
"hallo "ucap Delon saat hpny berdering
"hallo Del , gw udah tahu siapa dalang dari kecelakaan Azahra " ucap orang yang ada di sebrang telpon itu yang tak lain adalah Alex
" siapa ?" tanya Delon pada Alex
Alex pun menceritakan semuanya pada Delon , saat anak buah Alex memeriksa dalam mobil milik Azahra , mereka menemukan ada sebuah kamera kecil yang terpasang di dalam mobil Azahra , saat Alex di beri tahu akan hal itu Alex pun langsung membuka rekaman kamera itu bagaimana pun caranya dan saat Alex berhasil membukanya Alex pun langsung kaget di buatnya , karna Alex melihat sosok wanita yang tengah mengotakatik mobil milik Azahra sengga Alex pun langsung mencari orang itu
"siapa Alex ?" tanya Delon kembali pada Alex
"Alex ... lepasin gw sekarang !!"ucap seorang gadis yang terdengar dari sambungan telpon Delon dan Alex
" tunggu Lex , kayanya gw kenal suara itu deh " ucap Delon " itu suara Mira " sambung Delon
" iya itu memang suara Mira , dan Lo tahu dia yang mencelakai Azahra " jawab Alex santai
"gw kesana sekarang " ucap Delon yang langsung mematikan telpon nya dan bergegas pergi menuju tempat Alex , namun sebelum itu Delon pamit kepada Azahra , meski tak ada jawaban darinya .
_
_
selama Alex menelpon Mira tengah berusaha membuka ikatan talinya dengan pecahan kaca , dan saat talinya terputus Mira pun kabur namun saat Mira kabur Alex mengetahui
" hei , jangan kabur kamu !!" teriak Alex namun Mira sudah berlari menuruni anak tangga , anak buah Alex pun langsung mengejar Mira saat mendengar teriakan Alex .
" gw harus kabur , gw gak boleh tertangkap , kalau sampai gw ketangkap bisa bisa gw masuk penjara dan gw gak mau itu terjadi " batin Mira
Mira pun terus berlari , karna tidak hati hati dan terlalu panik Mira pun terjatuh dan bergulingan di tangga lalu langsung terjatuh kebawah dari lantai sepuluh , Mira terjatuh kebawah melalui jendela yang tidak ada kacanya karna memang tempat ini adalah markas Alex dan agar tidak di curigai banyak orang Alex membuatnya agar terkesan seperti rumah yang tak berpenghuni.
"Aaaaaaa..."
Brruuuggg
anak buah Alex dan Alex melihat Mira yang sudah terkapar di bawah dan berlumur darah , dan tak lama Delon pun sudah sampai di tempat Alex , tepatnya Delon sudah berada di mana Alex tengah berdiri
"Alex " panggil Delon dan berjalan mendekat
" Delon " ucap Alex yang menengok ke arah Delon
" di mana Mira ? " tanya Delon
" Mira jatuh dari sini , dan sepertinya dia meninggal Del " ucap Alex yang menunjuk ke bawah
" kok bisa ?" tanya Delon
" tadi dia berusaha kabur , dan anak buah gw ngejar , tapi sayang dia jatuh dari tangga dan akhirnya terguling sampai jatuh ke bawah . tapi Lo tenang aja walau pun dia meninggal di sini tidak akan ada yang tahu jika dia tengah berurusan dengan kita , lagi pula dia jatuh sendiri , di sini juga ada cctv jadi santai aja " jelas Alex dengan santainya , tentu bagi Alex bukan hal yang aneh jika ada korban , bagi Alex jika seseorang sudah punya pemikiran untuk melenyapkan orang lain maka itu artinya dia juga harus siap jika sewaktu waktu dia lah yang akan lenyap .
" baik lah , ini gw serahin semua sama Lo Lex , kalau terjadi apa apa Lo tinggal hubungin gw " jawab Delon " mungkin ini ganjaran yang tepat buat orang seperti dia , gw harus balik lagi ke rumah sakit , gw tinggal ya " sambung Delon dan langsung pergi setelah mendapat anggukan dari Alex dengan senyum yang merekah di wajahnya .
_
_
_
_
waktu cepat berlalu tak terasa lima tahun setelah kejadian itu , Delon kini sudah menjadi pegang saham keluarganya , kini Delon tengah duduk di kursi kebesarannya di ruangannya yang berada di lantai paling atas sambil melihat ke arah jendela .
sedangkan di lantai bawah sebuah mobil mewah berhenti di depan pintu kantor milik Delon , dan seorang pria paruh baya turun dari pintu pengemudi dan langsung membuka kan pintu bagian belakang , saat pintu itu terbuka keluarlah seorang wanita cantik dan seorang anak laki laki yang sangat tampan berusia tiga tahun dari mobil itu dan langsung masuk ke dalam kantor milik Delon , saat wanita cantik itu masuk setiap karyawan yang dia lewatin semuanya memberi hormat dan di balas senyuman yang sangat manis .
wanita itu pun menaiki lif bersama anak laki lakinya dan beberapa bodyguard yang di tugaskan untuk menjaga mereka .
saat sampai di lantai paling atas pintu lif pun langsung terbuka , wanita itu pun langsung keluar dan saat akan melewati meja sekertaris wanita itu pun bertanya pada sekertaris Delon
" apakan pak Delon ada di ruangannya " tanya wanita itu dengan tetap tersenyum
" ada buk , silahkan masuk saja " jawab sekertaris itu yang juga tersenyum
akhirnya wanita itu pun melanjutkan langkahnya hingga sampai di depan sebuah pintu , lalu wanita itu pun langsung membuka nya
Ceklek
pintu pun terbuka dan wanita itu pun langsung masuk kedalam ruangan Delon , Delon yang mendengar suara pintu terbuka pun menengok ke arah pintu , senyum pun mengembang di wajah tampan Delon saat melihat seorang wanita cantik yang tengah memasuki ruangannya bersama seorang anak laki laki yang bernama Arya Aziskia Saputra yang tengah berlari ke arahnya
" papah " panggilnya pada Delon dan langsung memeluk Delon
" hallo anak kesayangan papah yang paling tampan dan paling pinter , kapan kamu sampai hah ? kenapa tidak memberi kabar pada papah ? " ucap Delon yang memberi pertanyaan pada anaknya
"kata mamah ini akan jadi kejutan buat papah makanya Arya ngasih tahu papah kalau Arya sama mamah mau dateng " jawab Arya yang masih di pelukan Delon , Delon pun langsung mencium kening Arya dan menengok ke arah wanita cantik yang tengah memperhatikan Delon dan Arya dengan sangat bahagia
"Azahra .." panggil Delon pada wanita cantik itu dan melepaskan pelukannya dari Arya dan berganti memeluk Azahra , wanita yang sangat di rindukannya
" aku sangat merindukanmu Azahra " ucap Delon
" aku juga sangat merindukanmu " jawab Azahra
" pah , papah lihat deh , nanti kalau aku sudah besar aku juga mau duduk di sini seperti papah dan papah sama mamah pergi jalan-jalan aja berdua " ucap Arya yang tengah duduk di kursi kerja Delon
Delon dan Azahra pun tersenyum melihat tingkah anaknya itu .
" sayang makasih ya udah ngasih aku anak yang tampan dan cerdas "ucap Delon yang kemudian mencium bibir Azahra sekilas
" iya sama sama " jawab Azahra yang langsung memeluk Delon .
END