
" lebih baik aku ceritakan semuanya pada Joe " kata Riska dalam hatinya sambil meyakinkan diri.
"Joe "Riska memanggil.
"iya" sahut Joe
"Joe aku ingin cerita dengan mu"kata Riska sambil memberanikan diri.
"iya silahkan saja"kata Joe dengan senyum.
"sebenarnya aku...a..ku..itu ..anu..aku suka"kata Riska sambil terbata-bata.
dan Joe hanya diam sambil mendengarkan kata-kata Riska yang setengah-setengah.
namun saat ingin cerita ternyata tiba\-tiba..
tok..tok..tok..(suara ketukan pintu)
"masuk"kata Joe
"maaf nona Joe ..ini ada beberapa dokumen yang harus anda tanda tangani."kata seseorang yang tak lain adalah sekretaris Presdir Rendy yaitu sekretaris dessty sambil menyodorkan beberapa dokumen di atas meja.
"hm"Joe mengambil dan mengecek isi dokumen.
"oiya nona Presdir Joe sebentar lagi akan ada rapat, ada beberapa tuan Presdir dari perusahaan lain yang akan datang ikut rapat nanti.mohon nona dapat mempersiapkan diri di rapat nanti"jelas dessty lebih lanjut dengan sopan.
"baik lah terimakasih sekretaris dessty sudah mengingatkan saya,saya akan pergi sebentar lagi menemui Presdir Rendy."kata Joe menjawab.
"baiklah nona saya permisi dulu."kata dessty sambil membungkuk memberi hormat.dan beranjak pergi dari ruangan.
saat diruang rapat.
beberapa menit kemudian saat rapat berlangsung ..salah satu dari tamu memandangi Presdir Joe tanpa disadari. dan sisi Presdir Joe sudah berdiri sekretaris Riska . tanpa sengaja Riska juga melihat ke arah orang yang sedari tadi memandang Presdir Joe.
setelah rapat berakhir
saat Presdir Joe sedang asyik mengobrol dengan Presdir Rendy membahas tentang bisnis.
tiba-tiba salah seorang menyapa mereka..
"hallo perkenalkan nama ku Bagas "kata Bagas sambil mengulurkan tangannya ke arah Joe
"Joe "kata Presdir Joe dengan singkat.
"saya sudah mengagumi anda sejak lama, senang bertemu dengan anda"kata Bagas lebih lanjut sambil senyum.
"benarkah?"kata Joe sambil tersenyum.
sejak saat itu joe,rendy, dan Bagas berbincang-bincang panjang lebar.
rencananya ia akan membuat acara di kantor ini,dan mengundang beberapa teman bisnis nya,
dan tentu saja Bagas juga diundang dalam pesta tersebut.
"dua hari lagi adalah hari ulang tahun CD GRUP bagaimana kalau kita membuat acaranya ?"kata Presdir Rendy dengan senang.
"hmm boleh saja ren, tapi apakah kita bisa membuat acara dalam dua hari ini?"kata Joe dengan memberi penjelasan.
"masalah waktu nya itu gampang kita akan serahkan acara ini pada sekretaris dessty dia sudah ahli dalam program-program seperti ini."kata Rendy dengan menyakinkan.
"yah baiklah,"kata Joe menerima tawaran.
"oiya jangan lupa ya ..tuan Bagas bisa hadir di pesta kami, kami akan sangat berterima kasih atas kedatangan anda"kata Rendy mengundang Bagas dengan senang dan ramah sambil tersenyum.
"tentu saja aku pasti akan datang" kata Bagas menerima tawaran.
"baiklah kita akan membuat acara nanti menjadi spesial."kata Rendy lebih lanjut.
setelah percakapan itu selesai ,
semua orang pada pulang , acara di serahkan kepada sekretaris dessty.
semua orang yang ada di kantor mempersiapkan diri untuk hadir pada pesta perayaan CD GRUP tersebut.
dan saat sepulang dari kantor,
"Joe kita pulang bareng yah"kata Riska mengajak Joe .
"boleh tentu saja" sahut Joe dengan menerima tawaran.
kemudian saat di perjalanan tiba-tiba Joe menanyakan pada Riska tentang kejadian tadi siang.
"Riska kamu belum cerita loh kejadian tadi siang"kata Joe mengingatkan.
"eh .oh iya .tidak apa-apa itu hanya aku sedang"jawab Riska sambil mengingat dan menjelaskan kejadiannya.
namun saat mau bercerita.tiba-tiba "driiingggg" (suara nada hp Joe ) ternyata ada panggilan masuk sehingga mengehentikan obrolan kepada Riska.
"bentar ya" kata Joe kepada Riska sambil mengangkat telepon .
saat Joe sedang menelepon Riska hanya duduk diam di dalam mobil sambil menatap ke arah jalan menunggu Joe selesai berbicara di telepon .
dan setelah beberapa menit kemudian sesampainya di depan rumah Riska "RIS jangan lupa ya..besok akan ada acara ulang tahun CD GRUP jadi datang dan berdandan cantik hehehe"kata Joe kepada Riska sambil tersenyum.
"haha kamu juga Joe , tampil cantik esok hari hahah"balas Riska dengan senyum sambil turun dari mobil.