
" Em, gimana kalo lo tanya sama Rangga rel, mungkin dia tau soal ini" Saran Lisa
" Gengsi gue, ntar dikira kepedean, lo tau sendirikan Rangga tuh kayak apa orangnya" Ucap Aurel
" Basa-basilah, pokoknya nanti gue bantuin" Ucap Lisa
" Thanks ya lis, Ren lo kenapa diem aja??" Tanya Aurel pada Rena
" Ha??, nggak papa kok gue lagi pusing aja" Ucap Rena berbohong
" Yaudah sini gue antar ke UKS" Tawar Aurel
" Nggak papa kok, gue ke kelas aja, bye" Pamit Rena
Setelah Rena pergi, Lisa pun berkata sesuatu....
" Tumben tuh anak" Ucap Lisa
" Eh, inikan udah mau masuk kelas, istirahat aja mau nggak?" Saran Aurel
" Ya iyalah, emang gue ada bilang sekarang" Ucap Lisa
" Heheh, yaudah yuk" Ajak Aurel
🌀🌀🌀🌀🌀🌀🌀🌀🌀🌀🌀🌀🌀🌀🌀🌀🌀
Jam istirahat pun tiba.....
" Em, Ren lo beneran nggak ikut??" Tanya Aurel
" Nggak rel" Jawab Rena
" Yaudah yuk lisa" Ajak Aurel
Mereka pun pergi menuju kelasnya Rangga.
" Eh, Bintang" Panggil Aurel
" Apaan??" Tanya Bintang
" Em, ada Rangga nggak??" Ucap Aurel
" Ada noh, lagi mabar" Tunjuk Bintang
" Panggilin dong" Pinta Aurel
" Ga...Rangga" Panggil Bintang
" Apaan, eh ada pacarku" Ucap Rangga
Rangga pun mendatangi Aurel dan Lisa di depan pintu.
" Ketua kelas lo mana??" Tanya Aurel
" Masuk aja, ketua kelas gue santuy, nggak kayak kelas lo" Ucap Rangga
" Hih, lo yuh sukaaaa bener buat gue naik darah" Ucap Aurel kesal
" Serah gue dong" Ucap Rangga dengan wajah tanpa dosa alias WATADOS
" Vi, gue masuk ya" Izin Aurel
" So, lo ngapain kesini, kangen yah" Ucap Rangga pede
" Idih, kepedean" Ucap Aurel
" Jadi gue kesini mau menanyakan suatu hal yang sangat penting" Ucap Aurel
"...."
" Lis, gimana ngomongnya nih??" Tanya Aurel pada Lisa
" Sini gue aja yang ngomong" Jawab Lisa
" Lo tau perjodohan nggak??" Tanya Lisa pada Rangga
" Ya taulah, masa gue nggak tau" Jawab Rangga
" to the poin aja" Ucap Rangga tak sabaran
" Aurel mau dijodohin" Ucap Lisa
" Ha??, serius, alah boongkan lo" Ucap Rangga tak percaya
" Rel, Rangga nggak tau nih" Bisik Lisa pada Aurel
" Iya coba gue yang tanya" Balas Aurel
" Ga, lo juga dijodohinkan, gue denger dari nyokap lo, sama siapa gituuu" Ucap Aurel
" Ha??, masa, kok gue nggak tau, emang sama siapa???" Tanya Rangga tak percaya
" Siapa yah, kalau nggak salah anak temennya nyokap lo, gue nggak tau namanya" Jawab Aurel
" Hahahah, ide lo bagus juga rel" Bisik Lisa
" Iyalah, gue gituloh" Balas Aurel
" Makanya lo harus tanya sendiri sama nyokap lo, nanti kalau udah tau jangan lupa kasih tau gue yah" Pesan Aurel
" Pokoknya gue nggak mau dijodohin, gue maunya cuma sama lo rel" Ucap Rangga kesal
Rangga pun langsung pergi meninggalkan Aurel dan Lisa....
" Untung dia nggak tau lo udah jadian sama Elvan, kalo tau, perang dunia nih" Ucap Lisa
" Hahah, lo nggak cemburukan Lis gue jadian sama Elvan??" Tanya Aurel
" Sedikit, tapi gue masih punya Rama, gue tau dia suka juga sama lo, yaudah gue sama Gilang wae kalo misalnya Rama nggak bisa move on dari lo" Jawab Lisa
" Lagian kitakan sahabat, apapun yang terjadi kita tetep jadi sahabat selamanya" Lanjutnya
" Makasih ya Lis, lo emang sahabat gue" Ucap Aurel
" Cinta itu tak harus memiliki, dan kitakan nggak bisa maksain cinta, kalau Elvan cintanya sama lo, gue nggak bisa apa-apa," Ucap Lisa
" Ya elah, sok dewasa lo" Ejek Aurel
" Ini gue lagi menghayati arti Cinta, Aurellll" Ucap Lisa
" Serah lo dah" Pasrah Aurel