boss,,, akan saya atur ulang untuk jadwal hari ini,, nanti akan saya informasikan lagi ke boss,,," jawab Dika serius dengan tangan yang sudah mengotak atik tablet yang ada ditangannya.
" persiapkan pula keperluan saya untuk menginap beberapa hari disana ya,," tambah Raffa
" oke boss akan saya persiapkan semua dengan baik " jawab Dika kembali
" saya percaya dengan kerjaan kamu dik,,"
ucap Raffa lagi
setelah sampai didepan ruanganya, Raffa pun langsung masuk ke ruangannya untuk memulai bergulat lembar demi lembar kertas yang bernilai fantastis itu. dengan kecerdasan yang Raffa miliki memudahakan dirinya untuk menjalankan perusahaan keluarganya itu. bahkan semenjak diambil alih oleh Raffa perusahaan menjadi lebih maju dan berkembang dengan segala jenis ide yang Raffa dapat kembangkan
Mrs.Idr
maaf ya bila ceritanya masih belum jelas arahnya.., penulis sedang berusaha membuat cerita yang terbaik versi penulis ya. mohon
dukungannya terus😊
.