
Mereka semua kini telah sampai dirumah Kirani. Mereka duduk di sofa yang berada di ruang tamu.
"Bagaimana perjalanan kalian? Apakah menyenangkan atau lelah?"
"Menyenangkan" Ucap Ran penuh semangat
"Membosankan" Ucap Nyx dengan malas
Nerine menghela nafasnya dan berkata, "Seperti biasa Nyx kelelahan"
"Mama angkat apa ada makanan?"
"Tentu saja. Apa kamu sedang lapar , Ran?"
Ran mengangguk.
"Baiklah mama angkat akan membuat kalian semua makanan terenak yang tidak pernah kalian rasakan"
Kirani menuju ke dapur menyiapkan makanan untuk mereka tetapi ada beberapa bahan yang kurang. Lalu Kirani mengajak Nerine , Ran dan Nyx untuk pergi ke supermarket.
Sesampainya mereka di supermarket. Mereka berbelanja membeli bahan - bahan yang kurang.
"Berapa lama lagi? Apakah masih lama?" Ungkap Nyx yang lelah menunggu mereka berbelanja
"Adik , apa kamu tidak menyukainya?"
"Tidak! Bukan! Bukan itu maksudku!"
"Lalu apa maksudmu adik?"
"Kenapa seorang wanita bila berbelanja itu lama sekali? Apalagi bila dengan teman - temannya?" Tanya Nyx dengan keheranan
Nerine berjongkok lalu menyentuh kepala Nyx dan menjawab nya dengan lembut, "Itulah perempuan. Saat nanti kamu telah menjadi perempuan pasti seperti itu. Tidak hanya dalam hal berbelanja"
"Apa maksud ibu?"
"Maksud ibu adalah perempuan tidak dalam hal berbelanja saja yang lama. Seperti mandi , berpakaian bahkan berdandan"
"Huh! Mahkluk hidup yang bernama perempuan memanglah lambat!"
Ran menunjuk Nyx, "Tapi kamu juga perempuan"
"Kakak! Apa kamu mengejek aku?!" Nyx kesal
Kirani , Nerine dan Ran tertawa melihat tingkah kesal Nyx yang menggemaskan.
Nyx pergi, "Aku mau ke toilet"
Ran menyusul, "Aku ikut! Tunggu aku Nyx!"
"Cepatlah!"
"Sepertinya yang lambat itu kakak bukan perempuan" Batin Nyx
γγ€γ¬ ππ¨π’π₯ππ πππ§π’ππ
Didalam toilet itu Nyx hany sedang cuci tangan. Setelah selesai cuci tangan Nyx keluar menunggu Ran.
γ‘γ³γΊγγ€γ¬ ππ¨π’π₯ππ ππ«π’π
Sementara Ran di toilet sedang buang air kecil.
Nyx menunggu Ran diluar toilet pria.
Batin Nyx berkata, "Kak Ran ngapain sih? Lagi berak atau kencing? Lama amat aku nunggunya udah seabad!"
Setelah selesai buang air kecil. Tak lupa pula Ran mencuci tangannya. Lalu keluar dari toilet pria.
Ran melihat Nyx yang sedang menunggunya.
"Nyx?"
"Hm? Kakak sudah selesai?"
"Sudah. Mari kita ke tempat mama dan mama angkat"
Ran dan Nyx pergi ke tempat Kirani dan Nerine tetapi sayangnya sepertinya mereka tersesat.
"Kakak apakah kamu merasakan ada yang aneh?"
"Aku merasakannya"
Ran dan Nyx berkata secara bersamaan, "Kita tersesat"
Ran mulai panik, "G-gimana ini? A-apa j-jangan - jangan mama sama mama angkat ninggalin kita? Terus ka-kalo kita ketemu sama orang yang tidak kita kenal terus dia jahat kalau kita diculik lalu di..."
Nyx menyela Ran dan berusaha menenangkan Ran, "Kakak! Tenanglah! Jangan berfikir yang bukan-bukan!"
Ran semakin panik, "T-tapi ka-kalau bener g-gimana?"
Nyx menendang kaki kiri Ran.
Ran yang terkena tendangannya merasakan sakit, "Ah! Sakit!"
"Kakak gunakan otak!"
"Ha?"
"Apa kakak tidak ingat dengan apa yang diajarkan oleh guru disekolah bagaiman bila kita tersesat?"
"Oh benar! Kita ke bagian keamanan"
"Nah sekarang kita mencari bagian keamanan. Bila tidak kunjung ketemu kita bisa bertanya ke sekitar"
Ran dan Nyx bersama - sama mulai mencari bagian keamanan.