
Setelah tadinya kami selesai makan, kamipun melanjutkan perjalanan kami untuk pergi ke kota Kirls.
Namun begitu aku masih merasa lemas karena saat aku melawan para bandit itu tulangku masih belum sembuh total dan aku sekarang masih kehabisan energi.
Beberapa saat kemudian akupun mulai melihat sebuah kota didepanku itu.
Hmmm... Apakah itu kotanya? pikirku dalam hati
"Alice, apakah itu kota yang kita tuju ?"
"Iya tu- maksudku iya Ryuu. Itu adalah kota yang kita tuju, kota para petualang. Kota Kirls"
"Oouh, begitu ya"
Kalau dipikir pikir kota itu ternyata sangat besar bahkan masih bisa dilihat dari jarak jauh.
Katanya orang orang yang baru saja menjadi petualang beberapa hari atau beberapa bulan sebelumnya akan tinggal disana untuk beberapa saat dikarenakan disana itu banyak sekali barang barang bagus dan murah.
Jadi menurutku akan wajar saja jika kota itu sangat besar. Itu mungkin dikarenakan banyaknya penduduk disana.
Lalu tanpa disadari akupun sudah sampai ke depan gerbang kota itu
"Woah... Halo Harry, lama tidak bertemu"
"Oouh, halo juga Alice lama tidak bertemu, jadi... Siapa laki laki disampingmu itu? Apakah dia pacarmu ?"
"Ehh dia bu-"
"Hmmm... Ya aku pacarnya Alice"
"R- Ryuu !! Di- dia bukan pacarku !! dia hanya temanku. Aku bertemu dia saat aku sedang diserang oleh minotour"
"Dasar wanita tsunde-"
*plak !!
"Maaf"
"Hmmph !!"
"Hahaha, kalian ini sungguh pasangan yang sangat cocok ya"
Hmmm, aku juga berpikir seperti itu tapi sudahlah daripada aku ditampar lagi. Pikirku
Tapi ya, menurutku Alice itu memang perempuan yang sangat cantik sih.
"Hah, sudahlah... Omong omong tuan Harry"
"Harry saja"
"Oouh, Harry... Dimana aku bisa menemukan sebuah penginapan ?"
"Kau bisa menemukannya di daerah kota bagian timur. Disana penginapannya bagus dan murah"
"Ok, baiklah Alice kita akan berpisah sampai disini"
"Ehh, ba- baiklah tapi paling tidak ambil beberapa koin perak ini untuk membayar penginapan itu"
"Gk perlu kok"
"Ha- harus !! Anggap saja ini balasan karena menyelamatkanku sampai uangmu dicuri"
"Hah... baiklah kalau begitu"
Dikota tersebut aku melihat orang yang menjual dan membeli berbagai macam hal. Disana aku melihat ada yang berjualan dari makanan, pakaian, sampai ke peralatan untuk para petualang
Aku juga melihat toko blacksmith disana
*Kricing kricing
"Wahh !! hah.. hah... hah... Bel sialan !! bisa bisanya dia mengagetkan ku seperti itu !!"
"Hahaha, Kau ini aneh sekali, tentu saja ditoko seperti ini ada loncengnya tapi kau masih kaget karena lonceng itu"
"Tapi ditempatku tidak ada yang seperti ini"
"Oouh, pantas saja kau kaget. Baiklah nak apa yang mau kau beli disini ?"
"Aku hanya melihat lihat disini, omong omong apakah disini aku bisa memesan pisau dengan bentuk yang aku inginkan?"
"Tentu saja, kau bisa mendapatkannya asal kau punya uang dan bahan"
"Ok lah kalau begitu, aku akan kembali lagi kesini kapan kapan"
"Baiklah"
*Kricing kricing
"LONCENG SIALAN !!"
Setelah itu akupun melanjutkan perjalananku untuk mencari penginapan yang dimaksud itu.
Tapi ya... Karena aku tersesat akupun pergi menemui beberapa orang yang kutemui untuk menanyakan penginapan yang Harry maksud
"Hmmm... Kata orang yang tadi aku harus kesini tapi"
Dijalan ini aku menemukan banyak sekali belokan jadi aku harus bertanya sampai sekitar 10 kali untuk menemukan penginapan yang dimaksud
Pada akhirnya aku baru menemukan penginapan yang dimaksud setelah 2 jam lebih mencari kesana kemari
"Akhirnya aku menemukan tempat ini !!"
"Wah... Halo, apa yang ingin kau lakukan disini ?"
"Ehh? Tentu saja aku ingin memesan kamar"
"Baiklah, untuk berapa orang"
"Untuk 1 orang saja. Dan, berapa harganya ?"
"Hanya 3 koin perak"
"Baiklah"
Setelah resepsionis itu memberikan aku kunci akupun langsung menuju ke kamarku sambil memikirkan tentang uang yang waktu itu berhasil dicuri oleh para bandit
Kenapa aku harus merasakan hal itu belakangan ini. Coba saja aku masih ada didunia asalku, pasti aku bisa bersantai saat ini.
Lalu akupun menyimpan semua barang barangku dan pergi keluar untuk menghilangkan lelah
"Hah... Aku capek sekali hari ini. Aku bahkan harus berjalan jalan sekitar 2 jam untuk menemukan penginapan ini"
*Srek srek
Hmmm... Apakah hanya perasaanku atau memang ada yang mengikutiku dari tadi?