Battle Of The God World

Battle Of The God World
Senior



Ternyata Wen Ling tidak satu kamar bersama teman dari desa, jadi ia masih harus mencari kamar yang akan ia tempati untuk beberapa tahun kedepan.


karena di rasa tidak bisa menemukan asrama nya sendiri, akhirnya wen Ling memutuskan untuk bertanya pada seseorang yang ada di sana, kebetulan ia melihat seorang pria yang mungkin berusia 30 tahunan sedang duduk di bangku dekat air mancur.


"ah permisi, aku sedang mencari kamar para senior. apa anda tahu dimana tempat nya?." Tanya Wen Ling pada orang di depan nya.


"Mn, ayo." ujar paman berbaju putih itu dengan wajah datar nya,


"ah! Terimakasih tetua." setelah nya Wen Ling mengekori paman ini sampai di asrama yang akan di tempati Wen Ling.


"sudah sampai, seragam mu akan di antar besok, em siapa nama mu?." ujar paman berbaju putih itu.


"terimakasih Tetua, nama ku Wen Ling umur 6 tahun." Ujar Wen Ling dengan senyuman polos di wajah nya, tidak tahu saja pikiran tetua itu sedang berkecambuk.


"ah, mn. segera masuk ke kamar mu, mungkin senior mu bisa membuat mu lebih nyaman untuk mengenal lingkungan di sekitar akademi. Aku pergi dulu, jika perjodoh mungkin akan bertemu lagi."


setelah melihat tetua itu pergi, wen Ling membuka pintu kamar nya dengan hati hati, entah lah Wen Ling cukup takut mengganggu mereka.


Sebenarnya Wen Ling cukup kaget karena ada 3 orang sekaligus di satu kamar tersebut. Wen Ling mengangguk dan menutup pintu kamar itu pelan pelan.


"Ah, perkenalkan nama ku Wang Zhao. mungkin kau lebih muda dari kita semua, usia ku 10 tahun, lalu yang sedang tidur itu Qing Yuan usia nya 9 tahun, dan yang sedang membaca itu Gu Shan, ia juga 9 tahun. kami sama sama masuk ke akademi ini satu tahun yang lalu ." ujar bocah laki laki yang lumayan tinggi, mungkin Wen Ling hanya sebatas dada nya saja.


"ah salam senior, aku Wen Ling. usia ku 6 tahun. aku dari desa rumput biru dan murid beasiswa." ujar Wen Ling dengan sopan.


"ah! ternyata murid beasiswa ya. jangan khawatir, kita bertiga juga murid beasiswa. sebenarnya kami bersekolah di akademi kecil di sebuah desa. tapi karena kepala akademi sedang pergi maka kami di utus untuk belajar kesini dengan kuota beasiswa." ujar Wang Zhao pada Wen Ling, sedangkan Wen ling merasa cukup lega karena ia tidak bertemu senior yang bukan murid beasiswa.


"sudah lah Zhao ge, Wen Ling mungkin ingin segera bersih bersih badan. desa nya juga terdengar cukup jauh dari akademi ini. nah Wen Ling, ini kasur mu. Kamar ini hanya bisa menampung kita berempat." ujar salah satu dari 3 senior Wen Ling.


"ah terimakasih senior." ujar Wen Ling lalu ia menaruh barang barang nya di tempat yang disediakan.


"jangan panggil begitu panggil saja Zhao ge lalu Yuan ge dan shan ge, oh iya kalau mau mandi, disini ada kamar mandi. tapi jangan terlalu lama, karena air sedang dingin nanti kau sakit." ujar Wang Zhao.


"tidak apa apa Zhao Ge, aku terbiasa mandi air dingin. karena di desa ku tidak ada penghangat air." ujar Wen Ling dan Wang Zhao serta Qing Yuan hanya mengangguk saja, setelah nya Wen Ling memutuskan untuk mandi.