Destiny Of Love Keinan

Destiny Of Love Keinan
33



Gio menganggukkan kepalanya,Caca langsung membantu Gio untuk bersandar namun ketika pandangan mereka bertemu entah kenapa. jantung kedua nya berdetak sangat cepat.


Selama ini mereka dekat dan menanggap kedekatan mereka hanya sebuah persahabatan karena baik Gio dan Caca masih terjebak akan masa lalu mereka namun entah kenapa seiring berjalan nya waktu yang mereka merasakan kenyamanan.


Mereka berdua langsung tersenyum canggung,Gio mulai memakan bubur nya dan air meminum teh hangat nya.


..."Terima kasih Ca,maaf merepotkan mu"....


..."Jangan sungkan Gio kan kita sahabat"....


Caca lalu menyelimuti Gio dan Gio pun langsung tertidur namun sudah hampir tiga jam tubuh Gio masih demam tinggi padahal Gio sudah meminum obat penurun panas nya.Bahkan Gio mulai menggigil dan berkeringat.


Caca sempat bingung dia mencoba mencari di internet cara mengatasi orang demam selain di kompres dan minum obat.


Salah satu nya adalah skin to skin,Caca ingat dulu Bunda Anisa pernah melakukan itu kepada nya saat waktu kecil dia Demak tinggi,tapi apa dia harus melakukan itu sama Gio,Terjadi perang batin di diri nya.Karena Caca melihat Gio yang masih menggigil dan Demam tinggi mau tidak mau Caca mulai membuka seluruh pakaian atas nya dan Celana Jeans nya dia bukan hanya meninggal kan celana ketat pendek ditubuh nya.


Caca ikut masuk kedalam selimut dan langsung memeluk tubuh Gio yang dia sudah buka bagian atas nya.


Niat nya nanti setelah Tubuh Gio normal lagi dan Gio belum terbangun dia akan buru-buru melepaskan pelukan nya dan memakai baju nya kembali.


Namun apa daya Caca yang akhir nya ikut tertidur dengan cara memeluk Gio.


Dalam tidur nya Gio bermimpi sedang meminum susu sambil dipeluk sang mama.Namun apalah daya ternyata yang sedang Gio lakukan adalah menyesap payudara Caca yang sedang tertidur sambil memeluk nya.


Gio yang merasakan tubuh nya sudah lebih baik pun akhir nya membuka mata nya namun alangkah terkejut nya saat kedua mata nya terbuka dia malah syok mendapatkan diri nya sedang menyesap seperti bayi di payudara Caca yang memang tidak memakai penyangah bahkan tubuh nya dan tubuh nya Caca saling menempel tanpa ada atasan yang melekat di tubuh mereka.


..."Ya tuhan apa yang aku lakukan dengan nya?.."Ucap Gio dalam hati....


Gio yang melihat pergerakan seperti Caca akan bangun pun langsung pura-pura tertidur dengan mulut nya yang masih menyesap payudara Caca.


..."Alhamdillah panas nya sudah turun"....


Namun tak lama Caca langsung tersadar kalau mulut Gio sedang menyesap milik nya.


..."Ya ampun,kenapa jadi begini?bagaimana aku mau melepaskan nya".Gumam Caca ...


Namun Gio yang dengan posisi itu membuat kedua nya malah menahan gairah,Caca tanpa sadar mendesah dengan perlakuan Gio.Dan Gio pun sudah merasakan tubuh nya yang terasa panas.


Gio langsung melepaskan mulut nya dari payudara Caca dan mulai menyatukan bibir nya dengan bibir Caca.


Caca yang kaget sempat mendorong tubuh Gio namun tidak berhasil.Gio terus ******* bibir milik Caca dengan lembut sampai dia pun terbawa suasana yang akhir nya malah membalas ciuman Gio.


Mereka makin memperdalam ciuman nya dan mulut Gio langsung menyusuri leher Caca dan menyesap nya disana,lalai Gio turun ke dua payudara Caca dan bermain disana.Tanpa sadar Caca malah mendesah sambil menarik rambut nya Gio dan entah siapa duluan yang membuka kain yang tersisa di tubuh mereka hingga kedua nya sama-sama polos saat ini.


Gio yang sudah terbakar oleh nafsu nya langsung melakukan penyatuan nya pada Caca dan Caca awal nya sempat merasakan sakit dibawah sana namun karena Gio lagi-lagi langsung ******* bibir Caca dengan lembut akhir nya Caca malah masuk mengikuti irama permainan itu.


Kedua nya masih terus berpacu sampai kedua nya akhir nya tumbang setelah mencapai puncak nirwana.


Caca langsung tertidur akibat penyatuan tersebut sambil memeluk tubuh Gio sedangkan Gio langsung memberikan kecupan di kening Caca.


..."Maaf kan aku Ca,setelah ini aku akan temui Om joe untuk melamar kamu".Ucap Gio sambil membalas pelukan Caca....


Caca hanya membalas dengan anggukkan kepalanya karena dia sadar apa yang mereka berdua lakukan karena kesalahan nya juga.


Mereka pun akhir nya tertidur berdua dengan saling berpelukan sementara tubuh mereka berdua masih keadaan polos.