
hari ini adalah lomba balapan antara Genk lion dan Scorpio kedua peserta yang ikut dari tim nya masing masing menutupi wajah mereka
"kil Lo kok nutup muka Lo
"gue sebenernya udah pernah lawan tim mereka tapi gue bukan gabung Genk lain bisa aja nanti mereka ngira gue gak Sportiv Karna gabung ke semua Genk
"oh gitu yasudah terserah Lo aja deh oh ya Lo jaga keseimbangan dan fokus jangan Sampe kecolongan garis finish ok
"iy tenang aja
sebelum pertandingan di mulai imam merasa ada yang janggal di hatinya dia mengatakan nya pada Rifki
"Ki gue kayak pernah liat motor itu tapi gue lupa kapan
"coba Lo inget
"emmm kapan ya...." imam menggaruk garuk kepala nya yang tak gatal
oh gue ingat saat Genk kita lawan Genk cobra men tu cewek gesit banget mending Lo hati hati Karna kemarin Genk kita kalah telak di buat nya padahal cewe men eh tapi kenapa dia gabung Genk baru ini bukanya dia Genk cobra
"udahlah udah ma dimulai gue cabut ya
"ya hati hati men inget ya jangan sampai dia menang lagi men dia cewek Lo
"ya diem lah berisik Lo tau gak
wasit berdiri di tengah "siap...kita bakal mulai sekarang"
"tunggu gue mau nambah satu peraturan pemain yang kalah harus buka helm dan penutup wajah nya di hadapan semua orang
Kila sempat menolak Karna dia ragu tapi dia di yakinkan salah satu teman Genk nya dan menyemangati dia akhirnya dia pun setuju dengan persyaratan itu
"ok itu peraturan tambahan nya baiklah kita langsung mulai saja
"satu .....dua.... mulai
kedua nya beradu di sirkuit balap mereka memacu gas nya sekuat mungkin saling melewati satu sama lain
mereka hampir imbang namun di putaran terakhir Kila seperti tak konsen memang belakangan ini kepala nya sering terasa nyeri di bagian belakang namun dia tak terlalu menanggapi Karna dia mengira itu hanya lah sakit kepala biasa namun semakin lama sakit di kepala nya malah semakin parah dan seiring berjalan nya waktu dia mulai kehilangan kesadaran motor nya pun berpacu tak beraturan Karna tak ada yang mengendalikan motor nya lari dari sirkuit lapangan balap
brak.....suara motor yang terbanting dan terpental pental
sementara pemgemudi sudah terbaring Karna terlempar dari motor semua orang langsung berlari menghampiri dan mengerumuni nya Rifki yang memang sadar ada yang aneh dari gerak gerik pengemudi itu memberhentikan motor nya dan langsung turun melihat ,
"awas ...awas...biar kita aja yang bawa temen kita(ucap salah satu teman Kila yang ada disana )
Rifki pun menyingkir dan membiarkan nya tapi dia tetap di sana melihat kondisi lawan nya itu
teman Kila membuka helm dan seluruh penutup wajah Kila
"Ki...sini Lo ngapain disitu goblok(panggil imam)
Rifki menoleh dan menghampiri imam dia belum sempat melihat wajah Sang pengemudi tersebut .
"udalah gak usah kita balik aja yuk mereka juga udah kasih barang taruhan nya cabut aja mending yuk
"woy men gak sportive lah gitu itu namanya licik Lo balikin semua kita ikut kegiatan gini mempererat pertemanan bukan cari barang taruhan Lo lupa
"tapi kan men kita udah menang lagian yang tadi itu udah putaran terakhir udah lah
"Lo balikin sekarang atau gue keluar
"iya (imam pun mengalah dan mengembalikan semuanya)
sedangkan Kila dia sudah di bawa ke rumah sakit oleh para teman nya mereka juga mengabari orangtua Kila yang berada di Paris saat ini tadi malam orang tua Kila berangkat kesana untuk perjalanan bisnis namun Karna hanphone orang tua Kila di nonaktifkan mungkin Karna masih di dalam pesawat sehingga akhirnya mereka tak bisa memberitahu kan semua itu
mereka membohongi dokter agar menyetujui merawat Kila salah satu dari mereka mengaku sebagai kakak kandung Kila
"Dok tolong periksa Adik saya dia kecelakaan dok
"maaf tuan silahkan urus data diri dulu
"ya adik anda akan langsung di tangani jadi tolong isi formulir ini dulu
"baiklah sini
mereka semua khawatir Karna benturan di kepala Kila sangat keras walaupun dia memakai helm tetap saja akan ada luka cedera Karna dia memakai hek tanpa kaca penutup wajah jadi beberapa bagian di wajah nya tergores
juga kaki dan tangan nya cedera ringan
setelah beberapa waktu dokter yang memeriksa Kila keluar
"gimana keadaan nya dok
"hanya luka luar saja dan beberapa tulangnya juga cedera namun tidak terlalu parah mungkin masa pemulihan nya memakan waktu 7 hari saya sarankan jangan melakukan aktifitas berat dahulu Karna itu akan berakibat fatal pada tulangnya dan satu lagi bagian otak kecil nya seperti nya sedang bermasalah jika tidak di tindak lanjuti itu akan berbahaya kalian silahkan bawa dia ke dokter spesialis otak di rumah sakit ini sebenarnya ada hanya saja di datang besok hari ini dia tak ada jadwal apa kalian ingin memriksakan nya waktu supaya saya bantu untuk mengatur penjadwalan nya dengan dokter Karin
"lakukan yang terbaik dok oh ya apa Kila harus di rawat inap dok
"sebenarnya tidak Karna tidak ada yang terlalu serius tapi bila kalian ingin dia rawat inap juga tak apa Karna besok juga dia akan di periksa dokter Karin bukan
"baiklah dok
setelah itu dokter itu pergi mengecek pasien lainnya
semua teman Kila bergantian masuk melihat kondisi nya
mereka semua juga patungan untuk membayar rumah sakit dengan kondisi seperti itu mereka tak mungkin menunggu orang tua Kila datang mereka mengambil kebijakan sendiri dan membayarkan rumah sakit Kila
untunglah tak ada anggota tim yang protes mereka semua punya jiwa kekeluargaan yang tinggi padahal Kila adalah anggota baru
saat malam hari beberapa dari mereka pulang Karna mereka juga berjumlah banyak dan itu tentu saja mengganggu ketenangan rumah sakit jadi yang menjaga Kila hanya 5 orang saja 2 wanita dan 3 pria itupun mereka sebagian ada yang menunggu di luar ruangan dan sebagian nya lagi menjaga Kila di dalam ruangan
berbeda dengan Kila yang terbaring di rumah sakit Rifki saat ini berbaring di kamarnya dia sejak tadi gelisah entah hal apa yang membuat nya tak tenang sedari tadi dia juga memikirkan Kila seminggu ini jarak antara mereka sangat terasa untuk nya dia merasa ada yang kurang di hidup nya sejak Kila jauh dari dirinya ,padahal malam itu dia akan menyatakan perasaanya namun ternyata Kila sudah memilki pasangan