Destiny Of Love Keinan

Destiny Of Love Keinan
17



🌸🌸🌸Flashback🌸🌸🌸


Dikediaman Reyhan


Shasi membuka kedua matanya walau pun sangat sulit karena seharian dia terus menangis hingga sampai dia tidak sadar langsung tertidur al hasil kedua mata Shasi sekarang bengkak.


Shasi melihat kearah samping nya ternyata suami nya masih tertidur pulas dengan tangan yang melingkar di pinggang nya.


Shasi mencoba melepaskan secara berlahan tangan Reyhan dan mulai bangkit untuk membersihkan diri dan mengambil air Wudhu.


Sekitar 30 menit Shasi keluar dari kamar mandi.Dan langsung mengambil alat sholat nya untuk melaksanakan kewajiban nya.


Reyhan yang meraba sebelah nya tidak mendapati Istri nya langsung terbangun dan saat menoleh ternyata istri nya itu sedang sholat saat ini.


Reyhan bangkit dari ranjang nya dan melangkah kekamar mandi.


Setelah keluar dari kamar mandi Reyhan langsung melakukan sholat subuh.


Semetara Shasi saat ini masih duduk di atas ranjang nya menunggu Reyhan karena ada yang mau dibicarakan oleh nya.


Setelah sholat Reyhan langsung menghampiri sang istri dan ikut duduk disamping sang istri.


..."Sayang....".Panggil Reyhan sambil memeluk Shasi dari samping....


..."Kak..Aku ingin kita bercerai".Ucap Shasi sambil meneteskan air mata ny....


Dipandang nya wajah Shasi agar menghadap nya terlihat air mata yang menetes disana.


..."Kenapa kamu meminta kita pisah Shas?Apa kamu udah tidak sayang dan cinta sama aku?Kamu tidak kasihan dengan kedua anak kita apabila kita berpisah ehm"....


Shasi tak menjawab dengan pertanyaan Reyhan kepada nya,namun hanya air mata saja yang terus mengalir deras sesungguh nya Shasi tidak ingin berpisah dari Reyhan dan tidak ingin melihat anak-anak mereka menjadi anak yang Broken home akibat perceraian mereka berdua.Tapi perkataan Jonathan kemaren selalu terngiang di telinga nya dan rasa nya sakit sekali.


..."Kak..hiks..hiks..Shasi enggak pantes mendampingi kakak karena hiks...hiks..Shasi dan anak-anak kita mengalir darah orang miskin hiks..hiks.."...


Reyhan ikut meneteskan air mata nya mendengar ucapan Shasi.


..."Sayang ..dengerin aku yang menjalani rumah tangga kita adalah kita sayang bukan orang lain,yang bisa menilai kamu pantas atau tidak pantas menjadi istri aku adalah aku bukan Dady"....


..."Tapi kak...hiks..hiks..apa yang diucapkan Dady Joe benar hanya orang yang terlahir dari keluarga terpandang yang pantas mendampingi dan masuk ke keluarga kalian"....


..."Kau ingat aku bukan keturunan dari Keluarga Mahardika,Dady Joe itu hanya Dady sambung ku..Jadi aku tidak ingin kita berpisah sayang,aku tidak mau kehilangan kamu dan anak-anak kita".Ucap Reyhan....


..."Kalau kamu tidak bisa masuk di keluarga Mahardika biar aku yang keluar dari Keluarga Mahardika,Karena memang aku ini keturunan dari Dirgantara bukan Mahardika".Ucap Reyhan Lagi....


..."Kak ..aku tidak ingin kakak menjadi putus persaudaraan dengan Dady Jonathan dan keluarga nya kak"....


..."Biar aku lah yang mengalah hiks..hiks..."...


Reyhan menyadari selama ini perlakuan Jonathan kepada nya memang sangat lah baik bahkan seperti ayah dan anak kandung,tak pernah Jonathan membeda-bedakan nya dengan Caca tapi perkataan Jonathan kemaren menyadarkan nya juga bahwa Reyhan dan Bunda nya tidak pantas masuk kedalam keluarga Mahardika karena dulu waktu Reyhan kecil pun dia dan Bunda hanya seorang penjual nasi uduk pinggir jalan untuk menghidupi mereka.