Be Overpower In Another World

Be Overpower In Another World
Latihan



Hari ini aku sedang belajar menggunakan kekuatan kinesis


Biarpun kinesis hanyalah kekuatan yang bersifat mengendalikan tapi aku butuh kekuatan kinesis karena tidak memerlukan energi semacam mana atau apapun itu


Kinesis pertama yang kupelajari adalah memokinesis


Bagi kalian yang tidak tau apa itu memokinesis, memokinesis adalah kemampuan kinesis jenis pikiran yang membuat kita mengingat dengan sangat cepat


Tentu saja ini akan sangat berguna untuk menghapal dan mempelajari suatu mantra tingkat rendah ataupun tinggi


D- dan yaa... Aku masih harus belajar lebih banyak lagi agar tidak dimarahi nyonya Alice


--->----------<---


Arrrrrgg ! Ternyata meditasi itu tidak semudah yang aku pikirkan, susah sekali untuk melatih pikiranku terfokus kepada 1 tujuan


Bahkan membayangkan diriku mempunyai pacar saja lebih mudah daripada ini (Y- yaa... Biarpun membuatnya jadi kenyataan itu susah sih)


Membuat diriku fokus pada satu objek itu sangat sulit jadi aku mencari cara agar aku bisa berlatih memfokuskan pikiranku pada satu objek


Untuk latihan ini aku memfokuskan pandanganku pada gunung kembar yang ada didepanku


Bu- bukan gunung yang itu, tapi gunung yang asli


Sial, aku jadi kepengen main kar-


Kartu? Tunggu, sepertinya itu akan menjadi senjata yang cukup keren ! Seperti seorang magician


Tunggu, pikiranku terpecah lagi


--->----------<---


Setelah berlatih bertahun tahun dikamar akhirnya aku bisa menggunakannya


"Ryuu? Apa yang kamu lakukan? Bukannya kamu bilang mau latihan? Kok jadi main bola sih?" Tanya Alice


Y- yaa ! Ini adalah salah satu cara untuk latihan


"Latihan apanya? kamu dari satu jam yang lalu cuma tiduran kok"


"Ehhhh? Kok kamu bisa tau apa yang aku bicarain? Kamu ngebaca pikiranku?"


"Nggak, authornya lagi malas kasih tanda petik aja"


--->----------<---


Aku berlatih dibanyak tempat seperti gunung, sungai, air terjun atau apapun itu


Tapi pada akhirnya hasilnya tetap sama, latihan kali ini lebih sulit daripada yang aku bayangkan


Padahal awalnya kupikir latihan kali ini akan menjadi latihan termudah yang pernah ku lakukan


"Ryuu? Kau belum selesai? Latihan ini kita mulainya dari minggu lalu loh"


"Aku sudah berusaha, bagaimanapun juga fokus untuk beberapa saat itu sangat sulit untukku"


Tiba tiba Alice memelukku dari belakang


"A- apa yang kau lakukan?"


"Aku hanya ingin membantumu fokus"


"Tapi pelukanmu itu malah membuatku susah fokus loh"


A- apa apaan perasaan aneh ini... Novel ini gk ada genre romancenya loh ! Jantungku berdetak lebih cepat dari biasanya


"Y- yaa... Kalau gitu aku mau lanjut latihannya dulu ya"


Saat mengedipkan mata tiba tiba aku berada disebuah ruangan kosong yang tidak diisi oleh benda apapun


Pada awalnya tidak ada siapapun disana tapi tiba tiba ada seseorang dibelakangku


"Kau ingin latihan pikiran? Aku bisa membantumu"


"Kenapa kau ingin membantuku?"


"Aku menyukai dunia ini, biarpun aku tidak lahir disini tapi aku mendapatkan kebahagiaan ku disini. Kau adalah harapan terakhirku, jadi tenru saja aku ingin membantumu"


"Jadi, apa kau butuh bantuanku?" sambungnya


"Y- yaa... Aku mau ! Aku ingin menyelamatkan dunia ini"


--->----------<---


Dimasa yang akan mendatang...


Setelah berlatih mati matian banyak hal yang sudah terjadi


Saori yang masuk ke sebuah perguruan, Olivia yang menjadi pahlawan karena membantu banyak orang saat terjadi kebakaran, dan... Alice yang, uhhhh... Makin ngeselin


"Ryuu, angkat jemurannya dong ! Kamu gk lihat bentar lagi hujan"


"Kamu kerjaannya marah mulu, emangnya kamu itu istriku?"


"Lagi ada pisau loh ditanganku !" Ucap Alice dengan wajah yang memerah


Sudah kubilang kan? Dia makin ngeselin... Tapi tetap saja dia terlalu imut untuk dimarahi


Selain itu, aku juga sedang mengambil misi tingkat B+ yang hadiahnya lumayan tinggi


Aku harus menjaga seorang pedagang yang ingin pergi ke kota perdagangan utama di benua ini


Alice bilang kepadaku kalau dia juga ingin ikut perjalanan ini tapi tidak ku izinkan karena dia memiliki misi khusus yang hanya ditujukan untuknya jadi aku hanya pergi sendirian tanpa ada yang menemani seperti biasa


"Hei, apakah masih jauh?"


"Yaa... Kita sudah berjalan 1 hari penuh sih, dari Kirls sampai ke kota Merkurius kira kira butuh sekitar 2 hari penuh. Apa kau ingin istirahat dulu?"


"Ya, mari beristirahat dulu"


Beberapa saat kemudian sekitar 100 orang mengepung kami


Yaa... Bagaimanapun juga orang yang kujaga ini orang paling berpengaruh di kota pusat perdagangan itu sih


Tapi yaa... Kau pikir untuk apa aku latihan selama ini


"Kau masuk saja kedalam, aku yang akan mengurus ini" Ucapku sambil tersenyum


Tamat? Ntahlah...


--->----------<---


Yaa... Mungkin ini bakalan jadi chap terakhir dari novel ini, soalnya yaa... gimana ya? Udh gk ada lagi ide yang masuk buat novel ini


Jadi yaa... Sekian kata dari gw, matta ashita