Bestfriends Or Boyfriend

Bestfriends Or Boyfriend
Part 16



Pagi harinya, Aurel bersiap untuk pergi sekolah....


" Mah, pah, Aurel berangkat yah" Pamit Aurel sambil menyalimi kedua orang tuanya


" Hati-hati ya" Ucap Mama Shinta


Sesampainya Aurel disekolah, ia pun langsung menuju kekantin untuk sarapan.


Setelah ia memesan makanan, Aurel pun mengeluarkan ponselnya dan mulai memainkannya, namun tiba-tiba....


"BRUUUKKKK" Suara meja yang Aurel tempati di pukul oleh seseorang


Aurel pun kaget dan mematikan ponselnya.


" Apaan sih lo" Protes Aurel


" Gue peringatin ya sama lo, gue tuh suka sama Rangga, jadi lo nggak usah deketin Rangga, lo tuh nggak ada apa-apanya tau nggak" Ancam Prisil dengan nada sombong


" Cih, anak baru aja belagu lo, gue kasih tau ya, gue tuh nggak ada deketin Rangga, dianya aja yang ngejar-ngejar gue, sementara lo sama sekali nggak dilirik sama dia, dari hal itu sudah jelas lebih menarik gue daripada lo, hei hei hei jadi orang jangan kepedean, ngaca dulu bro, nggak ada kaca ya??, tenang gue beliin mau yang sepintu atau yang se rumah??, bilang aja" Balas Aurel panjang kali lebar


Prisil pun terdiam tak bisa berkata-kata karena bingung harus berkata apa.


" Hahaha, diamkan lo, makanya jangan banyak BAAAACOT, ngertikan lo" Lanjut Aurel


Karena malu, Prisil pun pergi menjauh dari Aurel.


"Hahaha takut dia" Ucap Aurel


" Widih, mulut lo pedes juga ya rel" Ucap Lisa


" Lo kan tau, gue tuh paling nggak suka sama cewek yang lemah, yang suka pasrah, dimana harga diri seorang cewek bro" Ucap Aurel


" Iya-iya, lo emang the best lah" Puji Rena


" Makanan gue belum datang yah, lama amat" Ucap Aurel


" Bentar lagi mungkin, eh rel gue pikir-pikir yah anak belagu tuh kayaknya masih belum kapok deh, harusnya lo jatuhin dia sampe sejatuh-jatuhnya tadi" Protes Lisa


" Kalo gue gituin, nanti liur gue muncrat semua, itu aja udah ngos ngosan" Ucap Aurel


" Bisa aja lo"


" Ren lo udah bacakan di grup??" Tanya Lisa


" Udah, gue juga sepemikiran sama lo lo pada" Jawab Rena


Makanan pesanan merekapun tiba, setelah menghabiskannya, mereka bertiga kembali kekelas unyuk memulai pelajaran.


Prisil pov....


" Awas aja lo rel, gue bakal bikin lo lebih malu dari gue" Gumam Prisil di dalam kelas


" Eh sil, lo sama sekali nggak tau siapa Aurel??" Tanya Shella teman sebangkunya


" Nggak peduli gue" Ucap Prisil cuek


" Gue cuma ngasih tau sebelum terlambat, dia tuh anak orang terkaya se Asia ini, Keluarga Arsena" Jelas Prisil


Karena kaget, Prisil pun langsung berteriak, padalhal ini adalah jam pelajarannya Pak Martin ( Matematika and guru tergalak).


" Apaaaaaa" Teriak Prisil karena kaget


Semua orang dikelas pun langsung menatap Prisil termasuk pak Martin.


" Hoyy, apa ini ribut-ribut, berlutut kamu sampai pelajaran bapak selesai" Tegur Pak Martin


" Kerjakan ini sambil berlutut!!" Pinta Pak Martin


" Iy-iya pak" Ucap Prisil gemetar


Beberapa siswa pun ada yang mentertawakan Prisil.


" Hahahahahah" Toni, Bima, dan Rio tertawa


" Siapa yang ketawa, berlutut sekarang, Toni, Bima, Rio, cepat kerjakan ini!!!" Tegur Pak Martin lagi


Mereka berempat pun berlutut sambil mengerjakan soal matematika yang diberikan oleh Pak Martin hingga jam pelajarannya selesai.