Falling in Love

Falling in Love
Eps 7



#Perusahaan HF group


 


Dilantai tertinggi perusahaan HF group, lantai khusus untuk ruangan CEO perusahaan tersebut. Terlihat sang CEO tersebut sedang fokus mengerjakan berkas berkas yang menumpuk diatas meja kerjanya. CEO tersebut ialah Gaishan Raffasya Hafis, orang yang punya etos kerja tinggi.


 


Dalam hidup Raffa hanya diisi dengan pergi berkerja dari hari ke harinya. Untuk masalah kehidupan percintaan Raffa tidak mau mengambil pusing walaupun banyak perempuan yang mendekatinya, bagaimana tidak siapa yang tidak mau dengan pria tinggi kulit putih dengan wajah yang tampan rupawan serta jangan lupakan diusia yang terhitung masih muda sudah punya kedudukan sebagai CEO diperusahaan properti terbesar dikota tersebut.


Perfect itulah satu kata yang cocok untuk mendeskripsikan seorang Raffa, tetapi bagi Raffa untuk saat ini tidak mau dipusingkan dengan urusan perempuan yang hanya melihat kekayaanya. Tapi itu tidak berlaku bagi seorang perempuan yang beberapa hari ini mencuri perhatian seorang Raffa.


Fokus Raffa pun teralihkan oleh dering dari ponsel miliknya yabg berada di atas mejanya. Nama mamah yang tertera dilayar ponselnya segera lah dia mengangkat panggilan dari mamah nya tersebut. Setelah mendengar tujuan mamahnya menghubungi dirinya, Raffa pun memutuskan panggilannya karena dirinya akan ada meeting sebentar lagi.


" Ada apa ya kog mamah tiba-tiba nyuruh aku nyusul kesana?? Ucap Raffa bertanya tanya.


Melihat jam tanganya sudah menunjukan waktu untuk makan siang maka Raffa segera keluar ruangan untuk makan siang dengan kliennya.


Disebuah divisi masih di HF group, tampak perempuan cantik yang sedang mengetik dengan tatapan yang terfokus ke layar komputernya. Setelah selesai mengerjakan tugas nya, ia pun melihat jam dinding sudah menunjukkan waktu makan siang maka ia pun berniat untuk pergi ke kantin perusahaan.


Tapi niat itu tertunda karena terdengar deringan dari ponselnya, segera dia menekan tombol hijau setelah tau nama ibunya tertera dilayar ponselnya. Cukup lama berbincang dengan orang yang diseberang telfon dan akhirnya panggilan telfonnya di akhiri.


" kenapa ya ibu suruh aku pulang dadakan? Acara keluarga apa??" Pikirnya penuh tanda tanya.


Perempuan cantik itu ialah Rana Aqila Humaira. Setelah memikirkan dan tidak menemukan jawabannya iapun langsung pergi kekantin perusahaan. setelah makan siang dan menunaikan kewajibannya Rana pun melanjutkan aktivitas bekerjanya.


pukul 16.00 waktu setempat menandakan jam kerja sudah berakhir, para karyawan pun mulai meninggalkan meja kerja mereka untuk pulang ke rumah masing-masing. Begitu juga dengan Rana yang sedang merapikan meja kerjanya setelah selesai lalu melangkahkan kaki menuju lift untuk turun ke lantai 1. keluar dari lift Rana pun melanjutkan langkahnya menuju halte yang berada di depan kantornya. sambil menunggu bus datang Rana duduk dikursi tunggu sambil memainkan ponselnya.


mobil mewah milik Raffa sudah terparkir didepan kantor, sesaat kemudian datanglah Raffa yang diikuti oleh asisten setianya segera masuk kedalam mobil mewah tersebut. mobil pun mulai berjalan meninggalkan kantor HF group. Raffa didalam mobil sedang menyandarkan tubuhnya dikursi penumpang dengan pandangan yang mengarah keluar melalui jendela mobil, tiba tiba pandangannya menemukan perempuan yang telah menarik hatinya sedang duduk dihalte depan kantornya.


Raffa POV


perempuan itu, kenapa setiap aku melihat dia rasanya bahagia sekali melihat wajah cantiknya. awal pertemuan dia yang tidak sengaja menabrak ku, lalu kedua aku melihatnya saat dimushola kantor, ketiga kalinya saat aku mengadakan kunjungan kerja ke setiap divisi dan kali ini aku melihatnya lagi. mungkin aku telah jatuh cinta pada saat pertama kali aku melihat dia dan dia sudah menggangu pikiranku semenjak awal bertemu. wajah cantiknya selalu terbayang, aku tidak pernah merasakan perasaan seperti ini sebelumnya. apa benar aku telah jatuh hati?? tanyaku pada diriku sendiri.


semakin hari aku penasaran dengan perempuan cantik itu.


"Dika, tolong kirimkan profil semua karyawan di divisi keuangan ke email saya" perintah ku pada Dika


" baik boss,,,, tapi kalau boleh tau untuk apa boss?


tanya Dika bingung dengan langsung melaksanakan perintahku


" udah gak usah kamu tau" jawabku sekenanya karena tak tau harus kasih alasan apa


" sudah saya kirimkan boss" kata Dika memberi tahu


" terima kasih dik " balasku dengan senyum


aku pun mulai melihat profil setiap karyawan didivisi keuangan, akhinya aku pun menemukan profil perempuan cantik itu.


" Rana Aqila Humaira, nama yang cantik" guman ku dengan senyum senang dan melanjutkan mambaca profil tentangnya.


Mrs.Idr


tolong bantuannya ya teman teman untuk like, comment dan vote untuk dukung para penulis.