CEO'S Queen Of Intelligence

CEO'S Queen Of Intelligence
Episode 5 - Koleksi Skincare Nyx



Keesokan Paginya ☀️......


People - people pada bangun ya namanya juga pagi. Tak lupa juga sarapan sebelum melakukan aktivitas untuk tidak letoy nantinya.


Kali ini Nyx terlambat bangun seperti biasanya. Ran pun turun tangan lalu membangunkan adik kembarnya. Tak kunjung bangun karena Nyx adalah tipe orang yang susah bangun walaupun sudah memakai berbagai cara.


Ran terus berpikir untuk membangunkan koala yang satu ini. Akhirnya muncul lah sebuah ide dikepala Ran💡.


Ran menepuk pantat Nyx dengan pelan lalu memanggil namanya dengan lembut. Dan hasilnya gagal❌.


Tak kehabisan ide. Kali ini Ran mengelus hampir setiap bagian tubuh Nyx sambil memanggil nama Nyx dengan sangat lembut, nadanya seperti orang yang sedang menggoda.


Semangat buat Ran!😍


Berbagai cara dan berbagai usaha telah dilakukan untuk membangunkan Nyx Aran Nawasena namun tidak berhasil juga. Sepertinya Ran menyerah untuk membangunkan Nyx.


Ran keluar dari kamar Nyx lalu melanjutkan sarapannya.


"Nyx mana?"


"Tidak mau bangun"


"Aduh itu anak masih kecil perempuan lagi kenapa udah malas?"


"Malas sejak dini" Gumam Ran


"Namanya juga masih kecil. Udah biarin saja"


"Kalau dibiarin terus lama - lama jadi kebiasaan, Kirani"


"Terus kamu mau ngapain Nyx supaya biar bangun?"


"Nanti juga bangun sendiri kok mah"


"Semalam dia begadang tidak? Sudah kamu cek?"


"Sudah. Sepertinya tidak begadang"


Dan akhirnya setelah perdebatan dimeja makan. Tiba - tiba muncul lah batang hidung Nyx. Nyx keluar dari kamarnya lalu mengucapkan selamat pagi.


"Selamat pagi semua" Ucapnya yang masih menguap


"Selamat pagi"


"Pagi"


"Morning , Nyx. Tumben bangun siang?" Tanya Kirani


Nyx menjawab dengan jujur, "Semalam ternyata menyenangkan"


"Apanya yang menyenangkan?"


"Sebentar aku ambil dulu laptop ku" Nyx kembali ke kamar untuk mengambil laptop miliknya lalu kembali lagi kesini.


Terlalu jujur kamu Nyx🥰


Nerine menghampiri lalu mengambil paksa laptop milik Nyx.


"Mama!"


"Kamu ini masih kecil. Masih kecil sudah begadang. You know is mata panda? Apa kamu mau punya mata panda?"


"Don't worry mama! Ini solusinya" Nyx menunjukkan koleksi skincare miliknya dari yang termurah hingga yang termahal


"Woah! Itu disumbangin sepertinya bisa" Batin Ran


"Kamu dapat darimana?"


Nyx senyum tipis, "Hasil dari penyelundupan"


"Kamu ini ada - ada saja" Nerine menggelengkan kepalanya capek menghadapi Nyx anaknya yang memiliki jiwa orang dewasa.


Anak kecil berkedok dewasa.


Nerine mengembalikan laptop Nyx kepadanya.


Nyx menerimanya lalu tersenyum, "Terima kasih mama"


"Ya sama - sama. Tapi jangan diulangi lagi sekalian mama minta masker ini" Mengambil salah satu koleksi skincare milik Nyx


Ahahahaahaa....


Nyx mengangguk. Nyx kini duduk disofa ruang tamu depan televisi. Kirani mendekati Nyx dan menggodanya untuk diberi skincare secara gratis.


Tak tahan dengan godaan Kirani mama angkatnya. Nyx pun menyerahkan skincare yang diinginkan oleh Kirani. Kirani pun sangat - sangat berterimakasih kepada Nyx.


"Dapat darimana kamu uangnya?"


"Kenapa memangnya? Sudah diberi kok masih tanya?!"


"Kalau tidak mau cerita ya tidak apa-apa. Kalau mau tapi tidak mau terdengar sini kamu bisikin ke mama angkat" Ucap Kirani dengan pelan


"Tidak! Terima kasih! Ini rahasia negara" Tolaknya secara halus


"Jangan - jangan hasil mencuri"


"Aku bukan tipe orang seperti itu!"


"Beneran?"


"Tenang. Ini 100% hasil bersih"


"Ok lah kalau begitu. Aku percaya padamu"


...-Harap Di Maklumi!-...