
Pagi ini Wen Ling bersiap mengikuti kelas, ia berjalan beriringan dengan ketiga senior nya, Gu Shan, Wang Xhao dan Qing Yuan.
"kau tenang saja Xiao Didi, gege mu ini akan melindungi mu jika kau di ganggu orang orang bodoh yang ada di kelas junior." Gu Shan menepuk nepuk dadanya sendiri, sedangkan Wen Ling tersenyum lebar menanggapi kelakuan Gu Shan itu.
"kelas Junior hanya satu tahun, lalu kelas senior 2 tahun. Jadi kau masih harus ada di kelas itu selama satu tahun, dan kami masih harus berada di kelas senior selama 2 tahun. Aiyaa, aku benar benar malas." ujar Qing Yuan sembari menaruh lengan nya di pundak Gu Shan.
"tenang saja ge, jika aku sudah mampu aku akan cepat cepat menyusul kalian ke kelas senior." Wen Ling terkekeh
"tentu, kau harus menyusul kami!."
setelah mengobrol dan berbincang hal hak yang sangat tidak jelas, akhirnya mereka sampai di depan ruangan kelas Junior, Wen Ling masuk kedalam sana dan ketiga senior nya masuk ke kelas senior tentunya.
di kelas junior terlihat sudah ramai, tapi hal yang menjadi pertanyaan di benak Wen Ling adalah, kenapa tempat duduk yang ada di depan kosong? bukan nya mereka harus berebut kursi depan?
"ah permisi, apa tempat ini ada yang punya?." Tanya wen Ling pada orang yang duduk tepat di belakang bangku yang ia tunjuk.
"tidak ada, kau bisa duduk di sana jika kau mau. tapi saran dari ku, jangan ambil tempat duduk yang ada di depan, senior bilang tempat duduk di depan itu sama saja neraka, guru akan memilih yang duduk di depan untuk di tanyai atau bahkan eksperimen selama satu tahun penuh!." baiklah, sekarang Wen Ling tahu kenapa mereka semua begitu takut duduk di depan.
"ah, baik la tidak apa apa, lagi pula bisa belajar kan, terimakasih ya." Wen Ling berterimakasih dengan membungkukkan tubuh nya sedikit.
setelah itu wen Ling duduk dengan tenang di tempat duduk nya.
setelah menunggu beberapa waktu akhirnya ada satu guru yang masuk ke kelas junior, pria itu terlihat memiliki rambut yang putih dan panjang, tapi wajah nya tidak terlihat terlalu tua.
"anak anak, perkenalkan nama ku adalah Bai Shi. aku yang akan menjadi wali dari kelas kalian, aku harap tahun ini banyak yang memiliki potensi dan bakat yang besar.
di tahun kemarin ada beberapa orang yang memiliki potensi untuk menjadi Kultivator hebat di masadepan, di antaranya adalah Wang Zhao, Qing Yuan, Gu Shan, Liu Hui dan Ming Shen. kalian bisa belajar banyak dari mereka. ah aku belum memberi tahu kalian ya, mulai sekarang kelas junior dibagi menjadi dua bagian. jadi tidak akan ada terlalu banyak murid di satu kelas."
"untuk pelajaran pertama adalah pengenalan Kekuatan seorang kultivator, hal yang mungkin ada beberapa anak yang sudah tahu.
Di dunia kita saat ini ranah dari kekuatan seorang Kultivator itu dibagi menjadi 8.
Level 1-10 di sebut sebagai prajurit Perak,
Level 11-20 di sebut sebagai ksatria Perak,
Level 31-50 di sebut sebagai Ksatria Roh,
Level 51-70 di sebut Raja perak,
Level 71-90 di sebut Raja Roh,
Level 91-99 di sebut Raja Roh pelindung
Level 100 di sebut sebagai Kaisar Roh pelindung. Tapi kekuatan para Kultivator di zaman sekarang hanya bisa mencapai Level 98 saja, bahkan di level tersebut hanya ada segelintir Kultivator, hanya ada 3 di dunia ini."
" sekarang aku akan mengetes kekuatan kalian ada di level berapa, normal nya kalian sudah ada di ranah prajurit perak level 5 atau lebih sedikit. Baik, dimulai dari yang duduk di depan ku, ayo silahkan."
Wen Ling tersentak, ia mungkin terlalu banyak melamun terbawa suasana oleh penjelasan guru Bai, setelah nya Wen Ling berdiri dan berjalan menghampiri guru bai.
....
Ranah kultivasi
Level 1-10 di sebut sebagai prajurit Perak,
Level 11-20 di sebut sebagai ksatria Perak,
Level 21-30 si sebut sebagai ksatria Roh
Level 31-50 di sebut sebagai Ksatria Roh pelindung,
Level 51-70 di sebut Raja perak,
Level 71-90 di sebut Raja Roh,
Level 91-99 di sebut Raja Roh pelindung
Level 100 di sebut sebagai Kaisar Roh.