![Bangtan Appa [BTS]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/bangtan-appa--bts-.webp)
Tandai typo-
Happy Reading-
___________.
Seokjin sudah siap dengan pakaian kantor dengan tas digenggamannya senyum cerah tercetak jelas dibibirnya
"Anak-anak ayo berangkat" seru seokjin membuat kedua anaknya berlari dari arah kamar mereka
"Kajja appa" ucap jungsi memegang tangan kiri seokjin sedangkan jisung tangan kanan seokjin.
"Apa anak appa sudah sarapan?" tanya seokjin diperjalanan menuju parkir mobil
"Sudah, tapi kami membawa bekal" ucap jisung
"Bekal?" ucap seokjin melihat anak-anaknya memamerkan senyum ceria
"Ya, kami ada pelajaran tembahan dikelas nanti" ucap jungsi diangguki seokjin
"Hay jisung, jungsi" sapaan itu membuat seokjin dan anaknya terhenti lalu melihat seorang anak kecil didepannya
"Hay, yola apa kau mau berangkat juga?" tanya jisung diangguki yola
"Pagi seokjin appa" sapa yola dengan senyum cerahnya
"Selamat pagi juga yola anak yoongi appa" kekehan seokjin membuat yoongi disebelahnya mendengus
"Kajja berangkat" seru yola kemudian diikuti sikembar sedangkan seokjin dan yoongi hanya menghela nafas anak-anak mereka sangat aktif
"Ayo hyung aku tidak mau yola marah lagi" ucap yoongi
Seokjin dan yoongi berjalan menuju parkiran
"Bagaimana perkembangan perusahaanmu hyung?"
"Baik-baik saja, aku dengar dari taehyung kau akan berangkat keluar kota lalu yola?" tanya jin
"Em aku mendapatkan tugas disana, yola akan kutitipkan kepada jimin mungkin" sahut yoongi, membuat jin memandang kesal kepada sahabatnya itu
"Kau kira yola itu barang? ck" ucap jin
"Mau bagaimana lagi, yola tidak akan bisa mengurus dirinya sendiri dirumah, jika aku menitipkannya kapada hyung pasti hyung akan lebih sibuk dari biasanya" ucap yoongi membuat jin menggangguk mengerti
"Maafkan aku tidak bisa membantumu, mungkin namjoon atau yang lain bisa jimin sudah sibuk dengan mengurus kedua anaknya" saran jin
"Ck, seperti kau ingat saja dengan yola" centuk jin
"Berapa lama kau disana, yang aku tau jimin akan libur beberapa hari kedepan"
"Satu minggu mungkin jika masalah disana cepat selesai"
"Semoga lancar" ucap jin membuat yoongi menggangguk
Kedua appa muda itu berjalan santai memasuki mobil masing-masing
Seokjin
"Appa" panggilan jisung membuat seokjin menoleh
"Nanti jisung ingin mengunjungi eomma apa boleh?" ucap jisung
"Tentu, nanti appa jemput nde"
"Terima kasih appa, sayang appa" sahut kedua anaknya
Yoongi
"Yola besok appa akan pergi tugas, kau menginap dirumah jimin appa nde?" yoongi memulai percakapan dengan yola yang asik memakan rotinya
"Lagi? kapan appa pulang? tidak lama kan? tiga hari lagi perayaan hari ayah" ucap yola menatap ayahnya dengan tetapan kecewanya
"Mianhe sayang appa tidak bisa datang, kau datang dengan paman jimin saja?" ucap yoongi membuat yola menatap ayahnya dengan tangisnya
"Appa ayahku bukan paman jimin, appa selalu saja pergi dan menitipkan yola dengan paman jimin yola ingin merayakan hari ayah dengan appa hiks appa jahat hiks" yoongi hanya bisa diam menatap anaknya menangis, ini adalah resiko dari pekerjaannya meninggalkan anaknya bukanlah hal yang mudah rasa rindu dan khawatir selalu membuat dirinya tidak tenang.
"Mianhe, appa janji akan pulang minggu ini" ucap yoongi lalu mengecup pelan kening anaknya
"Tidak perlu berjanji" ucap yola lalu berlari menuju gerbang sekolah
Sedangkan yoongi menatap punggung kecil yola menjauh dengan ucapan maaf keluar dari bibirnya dengan nada lirih.
"Mianhe yola, appa tidak bisa menjadi appa terbaik"
_________________________________
Maaf ya kalo ceritanya semakin gaje, untuk yang udah baca dan vote part sebelumnya terima kasih
Sampai jumpa dipart selanjutnya-