
Denis, adalah seorang kutu buku yang tidak bisa bergaul dengan temen sekelasnya bahkan ia justru dijauhi karena sifatnya tersebut. bahkan nyamuk pun tidak mau berada di dekat Denis saking tidak maunya berinteraksi dengan manusia yang bernama Denis ini, tapi itu hanyalah salah satu hal biasa yang diliat oleh orang lain.
dibalik itu semua ternyata Denis ini orang yang sangat menyukai dunia video recording, bahkan dia selalu membawa handycam kemana pun ia pergi untuk bisa menangkap momen yang tidak akan pernah dia liat lagi suatu saat nanti. hingga suatu hari saat sedang berselancar di internet ia menemukan sebuah situs video yang cukup menarik, karena penasaran ia pun membuka situs itu dan melihat salah satu video tersebut
"...jangan... jangan" desahan seorang wanita
"diam lu gak usah berisik" suara laki-laki
melihat video tersebut Denis terkejut dan melihat sekeliling nya, beruntung tidak ada orang dan Denis pun penasaran kelanjutannya, akhirnya dia pun memakai headset dan menonton kembali.
"gimana... enak...kan?" suara laki-laki
"ngg...ga... se... seseorang... to....tolong...!!!" jeritan si wanita
"gak usah teriak gak bakalan ada yang denger ini jauh dari keramaian...."
JDOOOORRR....!!!
si laki-laki yang di video pun tergeletak diatas tubuh wanita tersebut, dan sontak si wanita teriak dengan histeris
"waaaa....AAAAAKKKHH....!!!"
JDOOOORRR....!!!
melihat video tersebut Denis hanya terkejut, melotot dan menutup mulutnya karena tidak percaya apa yang dia liat barusan
"***** itu apaan?" dalam hati tidak percaya sambil terus menonton
lalu kamera pun mengarah ke seorang laki-laki yang memegang senjata api sambil berkata
"oke penonton setia gw, itu tadi adalah simulasi penyelamatan korban pemerkosaan, yang mana kita harus bertindak sangat cepat. tapi untuk bagian akhir tadi bukan dari rencana karena wanita itu adalah mantan pacar gw jadi saya bunuh aja karena percuma kalau di biarin" sambil tersenyum
"jadi jika kalian dengan video gw ini terhibur jangan lupa pencet tombol suka dan berlangganan ya. karena ada video-video menarik yang lainnya yang bisa kalian tonton, sampai jumpa lagi di lain waktu" video pun selesai
Denis masih tidak percaya apa yang di lihatnya, bahkan ia masih sedikit syok dengan video tersebut. tapi di sisi lain dia juga bingung kenapa ada video seperti itu tapi pelakunya tidak takut akan di cari oleh polisi, karena menurut Denis tidak mungkin seorang pelaku pembunuhan mau memperlihatkan wajahnya di depan umum apalagi dengan suka rela. Denis pun hanya terdiam dan tidak bisa berkata apa-apa, lalu ia di kejutkan oleh seorang perempuan
"door..."
Denis pun terkejut saat sedang fokus menonton video tersebut
"hayo abis liat apa?" canda si wanita
"apa cuma video biasa aja" dengan muka kebingungan
"masa sih?" jelas si wanita
"beneran, eh kamu anak baru itu ya?" tanya Denis
"iya koq kamu tau sih, kan aku belum kenalin diri" sambil tersipu
"ya soalnya baru kamu perempuan yang nyamperin saya"
"ooh kasian... btw nama saya Susan, salam kenal" sambil bersalaman
"saya Denis"
bel sekolah pun berbunyi tanda bahwa pelajaran sekolah akan segera di mulai
...
setelah pulang sekolah Denis pun pulang seperti biasa jalan kaki, jarak rumahnya yang jauh dari jauh tidak menurunkan semangat nya untuk jalan kaki ke sekolah. dan melihat itu pun Susan berinisiatif untuk bareng dengan Denis
"hayo... koq sendirian pulangnya?"
"eh... Susan iya udah biasa" jawab Denis dengan datar
"eh apa nih? kamu bawa handycam ya?" Susan yang penasaran
"iya kenapa mang?" tanya Denis
"boleh liat gak?"
"gak ah nanti rusak, soalnya ini tuh pemberian ayah saya"
"boleh lah ya ya ya sebentar aja" bujuk Susan
"yaudah tapi cari bangku ya sambil istirahat juga"
"okeh"
...
mereka pun duduk di sebuah bangku, Denis pun melepaskan tas nya dan mengeluarkan handycam nya
"waaah... keren banget boleh coba rekam?" Susan yang penasaran
"iya boleh, Yo bergaya yang cantik" sambil memegang handycam dan merekam
"eh... udah ngerekam ya?" susan dengan muka malu-malu
"yaah tadi katanya mau nyoba di rekam" matiin handycam
"aku punya ide, malam Minggu nanti kamu mau gak temenin aku jalan?" sambil tersenyum
mendengar perkataan Susan Denis pun terkejut dan tidak percaya dengan ucapan Susan. Denis pun bertanya lagi kepada Susan
"ngapain tadi?"
"ya malam minggu nanti mau gak kamu temenin aku jalan?"
ternyata Denis tidak bermimpi karena selama 18 tahun dia hidup baru kali ini ada wanita yang mengajak ia jalan bersama, akhirnya karena tidak mau membuang kesempatan Denis pun mengiyakan ajakan Susan tersebut.
"oke setuju," Denis pun menulis nomor telepon nya
"ini nomer telpon saya, nanti kamu telepon aja ya buat lebih pastinya"
Susan memberikan handycam ke Denis
"oke nanti aku kabarin ya"
Susan pun pergi duluan, Denis pun terdiam di kursi taman karena masih tidak percaya akhirnya dia bisa kencan dengan seorang wanita apalagi wanita yang baru ia kenal sehari, tapi dia sudah seperti kenal sangat lama itu tidak terlalu mengganggu pikiran Denis karena yang paling penting malam Minggu nanti dia punya temen jalan.
...
hari pun tiba-tiba Denis masih berdebar apakah Susan serius dengan ucapannya, dalam kebingungan itu terdengar suara bel rumah.
Bizzt...Bizzt...Bizzt
Denis menghampiri pintu dan membukanya ternyata benar Susan datang
"Hay?" sapa Susan
"Hay juga" sambil tersipu
"gimana udah siap?" sambil tersenyum
"udah yok" sambil memakai sepatu
"handycam kamu bawa kan denis?" tanya Susan
sambil jalan
"iya ini aku ba...wa.." Denis terkejut
"gak apa-apa sayang, ini itu kameraman aku jadi aku tuh mau video blog gitu tentang hubungan kita" sambil memegang tangan si laki-laki
"oh begitu koq kamu gak bilang sih? dan kenapa harus di kutu buku ini yang ngerekam" jawab si pria dengan nada heran
"iya karena dia itu temen sekolah aku dan dia juga mau bantuin aku jadi yaudah gak apa-apa kan?" bujuk Susan
"yaudah deh buat kamu apa sih yang enggak" sambil menggoda
mendengar hal tersebut Denis berada di sisi yang di rugikan karena dia sudah terlanjur menerima dan tidak kepikiran bahwa ia akan di permainkan oleh Susan, Denis pun terdiam karena ucapan Susan tapi Susan menegur
"Denis gak apa-apa kan? nanti aku kasih imbalan deh gimana?" tanya Susan
"yaudah deh, terus apa yang saya lakuin?" Denis tanya balik
"ya simple You just need to keep recording until we finish, all right?"
"itu doang?"
"yup itu doang"
"oke" jawab Denis
"eh inget ya kutu buku kalau rekaman nya jelek awas lu" ancaman si pria
"iye iye" sambil nyalain handycam
akhirnya mereka bertiga pun berangkat kesebuah wahana permainan yang ada di dekat kota, sambil sesekali Susan berpacaran dengan pria tersebut. Denis yang melihat itu pun mulai ada perasaan sedikit jijik dengan aktivitas mereka berdua
"jadi ini yang namanya orang pacaran" dalam hati Denis
Denis yang merekam momen mereka sudah mulai ada perasaan ilfil karena ia hanya jadi nyamuk saja yang mengikuti ke romantisan mereka, ingin rasanya Denis melempar mereka berdua dengan kotoran binatang tapi urung di lakukan karena Denis masih sayang dengan dirinya. saat mereka akan pulang lalu Susan mengarahkan gebetannya itu ke sebuah tempat yang sepi, melihat hal itu pun Denis berusaha untuk tidak ikut.
"kalian berdua aja ya, kaya saya gak bakalan kuat kalau sampai harus kaya gitu" dengan muka gelisah
"gak apa-apa, kan kamu kameraman jadi rekam aja aktivitas kita sampe selesai oke?" Susan yang senyum memiliki arti lain
melihat senyuman Susan itupun Denis merasa curiga, dia pun mulai berpikir
"jangan-jangan mau di rekam terus di upload ke situs porno lagi" gusar Denis dalam hati
"eh kutu buku udah lakuin aja tugas lu gak usah banyak ngomong ngerti?" bentak si pria
akhirnya Denis pun merekam aktivitas mereka, dimulai dari si pria yang mulai meraba-raba tubuh Susan lalu bermain di bagian tubuh lain. dan saat si pria ingin mencium bibir Susan
JLEEBB...!!!
Susan menancapkan sebuah pisau ke tangan si pria
"aaaakhh... ini sakit, dasar lacur"
pria itu pun meringis kesakitan dan memukul Susan, sampai Susan terpental karena terkena pukulan. Susan pun tidak sadarkan diri, Denis yang melihat pun mulai ketakutan walaupun kondisi handycam nya masih merekam kejadian tersebut. si pria pun menghampiri Susan sambil mengambil pisau yang menancap di tangannya
"dasar lacur, berani-beraninya kamu nusuk gw dengan pisau" sambil berjalan ke arah Susan
"Susan bangun... Susan...!!!" teriak Denis
"haah? nih kutu buku berisik pula, gw bunuh dulu aja" pria itu berbalik ke arah Denis
melihat pria itu Denis hanya bisa berdiam tidak bisa bergerak, Denis merasa saat itu tubuhnya seperti tertanam ke dalam bumi dengan penuh rasa takut Denis memejamkan matanya
"Denis... kamu... masih merekam...kan?" tanya Susan yang mulai bangun
"Susan? ii...ya...aku...masih nge...re..re...Kam ini" dengan nada ketakutan.
"oh masih idup ternyata lu ya" si pria dengan nada kesal
lalu saat berbalik badan, kepala si pria pun di pukul oleh Susan dengan balok kayu sampai kayunya patah
BRAAAAAAKKK....!!!!
"Aaaakhh...!!!" si pria pun tersungkur di tanah
saat tersungkur di tanah itu Susan mengajar si pria sampai babak belur dan tidak bisa berdaya.
si pria pun merangkak ke arah Denis dalam keadaan sekarat pria itu meminta pertolongan dari Denis
"bro tolong...ini perempuan gila" sambil mengulurkan tangannya
Denis yang melihat pria itupun tidak bisa melakukan banyak, dia hanya bisa terus merekam kejadian tersebut
"bro tolong...tolong...gw" pinta si pria dengan nada sedih
Susan pun menarik kakinya, kali ini Susan menusuk pisau ke badan pria tersebut
"akh...."
"aaakh..."
"aaaakh...cukup...ampun...uuukh..."
"aku sangat menikmati ini, wahahahaha...." kata Susan sambil terus menusuk pisau ke badan pria tersebut, dan Susan pergi mencari barang lain. dalam keadaan seperti si pria tetap berusaha meminta tolong kepada Denis
"bro tolongin...gw... bantuin... selamatin gw dari perempuan gila ini"
melihat pria tersebut yang sudah sekarat Denis pun berkata
"gimana rasanya? hahahaha" kata denis sambil tertawa
"gw gak tau tuh cewe kenapa, tapi lu mang pantes dapetin itu" sambil sumringah
"********... gw bakalan... bunuh...lu"
si pria itu pun bangkit bangun tapi saat akan bangun, Susan muncul di belakang pria tersebut dan kembali memukulkan balok kayu ke kepala pria tersebut sampai bocor dan mengeluarkan banyak darah
"AAAAAKKKHH...SUDAH... CUKUP....AKU TIDAK KUAT....!!!"
"tolong biarkan...gw...tetap...hidu...?"
Susan pun kembali menghantamkan balok kayu ke kepala pria dengan sangat keras berkali-kali sampai kepala pria malang itu benar-benar pecah dan isinya keluar semua bahkan Sekarang tubuh Susan sudah penuh dengan darah, dan si pria pun tewas mengenaskan dengan kepala hilang karena pecah berkeping-keping dan tubuh banyak luka tusukan. melihat itu Denis seperti menikmati pemandangan tersebut, Denis tersenyum bahagia melihat kondisi pria tersebut. Susan pun berkata
"gimana kamu masih merekam kan?" kata Susan sambil tersenyum
"iya aku masih ngerekam, hahahaha" kata Denis dengan tawa bahagia.
"sepertinya kamu menikmati pemandangan ini, kamu menikmati atau kamu horny liat aku mukulin orang sampai tewas?"
mendengar perkataan Susan pun Denis melihat kebawah, Denis tidak sadar selama kejadian tadi dia bernafsu melihat Susan yang memukuli pria itu sampai tewas
"Iyah sepertinya aku mulai menikmati, hahahahahhaha..." kata Denis dengan muka bahagia
melihat ekspresi Denis, Susan pun hanya tersenyum. dan tiba-tiba mendapatkan ciuman dari Susan.
"lain kali kita buat video yang lebih bagus lagi ya" kata Susan dengan gaya memegang mayat pria malang itu dengan tersenyum bahagia.
dalam keadaan seperti itu ternyata Denis menampakkan sifatnya aslinya, Denis yang bahagia melihat kematian di hadapannya seperti sudah biasa melihat hal tersebut. bahkan Denis sampai tertawa karena bisa melihat momen tersebut, bagi Denis ini pertama kalinya ia melihat orang tewas dengan cara mengerikan. Dan ini masih permulaan, ini adalah awal dimana kehidupan Denis akan berubah 180° setelah mengenal Susan. ternyata Susan yang ada dipikiran Denis adalah seorang psikopat yang tidak segan menghancurkan kepala orang lain dengan mudahnya. sejak hari itu pun akhirnya mereka berdua selalu bersama dan tidak pernah lepas.
apa yang akan terjadi kepada mereka berdua selanjutnya. dan apakah mereka tertarik untuk ikut menjadi konten creator di situs D-Tube?
Bersambung...