
"lanjutkan guru, aku penasaran sekali." ujar wen Ling, guru bai pun mengangguk dan tersenyum.
"lalu ketika mereka terbentuk, dewa pencipta menurunkan mereka ke dunia, mereka bertiga di turunkan ke tempat yang berbeda beda, tentu tidak ada ingatan tentang kelahiran mereka, karena mereka di turunkan dalam bentuk janin."
"ah? jadi ketiga dewa itu juga mengalami fase menjadi manusia ya guru."
"tentu saja nak, namun mereka sudah memiliki takdirnya masing masing. mereka adalah orang orang yang terpilih, bagaimana mungkin sama seperti manusia biasa?. ah singkat nya mereka bertiga bisa naik ke alam dewa dengan kekuatan masing masing, namun lagi lagi dewa ming hao memiliki kekuatan yang lebih tinggi dari pada dewa da Feng dan dewi Fei Nuan. namun mereka tidak mempermasalahkan nya sampai detik itu."
"sebentar, aku akan melanjutkan nya. lalu ketika mereka berhasil masuk ke alam dewa, mereka banyak mendapatkan tugas untuk menyelesaikan tugas di dunia, tentu dewa pencipta yang menugaskan mereka. setelah jutaan tahun terlewati, mereka bertiga mulai memiliki banyak sekali pengikut, disitulah mulai banyak dewa dan dewi yang lahir. ada yang menjadi pengikut dewa Ming hao, ada juga yang menjadi pengikut Dewi Fei Nuan dan Dewa Da Feng. Mereka semua menjalani kebiasaan dengan tenang, mereka bertiga bersahabat dan tentunya pemuja mereka juga banyak, hingga pada saat dewa pencipta memberikan wewenang dan kekuatan nya pada dewa Ming hao. dunia dewa seakan terbalik begitu saja, Dewa Da Feng dan dewi Fei Nuan mulai merasa iri pada dewa ming hao yang di berikan wewenang dan menjadi penerus dewa pencipta. puncaknya adalah ketika dewa ming hao memiliki cincin roh untuk menyempurnakan keagungan dewa. karena rasa iri dan benci, akhirnya dewa Da Feng Dan Dewi Fei Nuan memberontak. karena merasa kasihan pada dunia, dewa ming hao mengorbankan diri nya dan menghukum kedua sahabat nya, Da Feng dan Fei Nuan. setelah nya dunia menjadi tempat yang menyeramkan, dewa pencipta pun ikut bersedih atas pilihan dewa ming hao. namun lambat laun dunia menjalani keseharian dengan biasa, banyak yang melupakan kejadian tragis tersebut. hingga akhirnya dewa pencipta menciptakan satu lagi 'anaknya' dan di utus untuk menjadi seorang pemuja dewa dan sang penerima firman, atau yang di kenal dengan nama An Chi. ketika pemuja dewa dewasa, ia mendapatkan firman firman yang berisikan tentang kisah yang kau dengarkan barusan, Wen Ling. beliau menjadi pemuja dan penerima firman hingga akhir hayat nya, karena saat menurunkan kekuatan pemuja dewa dan penerima firman, ia harus mengorbankan nyawanya sendiri, itu sudah hukum alam, itu adalah kisah para dewa, aku akan melanjutkan tentang kekuatan kekuatan para dewa juga." ah, setelah panjang lebar guru bai bercerita, satu hal yang Wen Ling tangkap adalah...
"tapi guru, dewa pencipta pasti sudah tahu akan masa depan, karena ia adalah sang pencipta. namun bagaimana bisa ia tidak menghentikan peperangan antar dewa yang lain? bukan nya bisa saja dewa pencipta memisahkan?."
"Wen Ling, terkadang ada hal yang tidak bisa di tolak dan di hentikan, walaupun dewa pencipta sudah tahu takdir yang akan datang, ia pun tidak akan merusak susunan takdir. karena takdir itu harus berjalan dengan semestinya, tidak boleh di ubah."