Falling in Love

Falling in Love
Eps 1



Rana Aqila Humaira (22 tahun), gadis cantik dengan tinggi 165 cm dengan tubuh langsing serta rambut hitam panjangnya yang tertutup rapi dengan balutan hijab yang menambah keanggunan dalam dirinya. Rana baru saja diterima di perusahaan HF Group setelah lulus kuliahnya.


‌Pagi hari di hari pertama kerjanya Rana harus terbaru buru karena dirinya bangun kesiangan gara gara semalam susah untuk tidur karena terlalu gugup untuk hari pertama kerjanya.


Sudah pukul 07.30 tapi Rana belum mendapatkan kendaraan untuk berangkat ke kantornya.


" kenapa harus kesiangan sihh dihari pertama...!!" Gerutu Rana sambil celingak celinguk mencari kendaraan yang lewat didepannya yang bisa mengantarkanya ke kantor tempat dia bekerja. Akhirnya ada taxi yang melintas dan Rana langsung memberhentikan bergegas naik dan berangkat menuju kantornya.


Kurang lebih 25 menit taxi pun sampai di depan perusahaan tempat Rana bekerja.


HF Group, perusahaan properti terbesar di kota itu yang sedang berkembang pesat sejak diambil alih oleh tuan muda pewaris HF Group.


Perusahaan dengan 20 lantai itu berdiri kokoh ditengah kota industri tersebut. Mobil mewah berhenti tepat diloby perusahaan itu dan langsung disambut sekurity untuk membukakan pintu belakang. Seseorang turun dengan elegan dengan setelan rapi serta wajah rupawan yang menambah daya tarik bagi karyawan yang melihatnya.


Gaishan Raffasya Hafis (25 tahun), CEO muda yang tampan dan kharismatik dengan tinggi badan 185 cm . Raffa yang baru beberapa bulan lalu menyelesaikan pendidikan S2 nya langsung mengambil alih perusahaan keluarganya karena dia anak tunggal dikeluarganya.


Berjalan dengan tenang menuju lift khusus CEO ditemani asisten pribadi merangkap sekertaris sekaligus sahabatnya, Dika Mahendra.


‌"Brughh.." baru berjalan beberapa langkah Raffa ditabrak oleh seorang perempuan yang berjalan terbaru buru


"Maafkan, saya buru buru" ucap perempuan itu menunduk tanpa melihat siapa yang ditabraknya dan langsung melangkah cepat menuju lift karyawan.


Masih menatap perempuan yang menabraknya dengan tatapan tajam dari sorot matanya.


"Siapa perempuan itu..? Apa dia tidak tau siapa aku..?? " pikirnya


Raffa melanjutkan langkahnya menuju lift khusus CEO langsung masuk dan membawanya kelantai paling atas dimana ruangannya berada


"Dika,apa jadwalku hari ini??" Tanyanya dengan datar


"Nanti jam 10 ada janji bertemu dengan klien dan setelah istirahat ada rapat internal boss." jawab Dika


Tanpa membalas jawaban asistennya, Raffa langsung masuk kedalam ruangannya setelah keluar dari lift.


‌Rana dengan langkah cepat menuju meja kerjanya setelah keluar dari lift dan langsung mendudukkan dirinya sambil mengatur nafasnya dan penampilannya.


"Syukurlah ga terlambat, bisa bahaya di hari pertama kerja ketahuan terlambat" ucapnya sendiri.


"ehh mbaa,,,, maaf ya mba saya gak menyapa mba dan langsung duduk disini" jawab Rana sopan dan merasa tidak enak main nyelonong tanpa bilang permisi


"iya gak apa apa,,,, santai aja lagi pula memang itu tempat kerja kamu kok. Kamu kenapa kog keliatan berantakan gitu?? Tanyanya lagi


"Tadi saya bangun kesiangan mba jadinya kan buru buru jalannya jadi gini kan berantakan " jawab Rana sambil senyum malu karena baru pertama kali bertemu malah kasih kesan yang kurang baik dengan teman kerjanya


"hari pertama kerja ya ? Kenalin aku Shilla Anggita Putri,, " sambil mengulurkan tangannya


"Iya mba baru hari pertama,,, saya Rana Aqila Humaira mba, panggil aja Rana " membalas uluran tangan Shilla dengan senyum


"Udah gak usah pake mba manggil nya, nama aja biar lebih akrab lagian kayaknya kita seumuran deh" ucap Shilla


"Baiklah Shilla,, mohon bantuannya ya" jawab Rana dengan sungkan


"nah gitu kan enak dengernya,,, iya nanti aku bantuin ajarin" jawab Shilla


"ayo kita keruangan ketua divisi buat briefing pagi " ajak Shilla setelah melihat tim 1 divisi nya mulai beranjak ke ruangan ketua divisi


" ayo " jawab Rana sambil berjalan menuju ruangan ketua divisi


‌Setelah briefing dan perkenalan Rana dengan anggota 1 divisinya, Rana lalu mengerjakan perkerjaan yang telah dijelaskan oleh ketua divisi di mejanya.


Fokus dengan berkas dan komputer yang Rana kerjakan karena ingin menunjukan kinerja yang bagus.


Tak terasa jam istirahat pun tiba


"Ran,, kekantin yuk" ajak Shila


"ayoo aku juga udah laper " membereskan mejanya lalu melangkah menuju lift bersama Shila.


Sampi dikantin pun mereka langsung memilih makanan yang akan dimakan lalu mencari tempat duduk. Setelah menyantap makan siangnya mereka lalu menuju mushola untuk menjalankan kewajibanya. Setelah selesai mereka kembali ketempat kerja untuk menyelesaikan pekerjaannya.


#Mrs.Idr