Bangtan Appa [BTS]

Bangtan Appa [BTS]
Part 1



Tandai Typo


Happy Reading-


"Appa" teriakan khas anak kecil membuat laki-laki berbahu lebar itu menguap lalu berjalan mendekati teriakan itu.


"Ada apa em? jisung jungsi?" tanya laki-laki itu dengan nada lembut.


"Appa jisung noona tidak membagi susunya" ucap salah satu anak kecil itu.


Seokjin yang melihat itu hanya diam lalu mengusap rambut kedua putrinya dengan lembut.


"Jisung seharusnya berbagi dengan jungsi em? kasihan jungsi tidak mendapat susu, apa jisung mau jungsi tidak naik kelas karna tidak meminum susu?" tanya jin lembut membuat jisung menggeleng lemah.


"Apa jika kita tidak meminum susu akan tidak naik kelas?" tanya jungsi


"Ya karna susu membuat kita pintar" ucap jin


"Lalu kenapa jimho tidak meminum susu tetapi bisa naik kelas?" tanya jungsi lagi


Jin mengusap rambut belakangnya dengan kasar.


"Sebaiknya kalian sarapan ne? appa mandi dulu" ucap jin lalu berlalu membuat kedua anak kembar itu terdiam.


"Kalo susu membuat kita pintar jisung tidak akan belajar" ucap jisung lalu meneguk susunya.


"Benar" ucap jungsi menyetujui.


.


.


.


Jm sudah menunjukan jm 7:00 seokjin sudah lengkap dengan pakaian kantornya terlihat sangat tampan dengan setelan Putih-Hitam formal


Senyumnya mengembang lalu menarik tas kantornya matanya menoleh kearah poto pajangan diatas tempat tidurnya terlihat poto pernikahannya dengan sang istri 6 tahun yang lalu sangat mengharukan dan terlihat sangat bahagia tetapi semuanya hanya sebuah kenangan


Seokjin menuruni tangga melihat kedua gadis kesayangannya sedang duduk dengan tas dipangkuan mereka seketika sekilas wajah wanita yang dicintai melintas.


"Lihat kedua putri kita sudah dewasa, apa aku sudah berhasil menjadi seorang ayah?" ucapnya lalu terkekeh pelan


"Apa kalian sudah selesai sarapan? kita berangkat appa sudah terlambat" ucap seokjin lalu menggandeng tangan kedua anaknya terlihat dua putrinya tersenyum hangat ketika sang Appa -Seokjin- tampak sangat bahagia hari ini


"Ne appa" jawab kedua gadis kecil itu mereka memilih menikmati waktu dengan ayahnya sebelum ayahnya direbut oleh urusan kantor.


-Dalam Mobil-


Keadaan didalam mobil hanya keheningan dan deru dari mobil yang dikendarai seokjin tidak ada yang berniat membuka suara baik seokjin sang ayah maupun kedua putrinya.


Jungsi dan jisung sedang menghitung jari mereka sedangkan seokjin sedang fokus menyetir.


"Appa nanti aku dan jungsi akan bermain kerumah paman hoseok" ucapan putri kecilnya membuat seokjin menoleh lalu tersenyum mengusap rambut anak-anaknya bergantian


"Baiklah kalian jangan nakal dan menyusahkan paman hoseok, nanti ikut paman namjoon ne?" ucap seokjin membuat kedua anaknya mengngangguk pelan sudah biasa bagi jisung dan jungsi pulang ditemani paman mereka, seokjin terlalu sibuk dengan urusan kantornya sampai-sampai waktu untuk anaknya hanya sedikit


"Sudah sampai, belajar yang rajin jangan nakal dan hati-hati saat bermain agar tidak terluka" ucap seokjin kepada anak-anaknya.


"Ne appa, jungsi sayang appa jin" ucap jungsi


"jisung juga sayang appa jin" ucap jisung


Lalu meraka berpelukan, seokjin seorang pria berusia 28 tahun memiliki anak kembar yang bernama kim jisung dan kim jungsi, seokjin merawat anaknya tanpa istri (Duda).


_______


**Suka gak? Lanjut? Yuk baca part selanjutnya😍 komentarnya jangan lupa:)


Disini saya baru mulai menulis mohon bantuannya semua:') Tolong dukungan atas cerita ini


TerimaKasih☺**