
Ini adalah cerita 1 tahun setelah perang 200 tahun itu selesai
Pada hari itu aku membawa Alice ke padang taman bunga yang letaknya tidak jauh dari kota
"Ryuu, untuk apa kau membawaku kesini ?"
"Ehem... Ada aku juga loh"
"Ck... Padahal aku sudah mengira akan terjadi hal romantis disini" Gumam Alice
"Sudahlah, cukup ikuti saja aku"
--->----------<---
"Olivia, emangnya kita mau kemana sih ?"
"Shhh... cukup diam saja, aku tidak mau spoiler tentang masa depanmu
Kalau tidak aku akan langsung dihapus oleh author baperan itu"
--->----------<---
Akhirnya sebentar lagi aku akan sampai ke akhir perjua-
*Wushhh...
Secara tiba tiba aku diteleportasikan ke sebuah dungeon kecil yang dipenuhi dengan sarang laba laba
"Ryuu? Apa kau yang melakukan ini?"
"I- ini bukan kesalahanku, dan juga... Kenapa perkataanku selalu dipotong oleh author sialan itu !!"
Sepertinya salah satu dari kami tidak sengaja menginjak sebuah perangkap dan membawa kami kesini
Dungeon jenis apa ini? Pikirku
"Kurasa kita harus cepat pergi dari sini" Kata olivia
"Ya, tapi bagaimana caranya ?"
*Plak
"Ya dicari lah !! Ryuu bego"
Apa salah dan dosaku...
--->----------<---
Pada akhirnya kami sampai ke tengah dungeon ini dan tak tau arah jalan pulang (Aku tanpamu, butiran debu :v)
Suara yang sangat aneh terdengar di seluruh ruangan ini
"Makanan... Makanan... MAKANAN !! COKLAAT !!" >:V
Segerombolan manusia yang kelaparan berjalan ke arah kami
"Sial !! mereka terlihat... Aneh"
"Ini bukan saatnya untuk bercanda ! Mereka ingin menyerang dan menjadikan kita santapan mereka"
Mereka pun maju dan menyerang kami semua bertiga
Te- tentu saja kan ya aku membalas serangan mereka
Kan tidak mungkin aku ingin mati konyol ditempat ini
*Jeder !!
Seketika Olivia menyerang mereka semua dengan sangat sadis
Tapi kalian malah mengganggu, dasar hama sialan"
Si... si- siapa sangka kalau dia sangat kuat !! ahahaa... Aku tidak berani mengganggu wanita lagi sekarang
--->----------<---
Akhirnya kami sampai juga ke tempat yang kutuju
Disini adalah taman bunga yang dipenuhi dengan energi mana yang luar biasa banyak jumlahnya
"Jadi Ryuu, apa yang ingin kau katakan sampai sampai harus membawaku ke tempat ini ?"
"Olivia, tolong keluarkan cincinnya"
Seketika Alice terdiam sambil menangis
"Alice ada yang ingin kusampaikan padamu
Aku bukanlah orang asing untuk dicintai
Kau tahu aturannya begitu juga denganku
Komitmen penuh adalah apa yang ku pikirkan
Kau tidak akan pernah mendapatkan ini dari pria lain
Aku hanya ingin memberitahumu bagaimana perasaanku
Harus membuatmu mengerti
Aku tak akan menyerahkanmu
Aku tak akan pernah mengecewakanmu
Aku tak akan pernah berlarian dan meninggalkanmu
Aku tidak akan pernah membuatmu menangis
Aku juga tak akan pernah mengucapkan selamat tinggal
Tidak akan pernah berbohong dan menyakitimu
Jadi... Kamu mau gk jadi pacarku ?"
"R- ryuu bego, kenapa gk dari dulu aja sih"
Setelah itu kami langsung saling berpe-
*Dug dug dug
"Ryuu, bangun... Sudah siang nih, katanya kamu mau mengambil misi hari ini"
"Akk, masa depanku di spoilerin lewat mimpi"
--->----------<---
Aokaoakaokk, jadi gimana ceritanya? Jelek? woh tentu, bahkan gw butuh 2 hari buat nyelesaiin Chap ini :v
Btw... Gimana Rick rollnya? ?:D
Gw harap kalian gk marah karena kena rick roll :v
And... last kata kata dari gw... Jangan terlalu berharap sama author