
Dunia Veluderan
Ibukota kerajaan GLACEIRASIA ,THE COLD CAVES. DI taman istana.
Herman 6 tahun.
“Gak aku gak mau pergi ke sekolah! Gak peduli aku soal tahta yang penting aku gak mau sekolah!” Teriak Herman kecil pada kepala pelayan kerajaan ketika disuruh supaya besok ia harus berangkat ke sekolah. “Nak Herman … ” katanya pelan, “ini adalah perintah raja ayahanda mu, lagian besok adalah hari pertama mu kesekolah masa kamu gak datang” lanjut si butler. “Untuk apa aku kesekolah!, Anak anak yang lain gak pergi ke sekolah sedangkan aku pergi ke sekolah!?, lagian sekolah itu membosankan!” Ujar Herman.
Wajar saja Herman mengatakan hal itu dikarenakan di kerajaan nya atau lebih tepatnya dunia yang dia tinggali sekolah hanya untuk keluarga kerajaan dan bangsawan.
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
Di ruang tahta.
“Mohon maaf kan hamba yang mulia, apakah Herman akan setuju untuk pergi ke sekolah?” Tanya seorang wanita cantik yang mengenakan gaun biru kristal dan mengenakan mahkota ratu yang terbuat dari perak dan berhias permata wanita tersebut adalah ratu kerajaan GLACEIRASIA yang bernama frostina quon ices. “Jika ia setuju sudah pasti tidak, akan tetapi dia sudah pasti tetap akan masuk ke sekolah” jawab seorang pria yang duduk di singgahsana,orang itu adalah raja kerajaan GLACEIRASIA ,Gondras von GLACEIRASIA. “Maksudnya?”tanya sang ratu, "sudahlah lihat saja nanti, …. Istriku"jawab sang raja sambil memasang senyum di wajahnya
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
CHAPTER 01: KEPRIBADIAN GANDA?
3 bulan sebelumnya, di lorong kamar Herman.
“Duuuh… gimana keadaan Herman ya?.." kata ratu frostina cemas sambil berjalan 2 di lorong kamar Herman. “Tenang lah istriku, dokter istana telah kukirimkan ke kamarnya” kata raja untuk menenangkan istrinya yang lagi cemas. “Tapi tetap saja aku khawatir, entah bagaimana… Herman anak kita tiba tiba sakit demam” kata ratu frostina yang semakin cemas akan keadaan anaknya.
Beberapa menit kemudian dokter membuka pintu kamar Herman.
“Syukurlah, yang mulia demam anak anda mulai mereda” kata dokter istana setelah mengelap keringat di kepala nya. “Ya syukur lah” jawab raja kepada dokter istana,
Mendengar demam anaknya mulai mereda ratu frostina pun mulai berlari masuk ke kamar herman.
Didalam kamar Herman.
“Anakku hermaan!, Akhirnya demam mu telah mereda" Teriak bahagia ratu frostina sambil memeluk Herman. “ Iya Bu demamku telah mereda, maaf ya karena telah merepotkan” kata Herman yang sedang dipeluk oleh ibu nya.
Setelah itu ayah Herman pun masuk ke kamar Herman.
“Syukurlah nak penyakit demammu telah meredah” kata ayah herman yang juga merupakan raja kerajaan GLACEIRASIA. “Iya yah” jawab Herman sambil melepaskan pelukan ibunya pelan pelan.
Melihat kondisi Herman mulai membaik orang tua Herman pun keluar dari kamar Herman.
°°°°°°°°°°°°°
Beberapa menit sebelum Herman sakit , di bumi di suatu negara kepulauan.
Terdapat seorang remaja laki-laki yang sedang menyeberang di zebra cross sambil bermain handphone.
°°°°°°°°°°°°°
Dunia Veluderan , kerajaan GLACEIRASIA, kamar Herman.
5 menit setelah orang tua Herman keluar dari kamar.
“Hei hei kak namamu siapa?” Tanya herman yang saat itu penasaran dengan sosok yang tiba-tiba muncul di pikiran nya.
Mendengarnya sosok itu pun mulai kesal dan berkata
“Dasar anak kecil! ,Panggil saja aku Rangga!”
“Hei omong kak kenapa kau bisa ada disini?”
“ Kenapa kamu menanyakan itu itu kan bukan urusanmu!” Kata Aldi Rangga yang mulai jengkel.
“Yaa aku kan hanya tanya kak?” kata Herman penasaran.
“Oke begini , saat itu di dunia lain yang jauh dari dunia ini ada planet yang bernama bumi, di suatu negara kepulauan, setelah itu aku mati,lebih tepatnya aku tiba tiba entah kenapa terpental dan terkirim ke dunia ini , atau lebih tepatnya ke dalam tubuhmu itu!”
“Ooh jadi ada dunia lain ya selain dunia ini”
“Ya kira-kira begitu, hei omong omong namamu siapa ?!" Kata Rangga yang kejengkelannya terhadap Herman mulai mereda.
“Ah! Namaku Herman von GLACEIRASIA, panggil aja Herman” kata Herman bangga sambil tersenyum.
“ Hei Herman apakah kau tak apa apa dengan aku yang tiba tiba masuk dan tinggal kedalam tubuh mu?”tanya Rangga sambil merasa sedih karena meninggalkan bumi dan orang-orang yang dicintainya.
“Yaah tidak apa apa sih kak, lagian kan kamu juga terpaksa”
Mendengarnya Rangga pun mulai tertawa. Mengetahui Rangga tertawa entah bagaimana Herman pun ikut tertawa.
" omong omong sekolah itu apa?, orang tuaku kemarin bilang ingin mendaftar kan ku ke sekolah ,kan katamu kamu pernah bersekolah, pasti tau sekolah itu apa?"tanya Herman ke Rangga
"sekolah adalah tempat dimana kamu akan dididik dengan cara yang ketat dan membosankan"
jawab rangga.
...****************...
BERSAMBUNG….