Black Knight Roland 10,000 Years Later

Black Knight Roland 10,000 Years Later
Chapter 02. Dunia Baru.



Roland mendengarkan kisah Linnea.


10,000 tahun yang lalu saat Dua Belas Pahlawan, berhasil membunuh Ancient Black Dragon Melanthios. Energi mana di Planet Auriga menjadi semakin pekat. Banyak sekali Monster yang sama kuat dan bahkan lebih kuat dari Black Dragon Melanthios datang ke Planet Auriga.


Awalnya semua ras di Planet Auriga menjadi putus asa, akan tetapi Dewa, Dewa Iblis, dan Konstelasi mulai membantu ras di planet Auriga, secara langsung mereka memberikan berkahnya.


Mereka memilih seseorang yang paling menonjol menjadi pengikut mereka, begitupun dengan monster, mereka dibantu oleh Dewa Monster yang mereka ikuti.


10,000 tahun yang lalu semua ras di Planet Auriga berjuang dengan kemampuannya sendiri. Mereka mengkategorikan peringkat mereka dari Rank Normal sampai Mitos. Tetapi sekarang dibentuk sistem yang bernama Ranker.


Ranker, Iblis dan Monster dikategorikan dari Rank F~SS mereka juga mempunyai level tersendiri.


Mereka mendapat Skill, Class dan Eliksir untuk bertambah kuat dari Dewa atau Konstelasi yang mereka ikuti.


"Linnea, Apakah Dua Belas Pahlawan masih hidup?"


"Dua Belas Pahlawan masih hidup dan menjadi seorang High Ranker. Mereka membentuk Dua Belas Kerajaan di Benua Barat, Timur dan Utara, mereka menjadi lebih kuat dari 10,000 tahun yang lalu dengan bantuan para Dewa dan Konstelasi yang mereka ikuti."


"Ha ha ha"


Roland, tertawa terbahak-bahak saat mendengar jawaban Linnea.


Roland berpikir para Dewa dan Konstelasi, seperti menggunakan semua Ras sebagai pion dalam papan catur mereka, hanya untuk bersenang-senang.


Dunia ini semakin menarik, dia dapat bertemu dengan Dua Belas kucing pencuri lagi, dia berpikir Dunia ini akan sangat membosankan saat dia keluar dari segel dan membalas dendam.


Roland tidak ingin kekayaan, Roland tidak ingin kekuasaan, yang dia inginkan hanya mencoba sesuatu yang menarik. Salah satunya adalah bertarung dengan musuh yang sangat kuat.


Linnea tidak mengetahui bahwa dia telah melepaskan seorang Iblis kejam dari segelnya.


Roland The Black Knight adalah seorang Ksatria, yang mempunyai kekuatan setara dengan Black Dragon Melanthios, yang membuat dia ditakuti oleh kedua belas pahlawan. Dua Belas Pahlawan menyegelnya karena mereka takut kepada Roland yang akan menjadi ancaman yang lebih besar dari Black Dragon Melanthios.


Meskipun Roland adalah seorang yang haus akan pertarungan, tetapi dia tidak pernah membunuh dengan bengis, kecuali mereka ingin membunuhnya terlebih dahulu.


Linnea, ketakutan dengan Roland yang tiba-tiba tertawa.


"Maafkan aku Linnea... Tanah Kematian ini dahulu bernama Onyx aku adalah penguasa Onyx perbatasan Brune Kingdom dan Mystick Kingdom, wilayah Onyx terkenal dengan Guild tentara bayaran dan ladang gandum, aku adalah penguasa wilayah ini Roland."


Roland, menceritakan tentang dirinya.


"Mengapa, kamu tersegel di Tanah Kematian?"


"Aku di segel oleh Penyihir Jahat di sini." Roland tersenyum halus.


Roland mengingat tentang Dua Belas Pahlawan yang menyegelnya setelah dia mengusir Black Dragon Melanthios.


"Mengapa kamu tidak menua setelah 10,000 tahun?"


"Waktu berjalan sangat lambat di dalam segel."


Roland, sebenarnya menyerap jantung Red Dragon Ignatius, bermandikan darah Red Dragon Ignatius dan mendapat Skill Black Dragon Melanthios sebagai bayaran menjaga telurnya. Membuat Roland hampir abadi dan akan selalu awet muda.


"Baiklah aku memercayai kamu, apakah kamu ingin ikut denganku ke Klan Red Bear?"


Roland berpikir sejenak, kemudian menjawab,"Baiklah, aku akan pergi dengan kamu ke Klan Red Bear tetapi... Aku harus melakukan sesuatu terlebih dahulu! Ini tidak akan lama."


"Aku akan menunggumu."


Roland, pergi ke tempat dia di segel. Roland sedang mencari sesuatu, akhirnya dia menemukan batu bulat berwarna hitam dengan diameter 70 Cm, di dekat tempat dia tersegel. Batu hitam itu adalah telur Black Dragon Melanthios.


"Melanthios, maafkan aku karena aku tidak dapat menjaga anakmu dengan baik!"


Roland, mendekatkan telur naga itu ke telinganya, dia mencoba merasakan kehidupan di dalam telur berwarna hitam itu.


"Melanthios, anakmu adalah anak yang kuat Dua Belas Kucing Pencuri itu tidak menyadari, bahwa yang mereka gunakan sebagai Inti dari Sihir Kuno Segel abadi adalah telur Naga! Mereka mengira bahwa telurmu sebagai Abyss Stone, aku ingin tahu bagaimana ekspresi kamu saat kamu mengetahuinya."


Roland menahan tawa, sesaat kemudian dia kembali ke tempat Linnea, yang sedang menunggunya.


"Apakah kamu sudah menyelesaikan urusanmu?"


"Aku sudah menyelesaikannya, Aku hanya membawa peninggalan keluargaku."


Roland memperlihatkan batu bulat berwarna hitam ke arah Linnea.


"Baiklah, gunakan ini!"


Linnea, melemparkan tas penyimpanannya kepada Roland.


"Terima kasih."


Roland dan Linnea, membawa senjata beserta pembekalan dari mayat para Prajurit yang mereka bunuh.


Linnea memperhatikan Ekspresi Roland, dia mengetahui Roland sedih karena mengenang masa lalunya, kemudian Linnea berkata,"Roland, apakah kamu mengingat masa lalu? Saat sampai di Klan Red Bear, kamu akan menjadi bagian dari keluarga kami."


"Terima kasih."


Roland, tersenyum tulus ke arah Linnea.


Linnea, merasakan jantungnya berdetak dengan kencang, dan wajahnya mulai memerah, dia bingung tentang apa yang dia rasakan.


"Linnea, apakah kamu sakit?" Roland memegang dahi Linnea.


"Tidak ... Kita harus segera melanjutkan perjalanan, aku takut... akan ada prajurit Ruby Kingdom yang mengejar kita!" Linnea gugup karena jantungnya berdetak lebih kencang.


Roland berlutut kemudian berkata,"Naiklah aku akan mengendong kamu sampai Desa terdekat, matahari sudah hampir terbenam, aku tidak ingin kamu jatuh sakit di perjalanan."


"Tapi.."


"Naik!!"


"Baiklah."


Linnea dengan wajah memerah, naik ke punggung Roland kemudian mereka pergi dari tempat itu menuju desa terdekat.


Linnea, merasakan perasaan hangat di tubuh dan hatinya. Awalnya dia putus asa akan tetapi keberuntungan masih berpihak padanya.


"Apakah punggung pria senyaman ini?"


Linnea perlahan menutup matanya lalu tertidur karena kelelahan.


Sedangkan Roland sedang memikirkan tentang balas dendamnya, dia harus berhati-hati kepada Dua Belas Sampah itu.


"Mereka pasti akan segera menyadari bahwa aku telah terlepas dari Segel, karena energi mana di Onyx mulai pulih, untuk sekarang aku harus mendapatkan banyak informasi sebelum aku mendatangi mereka."


Roland tidak menyadari, Roda takdirnya mulai berputar kembali. Perjalanan Roland Baru saja dimulai.


***


[Tiamat The Dragon Goddess: Siapa pria itu? Aku merasakan Aura Naga di tubuhnya.]


[The Trouble Seeker: Tiamat kamu tidak dapat menggunakan nama aslimu di sini!! Hanya Ranker Pengikutmu yang boleh mengetahuinya!!]


.... Tiamat mengganti Nama...


[The Dragon Goddess: Apakah kalian pernah melihat manusia berambut hitam itu?]


[One Leg Crow: Kamu seharusnya seseorang yang paling mengetahui tentangnya.]


[The Strongest Dragon God: Apakah kamu tahu seseorang yang mengalahkan Ranker Pengikutmu Black Dragon Melanthios? Dia adalah orangnya.]


[The Dragon Goddest: Bahamut!!! Aku sudah lama tidak melihatmu di Forum Dewa Monster! Apakah kamu ingin melakukan Duel Ranker?]


[The Strongest Dragon God: Saat Ranker milikku dan milikmu bertarung, kebanyakan selalu berakhir seri, aku tidak ingin menyia-nyiakan Ranker milikku yang berbakat! Aku hanya ingin menjadikan manusia itu sebagai Ranker milikku!]


[The Five Element Liong King: Aku juga tertarik pada manusia itu! Akan tetapi Dewa dan Konstelasi manusia tidak akan menyerahkannya]


[The World Snake mengeluarkan One Leg Crow, The World Snake mengeluarkan The Three Head Elephant.]


[The World Snake: Kalian membiarkan para intelijen mendengar percakapan kalian.]


[The Strongest Dragon God: Jormungandr aku baru menyadarinya, mereka mempunyai hubungan dengan para Dewa Humanoid.]


[The Sun Crow: Kita sudah kalah dalam perang Ranker melawan Dewa Ras Humanoid dan Ras Iblis selama 9000 tahun, karena kita tidak dapat akur satu sama lain, aku mengira manusia itu menjadi kunci kemenangan kita.]


[The Greed Dragon: Bahamut, Tiamat mari kita gencatan senjata untuk saat ini]


[The Dragon Goddest: Fafnir aku setuju denganmu]


[The Strongest Dragon God: Aku juga setuju denganmu tahun ini kita harus menang, aku ingin melihat wajah putus asa Dewa dan Konstelasi ras Humanoid itu]


[The Eyes Of Sky: Nama Pria itu Roland, dia terkenal 10,000 tahun yang lalu dia yang mengalahkan Ignatius dan Mengusir Melanthios dia akan melakukan kebangkitan di Kuil Merkurius]


[The Giant Fire Titans: Aku akan membantu kalian dan menahan Hermes, Tiamat, Fafnir dan Bahamut kalian harus memberkati manusia itu dengan Skill Tamer!! Dan biarkan manusia itu menjadi Ranker kalian bertiga!!]


[The Greed Dragon: Apakah manusia dapat menahan berkah dari 3 Dewa Monster Naga tertinggi?]


[The Father Of Monster: Aku meyakininya dia adalah seorang manusia yang dapat menampung bahkan semua Berkah Dewa Monster. Aku sudah menutupi penglihatan para Dewa, Dewa Iblis, dan Konstelasi, kalian harus mendapatkannya!]


Semua Dewa Monster menjawab, "Sesuai perintahmu Ayah!"