Cool Boy And Bad Girl

Cool Boy And Bad Girl
semakin jauh



setelah kepergian kila Rifki pergi dari sana meninggalkan Tia dan teman teman nya itu


"eh Ki...kok aku di tinggal sih " Tia dan teman teman nya menyusul Rifki yang sudah pergi jauh Karna langkah Rifki yang cepat Tia dan teman nya ketinggalan jauh dan tak melihat lagi di mana Rifki


"eh bebeb aku mana" ucap Tia


"kita gak tau Kil kita kan sama sama ngejar tadi


"ihh Lo berdua sih lelet banget jalan nya


"hah kita lelet yakin Lo


padahal sedari tadi Tia lah yang kementelan saat di suruh berlari dia malah tak mau dia berjalan mentel dan sangat lambat


semakin hari jarak antara kedua nya semakin terlihat bahkan mereaka kerap sekali bertengkar di sekolah dan jarang bertemu jika di rumah sepeti saat ini Kila hendak cabut dari kelas nya


"berenhenti siapa yang ijinin Lo keluar Lo gak liat semua murid masih di dalam kelas


"Lo siapa ngatur ngatur hidup gue ha


"gue ketua kelas kewajiban gue buat mengkordinir keadaan kelas dan Lo jangan buat ke kacauan


"gua gak buat kekacau an gue cuma mau pergi ke kantin


"Lo liat sekarang waktu istirahat apa bukan


"bukan


"yaudah kenapa Lo mau keluar


"Karna gue laper


"duduk


"males


Kila melenggang pergi dari kelas Rifki mengikuti nya dari belakang ,saat di kantin Kila memesan makanan lalu kemudian pesanan nya datang Rifki dengan cepat menyambar makanan itu dan memakan nya juga minuman yang di pesan Kila tentu Kila menjadi kesal di buat Rifki


"Lo kalo mau pesen sendiri jangan ngambil punya gue


Rifki hanya diam tak bergeming ,Kila memesan lagi kali ini Rifki tak memakan nya tapi memberikan nya pada salah seorang siswa yang kebetulan ada di kantin itu


" mau Lo apa sih ha


"Lo masuk kelas


"gue laper bego


"bodo


"ishhh bangsat Lo


Kila akhirnya mengalah dan pergi menuju ke kelas nya Rifki kembali mengekori nya lagi di belakang Kila


tak lama setelah itu guru masuk dan mengajar mereka


"anak anak ibu punya kuis buat kalian dan siapa yang cepat menjawab ibu persilahkan keluar kelas terlebih dahulu gimana setuju


"setuju buk


"ok tapi sebelum kita mulai kuis ibu ada satu hal yang akan di sampai kan sebentar lagi bakalan ada pertandingan basket antar kelas jadi ibu selaku wali kelas kakia semua ibu akan memilih sekaligus mengawasi kalian nanti saat berlatih untuk pertandingan basket kemungkinan kata kepala sekolah kita nanti nya grup basket ini akan di bawa tanding lagi melawan sekolah lain bahkan sampai tingkat provinsi jadi ibu berharap bagi anak anak ibu yang di kelas ini yang berminat untuk ikut lomba basket silahkan mendaftarkan diri kepada ibu untuk perlombaan antar kelas siapa saja boleh ikut ya termasuk cewek tapi kalau untuk pertandingan antar sekolah lain ibu masih belum tau gimana kelanjutan nya jadi gimana ada yang mau ikut untuk pertandingan basket ini


"say buk


"saya buk


(ucap Rifki dan Kila bersamaan dan langsung di sorakin satu kelas itu)


"cieeeee kompakan ni ye....


"udah udah tenang anak anak ok ibu bakalan masukin nama kalian berdua ya siapa lagi ni yang mau ikut kita pakai 8 pemain 6 pemain inti dan 2 orang lagi sebagai cadangan


"baiklah ibu sudah dapat nama nama nya sekarang kita mulai kuis nya ok


"baik buk


mereka memulai pembelajaran nya dan ada yang keluar terlebih dahulu karena bisa menjawab soal ada juga yang keluar paling terakhir Karna tidak tau menjawab dan harus menunggu hingga bel istirahat berbunyi


seperti biasa Kila dan teman pria nya berkumpul di kantin kali ini dia tak bersama Lala karna Lala lebih memilih di kelas memakan bekal nya Lala juga merupakan anak yang introvert sekali dan dia tak suka bergaul dengan para lelaki dia bahkan selalu menghindari yang namanya berkumpul dengan para pria


"eh Kil gue denger Lo ikut lomba basket ya


"ya besok mungkin bakal latihan kenapa emang


"gue juga ikut berarti kita bakal jadi lawan dong


"yaudah kita buktiin Lo hebat apa kagak main nya


"wah sepele Lo sama gue Kil gimana kalau kita main ntar pulang sekolah gimana


"boleh gue juga udah lama gak main belakangan ini lagi males


kemudian salah satu teman Kila yang bernama biliy menanyakan soal Lala pada Kila pertama melihat Lala yag memiliki sosok kalem dan lembut dan juga sepeti ada hak misterius di balik dirinya membuat bily tertarik padanya


"ok oh Kil temen Lo yang kemarin sama Lo siapa tu namanya


"si Lala maksud Lo


"ya


"kenapa dia nya


"gue denger dia ikut juga Lo ajakin aja sekalian kita main bareng


"boleh ntar gue ajak


"oh ya kok gak Lo ajak ke sini si biar kita bisa gabung


"alah bilang aja bil Lo naksir ya sama dia


"elah bro Lo kayak gak pernah ngicer cewek aja


"gue bilangin sama Lo Kil Jagan mau deketin temen Lo sama Bili ntar malah di gosting lagi dia tu hobi buat para kaum betina galau mikirin dia


"men jangan buka kartu dong belum juga pdkt udah Lo ancurin aja rencana gue


"dia gak mudah di dapetin bil dia GK seperti yang lo pikirin gue yakin ada yang di sembunyikan sama dia taoi gue gak tau itu apa dan alasaan nya kenapa


"itu dia Kil gue suka tu liat cewek misterius gitu kek menantang gitu


"hmm serah Lo saran gue jangan pernah Lo sakiti dia kalau dia sayang sama Lo atau nanti Lo berurusan sama gue dia tu polos jangan Lo rusak paham


"tenang aja Kil gue ngerti kok


(ucap Bili kemudian merangkul Kila )


dari kejauhan Rifki yang melihat Kila dan para teman teman pria nya itu merasa kesal dan jengkel apalagi Kila duduk di antara para teman pria nya itu Karna sudha sangat kesal Rifki berencana


Rifki berjalan ke arah Kila dan para teman teman nya


"kil Lo di panggil Sama pak Yudi di tunggu di kantor nya


"hmm ntar gue kesana (ucap Kila jutek tanpa menoleh ke Rifki )


"sekarang katanya ada hal penting yang mau di omongin sama Lo


"ya


Kila bangkit dan berjalan ke arah ruangan kantor pak Yudi sementara Rifki dia berjalan dengan senyum sumringah nya menuju ke kelas


sementara di tempat lain kila saat ini sedang menahan malu akibat Rifki tadi ternyata dia bukan di panggil pak Yudi ke kantor nya melainkan pak Yudi menyuruh siswa yang ingin ikut olimpiade menghampiri nya Karna itu Kila jadi terdaftar mengikuti olimpiade fisika antar kelas di sekolah nya,Kila tak dapat menolak lagi dan dia pasrah menerima nya lalu keluar dari dalam ruangan pak Yudi tersebut .