Be Overpower In Another World

Be Overpower In Another World
Sekolah sihir



Sudah sekitar 15 menit sejak temanku membuat portal sihir untuk kesekolah dan akhirnya portal itu selesai.


Aku dan temanku pun langsung masuk kedalam portal itu dan langsung sampai ke depan pintu gerbang sekolah.


"Gawat, kita telat !! Gerbang sekolah sudah mau ditutup !"


"Sudahlah ryuu, ayo cepat, waktu kita hanya tersisa 10 menit lagi"


--->----------<---


Entah kenapa sekolah ini terlihat sangat mirip seperti sekolah lamaku.


Bahkan susunan bangku dan pasangan setiap murid masih sama, hanya saja karena aku memang jomblo abadi dari dulu jadinya tidak ada yang berubah karena kehilanganku.


Tapi ada 1 hal yang aneh disini.


Entah kenapa mereka semua terlihat kaget dengan kedatanganku.


Aku selalu mendengarnya pada saat melewati lorong sekolah itu.


"Apakah itu Ryuu?" "Bagaimana mungkin dia masih bisa hidup ?"


Kenapa mereka berkata seperti itu?


Apa yang salah denganku? Bagaimana aku masih bisa hidup? Apakah aku yang disini sudah mati?


Atau sebenarnya... Lupakan, itu tidak penting.


Akupun menanyakan hal itu kepada temanku


Dulu katanya, dunia ini terjadi kekacauan yang sangat hebat.


Api dimana-mana, rumah yang hangus terbakar, terciptanya berbagai macam ras baru dan manusia adalah yang paling lemah pada saat itu.


Setelah itu, 1 dari 1 miliar orang akan mendapatkan kekuatan khusus yang sangat luar biasa dan aku adalah salah satu dari 7 orang yang beruntung.


Pada awalnya semua terlihat damai dan tentram.


Tak ada masalah disini, kami juga berhasil menghentikan bencana besar yang terjadi saat sihir dibagikan.


Tapi, orang akan menjadi rusak saat mendapatkan kekuatan yang sangat kuat.


6 orang yang mendapatkan kekuatan itu mulai bertarung satu sama lain untuk saling mencuri kekuatan.


Banyak orang yang terluka karena mereka dan mereka tidak perduli satu sama lain.


Yang mereka pikirkan pada saat itu hanyalah bertarung.


"Aku tidak bisa terus seperti ini"


Tapi sebelum itu... Aku akan menjelaskan kekuatan mereka dari yang paling kuat hingga terlemah.


Dulu semua kekuatan disini hanya ada kekuatan pengendali elemen, jadi yaa... Ini daftarnya


Elemen kegelapan : Elemen ini dikuasai oleh om om otaku garis keras pecinta game rpg/mmorpg


Elemen campuran : Sebelum pemilik elemen kegelapan tau tentang kekuatannya, sebenarnya orang ini adalah orang terkuat dalam pertempuran. Tapi... Dia kalah karena kalah bermain strategi dengan om om otaku itu


Elemen cahaya : Dan yaa... Dimana ada kegelapan disitu ada cahaya. Elemen ini dikuasai oleh remaja 19 tahun yang katanya sangat pintar. Tapi sama saja, dia juga kalah sama om om


Dan... Setelah itu diisi oleh elemen dasar... Api... Air... Ta... Bukan tanah, listrik, udara.


Aku adalah pemilik elemen api sekaligus orang terlemah diantara mereka.


Aku hanyalah remaja 15 tahun yang tidak bisa apa apa dibandingkan mereka yang sudah lebih dari 18 tahun.


Ok kita lanjut ceritanya, tadi sudah sampai dimana ya?


Oouh iya...


Karena sudah tidak tahan lagi, akupun mulai membunuh mereka satu per satu dengan cara licik. Setelah itu, dengan kekuatanku aku merampas seluruh kekuatan mereka agar kehancuran dunia yang dulu ku alami tidak akan terjadi lagi.


Namun tubuhku tidak cukup kuat untuk menahan seluruh kekuatanku.


Akupun mewarisi seluruh kekuatanku kepada dunia ini dan menghilang untuk selamanya.


Katanya, itu adalah alasan seluruh manusia disini dapat memiliki kekuatan. Entahlah itu kekuatan elemen ataupun yang lainnya.


Tapi yaa... Itu hanyalah rumor yang kudengar saat datang kedunia ini.


Aku tidak tau rumor itu benaran atau tidak tapi yang pasti... Aku tidak akan membiarkan temanku terluka lagi.


Aku tidak akan pernah membiarkan Miko terluka lagi...


--->----------<---


Dan... Sampai disini dulu ceritanya:v gw dah dikasih tugas ama guru :'D


Pelajaran yang dapat kita petik dari cerita ini adalah... Menjadi jomblo akan cukup bagus kalau kau pergi ke dunia lain, tapi jangan sampai jadi jones akut:v dan... Cieee... Yang masih jomblo... (Gw juga masih jomblo yak? ?:'v)


Soredewa... Matta ashita...