
Para goblin itu menyerang desa lebih cepat dari yang diperkirakan
Pertumpahan darah sudah tidak mungkin dihindari lagi
Penduduk desa berlarian kesana kemari (dan tertawa)
"Berhenti merusak cerita !"
Ehem... Baiklah, para penduduk desa terbunuh satu persatu
Kami mencoba untuk menahan serangan para goblin tersebut tetapi kami kalah jumlah
"Ryuu ! Gunakan kekuatanmu yang waktu itu !"
"Kekuatan itu hanya bisa kugunakan seminggu sekali"
Sial... Sial... Sial... Aku tidak bisa menahan semua ini. karena kesalahanku mereka semua mati
Harusnya aku belajar lebih banyak lagi
"Ryuu ! Apa yang kau lakukan !! Cepat bantu kami"
--->----------<---
Kami membutuhkan sekitar 3 hari untuk membunuh semua goblin itu
Saat itu banyak bantuan dari petualang lainnya
Tapi disaat yang bersamaan banyak hobgoblin dan lord goblin yang muncul di sisi para goblin itu
Banyak yang mati saat perang melawan goblin ini
Kami baru bisa berhasil melawan semua goblin itu setelah setengah petualang dari guild datang
A- aku merasa seperti beban saja
Aku tidak bisa berhenti menyalahkan diriku sendiri atas kematian semua orang yang jadi korban disini
Saat melawan para goblin itu aku juga dengan egoisnya menyuruh orang orang yang kusayangi untuk pergi demi kepentingan pribadiku
Padahal kalau aku tidak menyuruh mereka aku bisa saja mengurangi korban
Ta- tapi aku juga tidak ingin melihat mereka terluka
Cukup aku saja yang merasakan itu
Aku langsung pulang setelah semuanya selesai tanpa mengambil hadiahnya
"Hei, sudah mau pulang?" Kata penculik sialan itu
"Aku sedang tidak ingin diganggu tolong pergi"
"Terserah kau saja"
*Plok sfx : Suara menepuk bahu
"Sudah kubilang... JAUHI AKU !"
Aku memukul dengan seluruh kekuatanku yang tersisa dan membuat dia terpental
"He- hei, tenang lah bung... Aku tidak tau apa masalahmu tapi aku bukan musuhmu"
"Oouch... Itu sakit, padahal aku melihatmu sudah bertempur sejak awal sampai akhir pertempuran
Aku hanya ingin memberikan jatah hadiahmu, ambilah dan terima kasih"
"Terima kasih? Untuk apa? Kalau bukan karena aku pasti korban bisa berkurang"
"Tidak, terima kasih... Kalau bukan karena kau yang terus bertempur sejak awal sampai akhir kami pasti sudah kalah dan mati. Terima kasih dan ambilah hadiahmu"
Aku mengambil hadiah yang dia berikan kepadaku dan tersenyum
Ya, dia benar... Aku harusnya bangga karena bisa membantu menghentikan para goblin itu
Ya ! Aku akan kembali dan memamerkan itu kepada semua orang
--->----------<---
*Plak
"Keluar dari rumah ini !"
"Ehhhh? Kenapa? A- apa kau marah kepadaku?"
Sambil menangis dan memelukku Alice berkata kepadaku
"Kau tidak tau betapa khawatir nya aku disini, aku... Aku... Pokoknya kau tidak boleh memaksaku untuk pulang seperti itu lagi"
Aku mengelus kepalanya dan mengatakan kalau itu demi kebaikannya juga
Tapi dia tetap menolak dan memaksaku berjanji untuk tidak melakukan itu lagi
A- aku, aku tidak tau apa yang harus kulakukan
Yang aku tau hanyalah aku merindukan Alice dan yang lainnya
"Iya... Aku berjanji tidak akan melakukan itu lagi asalkan itu tidak akan membahayakan nyawamu"
"Hic... Kamu ngeremehin aku ya? Aku ini kuat loh !"
Dia menutup matanya dan mendekatkan bibirnya kepadaku
Aku juga melakukan hal yang sama kepadanya
Sial, bibirku hampir menyentuh bibirnya
Sedikit la-
"KAK RYUUU ! AKU KANGEN ! MINTA UANG JAJAN !"
--->----------<---
Dh segini dulu :v
Pelajaran yang dapat kita petik disini adalah... Setiap ada keberuntungan disitu akan selalu ada kesialan (´;ω;`)
And last... Share nopelnya om biar gw seneng 👉👈