
Meoong!
Meoong!
Pusyi mengeong terus di atas meja pantri selama menungguku yang sedang menyiapkan makanan kita. Aku tahu dia lapar saat ini. Salah sendiri kenapa dia ikut tidur di lenganku. Jadinya kan aku semakin malas bangun hi hi hi.
"Ya ya ya Pusyi. Tunggu aku sebentar lagi. Rotiku sebentar lagi akan matang. Dan kita akan sarapan pagi. Bersama okey."
Aku mengoceh sepanjang membuat makanan aku dan makanan Pusyi. Kucing itu terkadang juga ikut mengeong. Entahlah mengeong karena apa? Mungkin dia lapar. Atau mungkin dia ingin menanggapi ocehan tidak bermutu ku itu. Atau mungkin dia hanya ingin mengeong saja. Apapun itu aku senang. Suasana pantri di dapur jadi tidak se sunyi tadi.
Bagaimana menurut kalian? Apa membosankan? Yah mungkin memang membosankan. Lalu kenapa kalian tetap melanjutkan membaca cerita milikku ini. Ha ha ha. Aku yakin kalian yang masih membaca cerita milikku ini pasti merasakan bosan dan bertanya tanya apa yang sebenarnya sedang ingin ku buat. Sayangnya aju juga tidak tau. Aku hanya mencoba menulisnya memakai relung hatiku yang paling dalam. Cerita yang omong kosong. Yah. Ini memang cerita yang omong kosong bukan. Lalu kenapa kalian tetap membacanya jika ini memanglah cerita yang omong kosong. Aku tidak mengerti. Apa yang sedang ada dalam pikiran kalian saat ini disaat merasa cerita ini membosankan taoi kalian tetap membacanya. Apa kalian mencari ending dan mencari alasan untuk apa aku membuat atau menulis cerita ini? Hemm entahlah. Kalau begitu kenapa tidak kalian coba cari tahu sendiri. Alasan kenapa aku membuat cerita ini. Hi hi hi.
Kembali lagi dengan pesta rotiku yang memiliki porsi yang cukup besar. Aku membuat dua porsi yang cukup banyak. Satu untukku. Dan satu lagi untuk . . .
Kalian tidak berpikir satu rotiku untuk seekor kucing yang bernama Pusyi bukan. Apa kalian memberi makan kucing kalian sebuah roti yang disulap menjadi sandwich yang berisi macam sayuran dan telur beserta kecupnya? Apa kalian memberikan ini pada kucing kalian? Bukankah itu terlalu mewah dan terlalu enak. Hmm aku cukup memberikan makanan kucing kesukaanya saja. Whiskey. Dan beberapa tambahan makanan bergizi lainnya yang sengaja aku campur dengan makanannya agar Pusyi semakin tumbuh sehat dan semakin gemuk dan semakin menggemaskan.