Falling in Love

Falling in Love
Eps 10



#Keluarga Hafis


Sebuah rumah mewah 2 tingkat yang besar milik keluarga Hafis terletak di komplek perumahan elit di kota G, tampak sebuah mobil mewah memasuki pekarangan rumah tersebut dan berhenti didepan pintu utama rumah tersebut. Turunlah Raffa dan Dika asisten setianya yang mengikuti kemana pun Raffa pergi. Sampai didepan pintu Dika pun segera memencet bel lalu beberapa saat dibukalah pintu tersebut oleh seorang asisten rumah tangga dirumah tersebut.


" Assalamualaikum bi,,, " ucap Dika setelah pintu terbuka


"Walaikum sallam den,,,,,, silahkan masuk den tuan dan nyonya sedang diruang keluarga " balas bibi asisten rumah tangga tersebut


Raffa dan Dika pun langsung masuk kedalam rumah tersebut lalu manuju ke ruang keluarga.


" Assalamualaikum mamah,, papah " ucap Raffa sambil mencium pipi mamahnya lalu mencium tangan kedua orang tua nya. Dika pan ikut mencium tangan kedua orang tua Raffa yang sudah dia anggap seperti orang tuanya sendiri


" Walaikum salam " jawab kedua orang tua Raffa sambil tersenyum kepada anaknya.


Raffa dan Dika pun ikut duduk di ruang keluarga tersebut.


" Gimana kabar kamu Dika???? Sudah lupa sama mamah ya gak pernah pulang ke rumah " sindir Rina kepada Dika


Dika Firmansyah ialah anak yatim piatu yang telah dianggap anak oleh kedua orang tua Raffa. Raffa dan Dika kenal di panti asuhan tempat Dika di tinggal. Setiap keluarga Hafis berkunjung ke panti asahan Raffa selalu bersama dengan Dika, akhirnya Raffa meminta kepada kedua orang tuanya untuk Dika tinggal bersama mereka. Akhirnya kedua orang tua Raffa pun setuju setelah mendapat izin dari panti asuhannya. Dika akhirnya tinggal di rumah keluarga Hafis dan disekolahkan bersama dengan Raffa, meskipun dekat dengan keluarga hafiz tidak menjadikan Dika besar kepala, Dika sangat berhutang Budi kepada keluarga Hafis jadi dia mendedikasikan hidupnya bagi keluarga Hafis terutama kepada Raffa. Setelah Raffa memutuskan kuliah keluar negeri ,Dika pun memutuskan untuk tinggal diapartemennya mencoba mandiri.


" Alhamdulillah baik mah,,,,, mamah jangan ngomong gitu dong,,,, Dika kan sibuk diperusahaan mahh" jawab Dika dengan senyum lebarnya setelah merasa disindir oleh mamah Rina


" Nak,,, kamu baik baik saja kan??" Tanya mamah Rina kuatir kepada anak semata wayangnya itu


" Raffa baik baik aja kog mah,,,, ada apa sih mah kog Raffa suruh nyusul kesini??" tanya Raffa penasaran


Pertanyaan Raffa pun menarik perhatian papahnya yang sedang berbicara masalah perusahaan dengan Dika


" Gini nak,,,,, sebelum kakek kamu meninggal beliau sempat berpesan kepada papah " jawab papah Rehan mencoba menjelaskan. Raffa dan Dika terlihat serius mendengar cerita papah Rehan


" Kakekmu kan dulu punya sahabat sekaligus orang orang kepercayaan nya yang telah berjasa banget bagi keluarga kita, beliau meminta ayah untuk menjadikan keluarga mereka bersatu dengan keluarga kita,,,


jadi untuk memenuhi pesan dari kakek kamu ayah mengambil keputusan untuk menjodohkan kamu dengan cucu dari sahabat kakekmu" lanjut Rehan menjelaskan sedetail mungkin


Raffa dan Dika pun kaget mendengar penjelasan dari papah Rehan


" Memang harus dengan menikah kan aku dengan cucunya sahabat kakek ya pah??" Tanya Raffa seakan belum terima Dengan keputusan papahnya


Mendengar tanggapan dari anak tunggalnya papah Rehan pun menghela nafas dan mencoba menyakinkan anaknya


" Iya nak,,,, keluarga kita juga udah kenal lama dengan kelurga dari sahabatnya kakek,,,, kita orang tua tidak mungkin menjerumuskan anaknya kan " kata mamah Rina membantu menyakinkan Raffa


Mendengar penjelasan dari papah dan mamah nya, Raffa sejenak berfikir dan bayangan gadis yang disukai akhir akhir ini pun terlintas.


" Baru saja aku menemukan perempuan yang berhasil menarik perhatian ku,, tetapi takdir tidak mendukung. Aku harus menerima keputusan papah mungkin ini yang terbaik "ucap Raffa dalam hati


" Baiklah pah mah Raffa setuju dengan keputusan papah " ucap Raffa mencoba menerima kenyataan


Dika yang memahami kondisi Raffa cuma bisa menepuk pundak Raffa memberi kekuatan pada sahabat sekaligus bossnya itu.


" Alhamdulillah nak kalo kamu setuju,,, papah bukan bermaksud memaksa kehendak papah,,, tetapi ini untuk balas jasa dan keinginan kakekmu." Kata papah Rehan memeluk putra kesayangannya itu memberi kekuatan juga


" Iya pah,,,, Raffa ngerti kog mungkin ini takdir terbaik bagi Raffa " balas Raffa memeluk papahnya untuk menenangkan


Mamah Rina yang melihat adegan tersebut pun meneteskan air mata bahagianya, bahwa putra kesayangannya telah dewasa sekarang


"Kamu sekarang udah besar nak,,,,, mamah yakin dia perempuan baik bagi mu nak,," ucap mamah Rina sambil mengelus punggung anaknya dengan sayang


" Besok kita ke rumah kelurga om Doni ya nak,,,, untuk membahas kelanjutan perjodohan kalian" ucap papah Rehan


" Baik pah,,,, yaudah Raffa mau kekamar dulu mau istirahat ya mah lah " pamit Raffa kepada kedua orang tuanya


" Iya nak kamu naiklah ke kamarmu kamu pasti lelah kan,,,, kamu juga Dika segeralah istirahat" jawab mamah Rina


Raffa pun hanya mengangguk kan kepalanya lalu melangkah menuju kamarnya dilantai 2 rumah itu.


Begitu juga dengan Dika langsung menuju ke kamarnya.


Sampai Dikamar Raffa langsung duduk disofa sambil menyenderkan tubuh dan menutup matanya. Setelah menghela nafas berulangkali akhirnya Raffa memutuskan untuk mandi membersihkan diri. Setelah mandi Raffa pun menunaikan sholat isya. Setelah sholat isya dia pun merebahkan diri di tempat tidur king sizenya.


" Semoga semuanya berjalan dengan baik bila memang dia jodohku" ucap Raffa dalam hati menerima kenyataan


Akhirnya dia pun terlelap ke alam mimpinya.


Mrs.Idr


tolong dukungannya ya teman semuanya, jangan lupa like , comment dan vote 😁😁