
pagi hari ini Kila dan Rifki berpapasan di pagar sekolah keduanya kebetulan datang bersamaan tak ada saling sapa yang ada hanya lirik lirikan saja Rifki kembali cuek begitu juga dengan Kila dia menganggap Rifki seperti orang asing
di kelas mereka berdua juga saling diam diaman bahkan menoleh untuk melihat satu sama lain pun mereka tidak
seisi kelas pun merasa aneh dengan mereka berdua Karna kemarin mereka bahkan mengira bahwa Rifki dan Kila itu berpacaran sangkin dekatnya mereka bahkan kemana mana selalu berdua
Tia yang melihat hubungan Rifki dan Kila sedang berantakan mencoba mengambil kesempatan mendekati Rifki , seperti jam istirahat hari ini Tia dan Genk nya datang
ke kelas rifki "hai Ki kita kantin bareng yuk
Rifki tak menjawab tapi kaki nya bangkit dari kursi dan pergi dari kelas ke kantin sekilas dia melirik Kila tapi yang dilirik asik sendiri memainkan handphone nya dengan menempelkan earphone di telinga nya
di kantin
saat ini kantin di penuhi dengan lara siswa siswi yang keluar masuk untuk membeli cemilan untuk mereka makan di ujung kantin terdapat Tia dan Genk nya yang merasa sangat bangga dan menyombongkan diri Karna pergi ke kantin bareng dengan Rifki dia merasa dia adalah pacar seorang good boy di sekolah nya bahkan tak segan segan dia memalak anak kantin sana namun saat ini dia sedang sial dan malah salah memilih sasaran dia mencoba memalak siswi baru di kelas Rifki nama nya Lala
"heh Lo serahin uang pajak Lo sama kita(ucap kedua teman tia)
"pajak apa ya kan disini kita bebas buat beli makanan kan kenapa harus bayar pajak di sekolah GK ada buat peraturan gitu(ucap nya dengan wajah polos nya yang culun )
"Lo gak tau kita siapa ha Lo liat di meja ujung kantin dia itu ketua OSIS di sekolah ini dan perempuan di sampingnya itu pacarnya jadi Lo harus patuhi kita paham Lo
kemudian dia langsung merampas duit yang di tangan murid culun itu
"tapi kan kan disini GK ada peraturan gitu (ucap nya mulai takut) uang aku juga pas pas an
"kurang ajar ya lo(ucap nya hendak menampar murid culun itu tapi sayang nya tangan nya di tangkap Kila )
"apa Lo semua ha disini bukan Tempat malak sekali lagi gue liat Lo pada habis Lo
"apa Lo kira kita takut gak la ya Lo liat tuh si Tia bareng siapa mereka itu udah pacaran dan Lo gak punya kuasa apa apa lagi sekarang Karna Rifki udah ada di pihak kita
"bodoamat mau dia di pihak siapa kek yang namanya malak tetap aja salah dan gue gak takut sama Lo semua paham Lo pada(ucap Kila menunjuk kepala mereka satu persatu. "heh kurang ajar ya Lo awas aja Lo tunggu disini kita bakal buat pelajaran sama Lo
"silahkan gue tunggu pelajaran dari Lo
Kila pergi menuju salah satu meja kosong di kantin dan murid culun itu masih saja mengikuti dia
"Lo ngapain ngikuti gue hah(ucapnya galak)
"em...itu gue ..itu (dia tergagap Karna takut dengan bentakan dari kila) kemudian dia hendak pergi dari kursi itu
"udah Lo duduk aja (ucap Kila yang kasihan melihat nya)
Kila memesan makanan nya dia juga memesankan untuk murid culun itu
"ehh gue gak makan gu..e udah gak punya uang tadi udah di ambil sama mereka
"bodoh kenapa gak Lo minta dodol
"emm itu aku ..tadi
"udalah Lo ngomong aja lama banget hari ini gue lagi baik gue traktir Lo Lian kali jangan mau di palak sama mereka semua status murid di sekolah ini sama tidak ada yang di beda bedakan Lo tenang aja bahkan walaupun kasta mereka lebih tinggi kita tetap sama si lingkungan sekolah yaitu sebagai siswa paham
"Lo emang Lata apa gimana sih
"emm kalo aku gugup aku jadi Lata gini tapi kalo aku tenang ya aku bisa ngomong biasa aja
"oh
tak lama pesanan mereka datang "ini makanan nya "
"ya makasih ya mang
"sama sama
setelah tukang kantin pergi Kila pun mulai memakan makanan nya " maka buruan bentar lagi masuk kelas udah jangan takut gue gak makan orang tapi omongan gue emang kasar kalo lo gak suka Lo pergi
"emm ngak kok a..ku tau kamu baik aku..yakin
"terserah Lo cepetan abisin selsai itu kita balik ke kelas
"I..ya
baru saja selesai makan Tia and the Genk datang mengkacau mereka
"woy Lo apain temen gue ha..." ucap Tia sombong depan Kila sembari menggandeng tangan Rifki sementara Rifki hanya diam saja menatap Kila dengan tatapan yang sulit di artikan saat ini .
"temen Lo gak salah bilang temen apa babu
"He..jaga ucapan Lo ya
"cih...
"kurang ajar ya Lo (Tia mengambil mangkuk sisa bakso Kila saat akan menyiramkan nya ke wajah Kila teman nya melindungi nya dan alhasil Lala yang terkena kuah bakso itu baju nya jadi basah dan kulit nya juga terasa panas Karna kuah bakso itu di beri saos dan cabai yang lumayan banyak oleh Kila
"kurang ajar ya Lo " byur.....kila menyiram sisa kuah bakso salah satu siswa yang sedang di kantin itu langsung ke wajah Tia dan tersenyum senang
"ah....Panas ...panas bangsat ya Lo Kila awas aja Lo
"rasain makanya jangan cari gara gara sama gue
rifki tak membela siapapun setelah Kila pergi dia juga berlalu pergi dari tempat itu
Kila menarik tangan Lala dari sana menuju toilet untuk membersihkan bajunya untung lah nanti jam pelajaran Kila memberikan baju olahraga nya di pakai oleh Lala
"tapi Kil nanti kan olahraga Lo pake apa
"aman tenag aja udah Lo pake aja ketimbang kulit Lo kepanasan sini gue bantu bersihin yang di punggung Lo
Lala berbalik dan Kila membantu melap dan membersihkan sisa bakso yang menyiram pungung Kila
dia melap dengan tissue basah lalu kemudian meyiram nya dengan air
saat membantu membersihkan sisa kuah bakso di punggung Lala itu ada satu hal yang janggal menurut Kila kenapa bagian punggung nya sangat putih dan halus namun tangan nya terlihat coklat seperti sengaja di oleskan losion untuk menutupi kulit aslinya ,dia dengan sengaja melapkan baju nya ke tangan Lala dan benar memang losion yang ada di tangan Lala dia tak terlalu mempertanyakan nya Karna dia juga tak terlalu mau mencampuri urusan orang lain apalagi dia dan Lala baru saja kenal