
Nerine kabur pada saat acara pertunangan nya. Ia dijodohkan dengan paksa oleh kedua orang tuanya. Sehingga mengakibatkan Nerine juga ikut terpaksa melarikan diri.
"Bodoh! Mereka bodoh! Mana mungkin seseorang dengan maunya dijodohkan secara paksa seperti ini! Apalagi dengan orang yang belum pernah dilihatnya! Kalian bodoh!"
Itulah kata yang diucapkan oleh Nerine saat melarikan diri waktu ia dikejar oleh beberapa anak buah ayahnya.
Nerine dengan menggunakan kemampuannya berhasil lolos dan pergi dari tempat asalnya. Ia melarikan diri ke negara asing lalu bekerja di sebuah perusahaan besar.
Sebelum ia bekerja atau sesaat setelah kabur. Nerine menginap disebuah hotel. Tapi sialnya ia mengalami satu malam penuh gairah saat memeriksa kamar disebelahnya.
Nerine mendengar suatu hal yang menurut nya aneh, lalu mengetuk pintu tersebut. Pria didalamnya lantas membuka pintu kamar itu lalu menarik Nerine dengan cepat. Melemparkan tubuh Nerina ke kasur.
Sepertinya pria tersebut telah diracuni menggunakan obat birahi. Sial sekali nasib Nerine!
Malam yang begitu panjang, malam yang begitu indah mereka habiskan dengan penuh gairah dan terhanyut dalam kelembutan cinta dan kasih sayang yang hangat. Saling memberikan kehangatan masing - masing.
Pagi kini tiba, Nerine bangun lebih awal. Saat melihat dari yang ada di sprei kasur itu, Ia menyadari bahwa keperawanan nya telah diambil oleh pria yang tidak dikenalinya.
Nerine kabur melarikan diri setelah memakai pakaian tersebut, beruntung pakaiannya tidak dirusak oleh pria itu.
Dengan cepat, Nerine berpindah dari satu kota ke kota lainnya.
5ๅนดๅพ ๐ ๐๐๐ก๐ฎ๐ง ๐๐๐ฆ๐ฎ๐๐ข๐๐ง
Nerine kembali ke kota pusat negara tersebut. Dengan membawa sepasang anak kembar. Beruntung dalam negara itu, Nerine memiliki jaringan dan koneksi sehingga ia juga memiliki beberapa sahabat salah satunya yang terdekat dari yang terdekat, Kirani Ebony.
Sepasang anak kembar itu bernama Ran Xylon Nawasena sebagai kakak dan Nyx Aran Nawasena sebagai adiknya.
Nerine mengubah namanya menjadi Nerine Nawasena yang dulunya bernama Nerine Ancala.
Kirani menjemput Nerine dan anak - anaknya dibandara. Nerine beserta anak - anaknya mencarin Kirani dan akhirnya ketemu.
Nerine dan Kirani saling berpelukan melepas rindu.
"Nerine! Sudah lama kita tidak berjumpa" Melepaskan pelukan tersebut
Nerine juga ikut melepaskan pelukan tersebut, "Padahal kita baru saja bertemu 1 bulan yang lalu"
"1 bulan yang lalu itu lama. 1 bulan bagaikan 1 tahun lamanya"
"Gombal angkut!" Batin Nerine
Kirani menoleh kehadapan Nyx lalu memeluk nya dengan erat, "Ahhh putri kecilku sudah besar ternyata"
"S-s-sesakkk!" Batin Nyx yang memberontak
"L-lepaskan aku tidak bisa bernafas" Berontaknya sekuat tenaga
Kirani melepaskan pelukan erat itu, "Maaf! Maaf! Aku terbawa suasana"
"Sudah tua tapi tenaga nya kuat sekali! Sungguh menakutkan orang tua!" Batin Nyx yang sedang mengatur nafasnya
"Dimana Ran?" Kirani mencari - cari Ran yang tak nampak batang hidungnya
"Kakak sedang ditoilet. Sebentar lagi dia akan kemari"
"Ah seperti itu"
"Mama! Mama angkat! Nyx" Teriak Ran dari kejauhan memanggil nama mereka bertiga
Kirani membuka lebar tangannya yang ingin menyambut Ran dengan pelukan. Ran pun jatuh dalam pelukan Kirani.
"Mama angkat" Ucap Ran dengan riang yang masih dalam pelukan Kirani.
Kirani mengelus - elus pipi Ran menggunakan pipi miliknya, "Sudah besar ternyata Ran kecilku"
"Yalah masa kecilmu" Batin Nyx
"Darimana saja kamu kak? Kenapa lama sekali? Apakah kakak tadi nyasar?" Tanya Nyx
Ran melepaskan pelukan Kirani dan menjawab pertanyaan Nyx, "Tidak tersesat hanya memang lama saja"
"Syukurlah. Aku mengerti"
"Baiklah karena kita semua sudah berkumpul mari kita pergi kerumah mama angkat" Ajak Kirani
"Baik" Jawab Ran penuh semangat
"Ok" Jawab Nerine
"Yeee" Jawab Nyx dengan nada ringan