![Bangtan Appa [BTS]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/bangtan-appa--bts-.webp)
Tandai Typo
Happy Reading-
"Appa nanti Namyoon akan pergi ketaman bersama jimho" ucap seorang anak kepada appanya yang sedang melahap sarapan paginya
"Hati-hati hari ini appa pulang hanya mengantar jungsi jisung dan yungra pulang nanti jangan menyusahkan paman jimin ne?" ucap namjoon kepada anknya melirik sekilas kearah putra kecilnya yang mengangguk samar membuat namjoon tersenyum kecil lalu mencium pipi anaknya
"Ne appa" ucap namyoon acuh tanpa peduli ayahnya sedang tersenyum kearahnya, seperti ingin menyampaikan sesuatu?
"Nanti malam appa ada janji dengan tante hana" ucapan namjoon membuat namyoon mengubah raut wajahnya menjadi datar dan tatapannya tajam, sudah diduga ayahnya pasti akan mengatakan hal seperti ini dan namyoon sangat tidak menyukai topik satu ini
"Tidak boleh appa hanya akan menemaniku dirumah!" ucap namyoon dengan keras tangannya mengepal dan menatap sang ayah seakan dia akan membrontak jika ayahnya benar-benar akan pergi berkencan dengan hana seorang wanita yang dikenalkan namjoon minggu lalu
"Apa kau tidak ingin eomma baru?" tanya namjoon menatap serius kearah anaknya yang sedang manatap dirinya tajam, tatapan yang sama seperti tatapannya anaknya begitu mirip dengannya
"Namyoon tidak ingin eomma baru! cukup appa saja" ucap namyo dengan suara bergetar dadanya sesak setiap kali melihat sang ayah memeluk poto eommanya yang tidak tau berada dimana itu sudah sangat menyakitinya tidak lagi dengan eomma baru namyoon cukup memiliki namjoon sebagai orang tuanya
"Jangan menangis appa tidak akan pergi ne? nanti kita menggambar bersama jangan menangis hm nanti tampannya hilang" ucap namjoon memeluk putra mungilnya yang terisak jujur dia merasakan apa yang dirasakan putranya tetapi yang dia lakukan juga untuk kebaikan namyoon yang pasti memerlukan kasih sayang eomma.
"Appa janji tidak akan berkencan lagi, namyoon tidak ingin eomma eomma hanya datang untuk mengambil uang appa saja" ucap namyon dengan isakan kecil, sedangkan namjoon hanya diam anaknya masih terlalu kecil untuk mengerti masalah rumah tangga yang rumit ini
"Sudah jangan menangis mianhe appa janji hm" ucap namjoon lalu melepas pelukannya mengusak pelan rambut namyoon
"Ne, appa kajja namyoon sudah terlambat" seru namyoon membuat namjoon terkekeh anaknya sangat menggemaskan dengan pipi yang memerah dan mata membengkak
"Kajja" seru namjoon lalu keduanya tertawa bersama, cukup ini menjadi kebahagiaan sederhana keluarga itu saling mengerti tanpa adanya anggota baru lagi
"Sudah sampai, ayo masuk sudah jam 7" ucap namjoon lalu melepaskan sabuk pengaman namyoon melihat sang anak membua pintu mobil sendiri membuatnya tersenyum anaknya terlalu pintar pikirnya
"Appa namyoon sayang appa" ucap namyon lirih lalu memeluk laki-laki didepannya.
"Appa juga sayang namyoon, belajar yang benar jangan nakal" ucap namjoon diangguki namyoon seraya berlari menjauh
"Ne appa, appa jangan lupa makan!" teriak namyon dari jarak lumayan jauh dari tempat namjoon.
Namjoon terkekeh lalu melajukan kembali mobilnya membelah jalan raya yang tampak padat penduduk, tujuan selanjutnya tempat bekerja.
Kim Namjoon seorang pengusaha sukses dikorea selatan dengan IQ 148 membuat perusahaannya menjadi salah satu perusaahaan terbesar dikorea selatan.
Kim Namyoon putra dari Kim Namjoon salah satu murid tercerdas disekolahnya, dengan dilengkapi dimple manis yang menghiasi wajah tampan keturunan kim namjoon.
_________
Bersambung....
Mianhe aku tidak bisa membuat nama korea jadi seadanya aja yak!😅