
Pagi hari di sekolah Kusuma Bangsa seperti biasa anak anak sekolah berkeruman datang ke sekolah ada yang datang pagi dan ada yang terlambat sementara Rifki yang bisa di bilang adalah anak teladan di sekolah itu tentunay sudah datang dan pergi ke kelasnya
"Weh ..men men men Lo harus tau ni...gue ada berita penting baget dan menarik(ucap imam yang baru sjaa datang dan menghampiri rifki)
"gue GK mau tau
"ini tentang geng kita men
"sory gue bukan geng itu lagi
"tapi broo ini tentang harga diri geng kita men
"gue GK peduli
"Lo tau semalem geng kita kalah taruhan dan smua motor anak anak pada diambil sama rival kita mereka mennang balapan karna ada anggota baru dan lebih parah nya lagi anggota baru nya itu cewek men..dan lo tau ..
"diem gue bilang gue GK peduli lagi
"men ayolah ini geng yg udah kita bangun 5 tahun Lo masak Lo mau biarin ancur gitu aja sia sia dong perjuangan kita
"terserah
"ayolah jangan karna masalah kecil itu Lo besar besarin sampe segini nya itu udah masalalu dan Lo tau ...
brak....suara meja yang di pukul keras oleh Rifki kemudian bangkit berdiri dari kursinya menuju ke kantin meninggalkan imam
"emang dasar tu anak batu banget sihh jadi orang
sementara di parkiran sekolah semua nya heboh dengan kehadiran seorang cewek menggunakan motor sport hitamnya para jantan di sekolah itu berbondong bondong hendak mengerumuninya dia cepat berlari menuju ke kantor menghindari para lelaki itu
"Tring ....suara bel masuk semua murid kembali ke kelasnya dan wanita tadi masih di kantor guru mengurus surat pindah dan administrasinya setelah selesai dia di bawa ke kelas nya
semua anak anak di kelas itu sibuk dengan kegiatan masing masing karna tak ada guru
"perhatian anak anak ibu mohon waktunya sebentar
ibu bawa temen baru buat kalian dia pindahan dari sekolah
pelita jaya silahkan perkenalkan nama kamu
"kenalin nama gue Kila gue pindahan dari pelita jaya
"Hay...kila bagi no boleh GK
"Kila udah ada pacar blom
"Kila rumah Lo dimana
"Kila mau gue anterin GK pulangnya
begitulah gombalan para pria di kelas itu kepada Kila
"semuanya tenang diam......
Kila kamu duduk di belakang Rifki ya oh ya Rifki tolong kamu nanti minta atribut dan seragam sekolah dari kantor guru dan serahkan kepada Kila dan sekalian kamu kenalkan sekoalh ini padanya
"baik Bu
"Kila dengan santai berjalan ke arah Rifki dan duudk di belakang nya lalu..
brak ....suara pintu di gebrak
"eh Bu Sinta makin cantik aja buk
"kamu ya imam kapan si kamau beruabah kerjaan kamu telat Mulu bosan saya liat muka kamu
"jangan bosan dong Bu liat ketampanan saya atau ibu takut terpesoan ya sama saya
"ya bu maaf
"yasudah kamu keliling lapanga basket 3 kali kalau balik ke kelas
"baik Bu
Tring......bunyi bel istrihat
semua murid berhamburan keluar mernuju kantin sementara Kila asik di kelas sendiri dia membawa bekal
dari rumah dan sekarang dia sedang memakan bekal nya di kelas sambil memainkan handphone nya dan kebetulan
sat itu rifki juga tak keluar karna sedang malas jadi di kelas hanya tinggal mereka berdua Rifki yang notabe nya cuek pun sama sekai tak memperhatikan Kila karna dia tak terlalu suka bergaul dengan orang baru begitu juga Kila setelah mengahabiskan bekal nya dia pergi ke lapangan basket melewati Rifki yang memainkan handphone nya
Rifki yang di lewati begitu saja seperti ada yang aneh karna biasanya para wanita tak ada yang bisa terlepas dari pesonanya bahkan mereka mengantri di jendela untuk melihat dia namun sekarang seorang wanita malah melewati dia begitu saja tanpa menoleh ke arahnya sama sekali tapi tak mau terlalu mempermasalahkan hal itu dia pun cuek dan kembali memperhatikan handphone nya
Di lapangan basket semua orang bersorak sorak saat melihat seorang wanita masuk ke dalam lapangan dan bermain basket dengan yang lain walaupun tinggi nya hanya 170 cm namun dia bisa mengimbangi lawannya yangbtinggi nya 190 cm dia juga tak akalh gesit dari mereka semua orang terpesona dengan penampilannya begitu juga para wanita nya banyak yang kagum melihat dia dan bertanya tanya dia siapa karna itu adalalh hari pertama dia masuk dan dia sudah membuat para murid takjub dengan penampilannya
saat bel masuk berbunyi semua murid berhamburan ke kelas nya masing masing tapi tidak dengan gadis tadi dia pergi begitu saja ke rooftop sekolah sambil membawa camilan dan beberapa minuman kaleng .dia menikmati udara dingin di sana dan pemandangan perumahan di sekitar lingkungan sekolah
di kelas
saat guru mengajar dia memperhatikan bangkun yang berisi tas dan tak ada orang nya di belakang Rifki
"Rifki apa ada orang di belang kamu itu
bukan Rifki yang menjawab melainkan imam
"bukan orang Bu tapi bidadari cantik banget malah
kayak nya dia Fu jodoh yang di turunin tuhan buat saya
"huhuhuhuhuhu (teriak para murid di kelas)
"sudah sudah diam...sekarang dimana orangnya
"saya tidak tau bu(ucap Rifki datar)
"pergi kamu cari dia lihat di kantin atau Dimana dan suruh menghadap saya ke kantor kalian semua kerjakan tugas hal 124 sampai 127 soal latihan dan nanti pulang sekolah saya mau tugas itu sudah ada di meja saya yang tidak ada di meja saya maka siap siap nilai kalian akan saya kurangin paham....
"paham Bu...
"pergi kamu cari orang itu Rifki
"baik Bu
Rifki pergi ke kantin terlebih dahulu dan tidak melihat nya disana dia juga pergi ke lapangan basket juga tak ada entah kenapa dia malah pergi mencari ke rooftop dan dia menemukanya disana
"hey..murid baru kau dis utuh menghadap Bu Tika ke ruangannya sekarang
sementara yang diajak berbicara hanya diam dan tak menggubris ucapannya sama sekali lalu dia bangkit hendak pergi tapi tangannya di ceka oleh Rifki
"Lo mau kemana jelas ke kanan bukan ke kiri
"bukan urusan Lo (ucap nya menghempas tangan Rifki lalu kemudian berlalu begitu saja dari sana )
"cih apaapan wanitaitu dia pikir aku Sudi memegang tangannya kalo bukan di suruh guru aku juga tak akan memanggilnya kegeeran sekali dia
ah kenapa denganku kenapa aku marah bodoh...
ah lebih baik aku kembali ke kelas
kemudia di pergi ke kelasnya dan mengerjakan tugas nya lalu kemudian bel pulang berbunyi semua murid berhamburan keluar begitu juga dengan Kila dia memacu motor sport nya keluar dari sekolah banyak yang menatap nya kagum hal itu juga di lihat oleh Rifki namun dia biasa aja dan dia pulang ke rumahnya dengan motornya