
Mungkin sekarang sudah sekitar 3 hari sejak aku pingsan pada hari itu.
Aku terbangun dengan wajah kelelahan dan melihat Alice yang sedang menjagaku.
Cewe ini, kadang kadang perhatian juga ya
Tapi... Yang paling penting, OHOHOO !! AKHIRNYA AKU BISA MERASAKAN YANG NAMANYA DIPELUK CEWE PAS LAGI TIDUR !! HAHAHA !!
*Alice terbangun
Ahhh, dia kebangun... Apakah aku tadi terlalu kuat ketawanya?
"Halo Alice, sudah bangun? Juga... Sudah puas peluknya ?"
"Ehhh ?! Ma- maaf" Kata Alice dengan wajah yang memerah
Kalau dipikir pikir lagi rupanya Alice itu cantik juga ya kalau lagi malu gitu, lucunya...
"Ehem, kembali ke pertanyaan. Kenapa kau kesini ?"
"Hmpph !! Masa cuma jenguk aja gk boleh !! Oouh, juga... Kau hari itu bilang mau membuat senjata kan ?"
Ahhh... Dia malah marah karena digituin. Hiks, aku dapet pelajaran baru hari ini. Jangan pernah menyinggung wanita.
Juga, ternyata dia masih ingat ya perkataanku di ferstival hari itu.
Hmmm, aku sebenarnya punya aura berbentuk senjata sih. Tapi...
"Hooh, aku pengen bikin senjata. Tapi bahannya masih ada bahan yang kurang"
"Bahan apa? Aku bisa bantu cariin kok" Kata Alice dengan antusias
"Ehhh? Yakin? Aku butuh bahan plastik gitu sih"
"Oouh... Plastik ya"
"Iya, aku harap aku bisa menemukannya disi-"
"Nih plastiknya"
Dan saya berkata... Wow...
--->----------<---
Sudah lama aku tidak pergi ke toko pembuatan senjata ini. Kataku dengan wajah bahagia (Biasanya kalau dikomik yang hidungnya panjang lancip itu:v)
Disini masih banyak senjata bagus yang dibuat dengan bahan yang bagus.
"Wahhh, Ryuu, lama tidak bertemu"
"PAMAN !!"
"Ehhh, gk kok, aku hari ini mau beli senjata"
Memang sih, waktu itu aku sempat mengambil beberapa senjata dari paman ini.
Tapi... Kan aku ada bayar sebelumnya !!
"(Beli senjata? Lah tumben)" Kata paman itu dengan wajah keheranan
"Ohohoo, kau ingin beli senjata apa ?"
"Aku mau senjata berbentuk pen !"
"Ehhh ?"
(Yoi mank '-')/ Pen... Pena '-' Kagak tau bentuknya pen? nih gw kasih tau bentuknya kek gimana)
"Ehhh ? Ahhh... Lupakan, mana bahannya ?"
"Ini bahannya" Kataku sambil mengeluarkan bahannya
Bahan :
-Batu dari drop monster (Level bahan A+)
-Tinta dari dewa perang (Level bahan S-)
-Plastik biasa (Level bahan B)
"Sungguh sangat disayangkan, bahan level atas ini dibuat untuk senjata tidak berguna" Kata paman sambil memegang dahinya.
Setelah itu akupun menjelaskan kepada paman tentang bagaimana tentang pembuatan senjatanya dan apa saja yang harus diperhatikan saat membuatnya.
Lama kelamaan paman pun menjadi semakin tertarik dengan pembicaraan itu dan mulai bertanya
"Ahhh... Ada 1 pertanyaan lagi, kenapa harus pen ?"
Lalu aku menjelaskannya ke paman itu tentang kenapa aku ingin membuat senjata berbentuk pen, bukan pedang ataupun yang lainnya. Tapi yang paling pasti dari pembuatan senjata ini adalah... Datte, sore wa chotto kakoi desu (Karena itu agak keren :v)
--->----------<---
Yosh... Karena gw lagi pengen ngenolep main game hari ini sampai disini dulu '-')/ gimana? Seru? Woh tentu kagak :'3 Gw tau kok :'v cerita gw gk pernah seru sama sekali :'v Tapi tolong tetap dibaca :'3
Pembelajaran yang dapat kita petik dari cerita kali ini adalah... Pingsan dapat mendatangkan keberuntungan yang hqq >:'3
Yaa... Kalau suka tekan like dan favorite biar bisa dapat pemberitahuan kalau up lagi '-')/
Soredewa... Mata ashita...