
Jam pelajaran pertama pun selesai, kini jam kedua dimulai.....
" Assalamualaikum" Ucap Miss Rima
" Waalaikumsalam Miss" Jawab murid-murid
" Sebelum pelajarannya Pak Rahmat dimulai, Miss mau memberitahukan info yang penting" Ucap Miss Rima
" Jadi, minggu depan kita sudah UAS, okey"
" Nah nanti ketua kelas bisa mengambil jadwal ulangannya di kantor ya"
" Ya sudah, terima kasih atas waktunya, silakan melanjutkan pelajaran"
Miss Rima pun pergi meninggalkan kelas....
Waktu untuk istirahat tiba....
Dikantin....
" Hai gezzzz, jadi hari ini Rangga yang baik hati dan tidak sombong serta rajin menabung, mau traktir kalian sepuasnya, tapi khusus hari ini karena Gue mau dijo-" Belum sempat Rangga menyelesaikan perkataannya, tiba-tiba tangan Aurel membungkamnya sehingga Rangga tidak bisa melanjutkan perkataannya.
" Stttt, jangan kasih tau orang-orang, ntar jadi heboh loh" Bisik Aurel
" Cara gini juga bisa nyium tangan lo" Balas Rangga
" Ih" Seketika Aurel langsung melepaskan tangannya
" Lo diem-diem aja yah, awas lo!!" Ancam Aurel
" Iya calon istri" Ucap Rangga
" Ga, jadi ditraktir nggak nih??" Tanya Bintang
" Ya jadilah" Jawab Rangga
Lisa pun menghampiri dimana Rangga berada.
" Eh Rangga" Panggil Lisa
" Hem" Ucap Rangga
" Lo tau nggak, Aurel udah jadian sama Elvan" Bisik Lisa
" Ohok-ohok" Rangga yang sedang meminum minuman pun tersedak karena kaget
" Ha??, masa??" Tanya Rangga tak percaya
" Tapi boong hahaahahah" Jawab Lisa cekikikan
" Ingin ku berkata kasar" Rangga bernyanyi
" Ya elah, santuy aja napa" Ucap Lisa
" Udah sana pergi lo, ganggu orang minum aja" Pinta Rangga
" Iya monyet" Ucap Lisa mengejek
Lisa pun kembali ke tempatnya bersama Aurel.
" Cieee, ada yang cemburu nih" Ucap Lisa
" Idih ngapain gue cemburu, kan cuma mau tau" Bela Aurel
" Ada deh" Jawab Lisa
" Oooo, gitu ya, main rahasia-rahasiaan" Ucap Aurel
" Ini tuh bukan rahasia, tak Pri-va-si" Eja Lisa
" Sama aja begong" Ucap Aurel
" Eh van, Vannnnn" Panggil Lisa ketika melihat Elvan tak jauh dari tempatnya berada
" What??" Tanya Elvan
" Lo tau nggak, Aurel sama Rangga mau nikah" Bisik Lisa
" Ha???, masa??, seriusan, jahat ya lo rel" Ucap Elvan
" Taapi boonggggg, hahahahah" Ucap Lisa tertawa
" Huh, gue kira beneran, awas ya lo lis" Ancam Elvan
" Enak ya ternyata ngerjain orang, seru banget" Ucap Lisa
" Seru seru, lo yang seneng, gue yang menderita tau nggak" Protes Elvan
" Ribut bet sih, gue mau makan nih, pergi sono" Usir Aurel pada Elvan
" Tuhkan, tuan putri marah" Ucap Elvan
" Sana pergi" Usir Lisa
" Iya-iya" Ucap Elvan
" Yang manggil juga dia, kita lagi yang disalahin" Gumam Elvan
" Eh, itu prisil kan ya" Tanya Aurel pada Lisa
" Maybe" Jawab Lisa
" Em, Aurel, gue minta maaf ya, gue udah kasar sama lo, tolong maafin gue yah" Mohon Prisil
" Wah, minta maapnya kesiangan mbak" Ucap Lisa
" Sttt, lo diem aja" Bungkam Aurel
" Jadi lo udah sadar, baguslah, tapi lo jangan cuma minta maaf sama gue aja, lo harus minta maaf sama semua orang yang sudah lo sakitin" Pinta Aurel
" Iya rel, gue bakal minta maaf, makasih ya rel" Ucap Prisil dan langsung pergi
" Sama-saaaa-maa, eh, udah pergi tuh anak" Ucap Aurel
" Takut kali sama lo" Ujar Lisa
" Ya elah, gue bukan setan kali" Protes Aurel