Destiny Of Love Keinan

Destiny Of Love Keinan
32



Dhea sampai di rumah kontrakan nya,seperti biasa ketika Dhe masuk Dhea sudah melihat adik nya Dena sudah terlelap dengan selimut yang membungkus nya.


Dhea langsung masuk kekamar mandi dan mulai membersihkan diri serta mengambil air wudhu karena Dhea ingin menunaikan sholat dulu sebelum tidur seperti kebiasaan nya setiap hari setelah pulang dari berkerja.


Setelah selesai Dhea mulai masuk kedalam selimut bersama Dena,Dhea memeluk Dena dari belakang dan tak lama Dhea pun terlelap.


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Sedangkan di sebuah Apartemen mewah saat ini wanita cantik dan pria tampan sedang melakukan hal yang sebenarnya tak seharusnya mereka lakukan karena saat mereka tersadar nanti mereka akan menyesali apa yang mereka perbuat.


Ya wanita Cantik itu adalah Clarisa.


Flashback


Sore ini,Gio pulang dari kantor nya lebih cepat dari biasa nya karena dia merasakan tubuh nya saat ini sedang tidak fit,beberapa hari ini dia begitu sibuk dengan pekerjaan nya.


Sampai Apartemen Gio langsung merebahkan tubuh nya di atas ranjang kamar nya.


Namun saat baru saja mata nya terpejam ponsel nya pun berbunyi.Gio menjawab panggilan tersebut dengan suara yang lemah.


..."Hallo"....


..."Hay,Gio apa aku mengganggu waktu mu?.....


..."Tidak Ca,ada apa?.."...


..."Gio kau terdengar sangat tidak baik-baik saja ya,karena suara mu kelihatan sangat lemah sekali"....


..."Saat ini aku sedang Apartemen Ca,baru saja sampai karena tubuh ku saat ini sedang kurang fit"....


..."Ya allah Gio apa kah kau sudah minum obat atau kedokter"....


..."Belum Ca ,aku belum minum obat dan kedokter....


..."Ya ampun kasian sekali kau,kalau gitu aku akan datang ke Apartemen mu ya,sekalian membawakan kamu bubur karena aku yakin kau belum makan kan?.."...


..."Iya Terima kasih Ca,nanti kau langsung masuk saja Password Apartemen ku 55610"....


Sejak pertemuan mereka di Kafe Keicha,Gio dan Caca sering bertukar kabar bahkan mereka juga sering berjalan berdua meskipun hanya sekedar makan siang atau makan malam.


Bahkan sedikit demi sedikit Caca sudah mulai bisa menghapus perasaan nya terhadap Keinan.Karena Caca menyakini bahwa mereka memang tidak berjodoh.


Setelah menelpon Gio Caca langsung menganti pakaian nya dan memoles sedikit wajah dan bibir nya.Setelah selesai Caca langsung mengambil tas selempang nya dan berangkat ke Apartemen Gio.


Selang 1 jam Caca sudah berada di depan Apartemen Gio,Caca langsung menekan Password nya dan tak lama pintu pun terbuka.


Caca masuk kesana langsung menuju dapur nya.Caca mau meletakkan bubur yang dia bawa dan membuat teh hangat untuk Gio.


Caca mulai membawa bubur dan teh hangat tersebut kekamar Gio,Caca memang tak harus mencari dimana kamar Gio karena di Unit Apartemen ini hanya ada satu kamar saja.


Caca langsung mengetuk pintu kamar Gio namun tak ada jawaban akhir nya di memberanikan diri untuk membuka pintu tersebut.


Benar saja ternyata saat ini Gio sedang tertidur dengan selimut yang menutupi tubuh nya.


Caca meletakan bubur dan teh hangat yang dia bawa ke atas nakas lalu dia mencoba kembali kedapur untuk mengambil mangkuk dan air hangat untuk mengompres Gio karena suhu badan Gio saat ini sangat panas.


Caca mulai mengompres badan Gio,karena Gio merasakan ada sentuhan di kening nya pun akhir nya membuka mata nya.


..."Ca,kamu sudah sampai?.."...


..."Iya...kau sudah minum obat?"....


..."Sudah"....


..."Tapi tubuh mu masih panas sekali Gio,atau perlu aku panggilkan dokter kesini?.."...


..."Tidak usah nanti setelah istirahat juga akan sembuh Ca"....


..."Ya udah kalau gitu kamu makan dulu ya aku sudah membawakan kamu bubur dan teh hangat"....


Gio menganggukkan kepalanya,Caca langsung membantu Gio untuk bersandar namun ketika pandangan mereka bertemu entah kenapa. jantung kedua nya berdetak sangat cepat.


Selama ini mereka dekat dan menanggap kedekatan mereka hanya sebuah persahabatan karena baik Gio dan Caca masih terjebak akan masa lalu mereka namun entah kenapa seiring berjalan nya waktu yang mereka merasakan kenyamanan.