
setelah Rifki menyelesaikan biaya administrasi dia masuk ke dalam ruangan ayah nya kebetulan bunda nya sedang ke toilet sedangkan Kila dia sudah ijin pulang tadi setelah mendapat kata kata tak enak dari diri nya
"ayah ini Iki bawain buah ayah makan dulu ya (Rifki meletak kan buah pir yang di belinya di dekat rumah sakit itu tadi)
"kamu siapa!..
(deg kata itu menohok Rifki dia bingung...)
"yah ini Rizki ayah lupa aku anak ayah la ,oh aku tahu ayah mau ngerjain aku ya gak mempan yah aku udah tau
candaan ayah udah basi
"Rizki sudah mati kamu jangan berpura pura menjadi Rizki kamu Rifki kan anak kurang ajar yang pergi dari rumah
sekali lagi jantung Rifki rasanya tertusuk seribu paku dia diam mematung sambil memegang apel yang akan di kupas kan nya untuk sang ayah
"kenapa kamu balik kesini bukan nya kamu bilang kamu bisa hidup tanpa saya ,tanpa aturan dari saya ha...sejak saat kamu menginjakkan kaki ke luar rumah kamu bukan lagi bagian keluarga ,kamu gak usah pura pura perduli dengan saya pergi ......pergi....kamu(bentak Ayah nya)
air mata Rifki rasanya ingin keluar tapi dia tahan dan pergi keluar dari ruangan ayah nya itu ,bunda nya yang baru saja kembali dari toilet melihat anak nya yang pergi dengan langkah terburu buru
"loh Ki kamu udah selesai ngobrol bareng ayah Ki...(bunda nya terus memanggil tapi dia tak menoleh dan terus berjalan menyusuri rumah sakit menuju parkiran )
"yah kok Iki keluar buru buru banget sampai gak jawab bunda "
"kamu udah tahu kan ...
"ha...tau apa yah maksud ayah gimana?
"kamu udah tahu dia bukan Rizki tapi Rifki iya kan
bak tersambar petir seketika kaki istri nya itu lemah dan mencari tumpuan untuk berdiri sambil memegang hati nya
"yah jangan bilang ayah mengusir Rifki kedua kalinya
"kenapa kalau iya kau tahu kan anak itu hanya bisa membuat ku malu saja dia sangat berbeda dengan Rizki aku jadi ragu mereka kembaran ,kenapa harus Rizki yang meninggal duluan kenapa gak si Rifki anak tak berguna itu saja yang meninggal
"ayah ...(bentak istrinya ) jaga ucapan ayah selama ini bunda dijamin semua perlakuan ayah sama Rifki karna bunda hormati ayah sebagai kepala keluarga tapi kali ini bunda gak akan tinggal diam ,ayah punya 2 anak kembar bukan hanya satu dan jika mereka berbeda lalu kenapa mereka juga ingin di sayangi dan di manjakan tapi ayah apa...tidak kan ayah hanya memanjakan Rizki ayah selalu membanggakan nya dia di depan banyak orang walaupun Rifki ada di sana ayah tak pernah melihat ke arah nya
ayah tidak tahu perjuangan Rifki selama ini bagaimana agar mirip dengan Rizki demi ayah dia mati Matian belajar meninggalkan semua hobi nya hanya demi menjadi persis seperti Rizki ayah tahu bagaimana susah nya dia selama ini melawan semua godaan dari teman nya yang mengajak nya untuk ke club' bermain wanita dan lainnya tapi dia berusaha menolak dia melakukan itu semua demi ayah demi kesehatan ayah kenapa yah kenapa ayah gak pernah bisa memandang sisi baik Rifki kenapa....ingat ini...kalau Rifki keluar dari rumah maka bunda akan pergi dengan nya terserah ayah mau melakukan apa cari lah boneka yang bis ayah kendalikan sesuka hati ayah lakukan sesuka hati ayah bunda menyerah....bunda lelah...(bentak bunda Rifki mengeluarkan semua unek unek nya lalu pergi dari tempat itu.
sedangkan ayah Rifki terdiam di kasur nya merenungi semua ucapan istrinya itu dia hanya menatap pintu itu dengan tatapan kosong Sabil melamun.
di tempat lain
Rifki pergi ke salah satu jembatan yang paling tinggi di kota itu dia membuka helm motor nya Dan turun berdiri ke tepi jembatan itu
"aaaaaaaaaaaa..,...kenapa gue harus lahir.......kenapa .....
kalau memang gue gak di harapkan untuk hadir di dunia ini kenapa aku di lahirkan kenapa aku tidak mati saja kenapa ......aku lelah ....aku lemah ...aku tak sanggup dengan semua drama sialan ini aku benci....situasi dimana aku harus terlihat lemah di hadapan semua orang aku ingin menghilang dari dunia ini ...aku ingin pergi ....
Rifki menaiki jembatan itu dan
"woy...Lo gila ha jetek banget otak Lo jangan bilang Lo mau bunuh diri (Kila datang menarik tangan Rifki ke tengah jembatan)
"lepas tangan gue(ucap Rifki dingin)
"ngak
"lepas gue bilang(bentak nya keras
"siapa yang mau bunuh diri gue cuma mau nenangin pikiran gue kenapa Lo ganggu ha...
"kalo Lo nenangin diri bukan disini tempat nya ayo gue tunjukkin tempat yang tepat
Rifki menurut mengikuti arah jalan Kila ,Kila menuntunnya ke sebuah masjid dan menyuruh nya untuk sholat
"gimana hati Lo tenang sekarang
"hmm
"sekarang Lo cerita Lo kenapa ha...
"gk gue gak mau cerita sama cewek orang
"maksud Lo
"gue udah liat Lo berdua sama pacar lo di pantai kemarin
"maksud Lo Alex dia teman gue kebetulan kita ketemu kemarin itu gue ada masalah jadi gue curhat ke dia
"segitu gak percaya nya Lo sama gue sampai milih curhat sama orang lain
"bukan ..bukan gitu maksudnya
"terus....
ikut gue ada yang perlu Lo ketahui ,Kila membawa Rifki ke pemakaman kakak nya tak lupa dia membawa bunga untuk menyekar di makam kakak nya itu
"assalamualaikum kak Kila datang ,Kila gak sendiri Kila bawa teman
"Lo ngapain bawa gue kesini
"dia alasan gue jauhin Lo kemarin
"maksud Lo
"ya kemarin gue sengaja jauhin Lo karna gue lagi mencari tahu soal kematian kakak gue yang terlibat tabrak lari dan hal yang paling buat gue makin drop kakak gue meninggal di hari ulang tahun gue saat itu perasaan gue bener bener hancur dan kalut gue sampai bersumpah akan membuat hidup orang yang membuat kakak gue meninggal tak tenang selamanya namun orang yang membuat nya meninggal malah ikut juga sudah meninggal
"terus kenapa Lo dendam sama gue
"karna yang nabrak kakak gue itu kembaran Lo
"ha... maksud Lo
"ya kakak Lo Rizki dia yang nabrak kakak gue
awalnya gue ngira Lo yang nabrak karna kemarin tanpa sengaja gue ngeliat mobil yang di pake kakak Lo nabrak kakak gue di rumah Lo gue juga minta bantuan beberapa temen gue ahli it untuk bantu selidikin dan semalam Meraka jelasin semua Sama gue .
"sory tapi gue gak tau kalau itu kakak Lo dan juga..
"udah gak usah di bahas oh ya Lo belum cerita masalah Lo
"ayah udah tau gue bukan Rizki dia ngusir gue ...gue gak tau harus gimana lagi biar bisa di pandang ayah bagus
aku bingung