Badboy & Badgirl

Badboy & Badgirl
episode 4



"Kita lihat saja nanti "Batin Azahra, lalu melangkah pergi keluar kelas.


Di sisi lain Delon tengah memperhatikan mereka semua di tempat duduknya.


"Hmm bakalan seru nih , kita lihat siapa yang bakal menang si cewek barbar atau si ketos yang sok itu , tapi kalu emang si ketos itu selalu dapat predikat nomer satu bisa bisa dia bakal di kasih hukuman yang aneh aneh " Batin Delon .


***BROOOMMM


MMM***


Azahra pun menyalakan mesin mobil, setelah itu Azahra pun melajukan mobilnya keluar area sekolah .


Setelah tiga puluh menit Azahra pun sampai di depan pintu gerbang yang besar dan menjulang tinggi ke atas .


TIN TIN TINNN


Pintu gerbang pun di buka oleh seorang penjaga , Azahra pun melajukan mobilnya memasuki area rumah yang bak istana itu , setelah memarkirkan mobilnya Azahra pun masuk ke dalam rumahnya.


"Aku pulang "Teriak Azahra , memberi tahu orang rumah bahwa dia telah pulang ke rumah.


"Loh kok udah pulang si sayang , kan baru jam segini loh "Tanya Alita sang mamah.


"Diskors mah " Jawab Azahra santai dan mencium pipi mamahnya.


"APA... , iní hari pertama kamu masuk loh , masa udah diskors si ?" Tanya sang mamah yang bingung karna hari pertama masuk malah langsung diskos.


"Cuman hari ini doang ko mah , lagian mamah tenang aja aku bakal tetap menjadi nomer satu di sekolah , bukan hanya karna kecantikan aku doang tapi karna kejeniusan aku juga "Jelas Azahra sabil memeluk mamahnya dari belakang.


"Ok mamah percaya sama anak mamah yang cantik dan jenius ini " Ucap Alita sambil menupuk nepuk manja pipi Azahra.


"Ya udahlah mah Ara tidur dulu ya , oh nanti malam Ara pergi ya " Ucap Azahra.


" Ok sayang tapi inget jangan malam malam ya pulangnya " Timpal Alita.


Jadi tidak ada rasa ke khawatiran jika pun Azahra sering diskors atau pengangguran toh uang dia sudah banyak seperti ayahnya , karena ada beberapa perusahaan yang sudah di atas namakan Azahra , walau hanya beberapa perusahaan , tapi kesuksesan Azahra hampir menyamai sang ayah yang bernama Faris , bahkan perusahaan Azahra sudah mengalahkan para pesain sang ayah .


Waktu menunjukan pukul tujuh belas tiga puluh Azahra pun bangun dari tidurnya , dia pun mandi dan bersiap siap untuk pergi.


_____^^^^^^^___^^^^^^^^______^^^^______


Di sisi lain seorang pemuda tengah berbaring di tempat tidurnya sambil memainkan panselnya.


Teeererrtt


"Hallo "


"....."


"Ok ok kita nongkrong di tempat biasa malam ini " Ucap Delon pada orang yang menelponnya tadi . Delon pun memejamkan matanya sesaat untuk nanti malam.


Waktu menunjukan pukul sembilan belas tiga puluh Delon pun berpamitan pada orang tuanya untuk pergi , dan Delon pun pergi menaiki mogenya .


Begitu pula dengan Azahra yang sudah siap dan keluar dari kamarnya dan mulai menuruni setiap anak tangga , malam ini Azahra hanya memakai pakaian santai biasa namun tetap saja pesonanya tidak dapat di tutupi , Azahra pun tetap terlihat cantik dan seky .


Sesampainya Delon di sebuah club malam , Delon mencari orang yang menelponnya tadi.


"Woi Delon sebelah sini " Teriak seseorang yang memanggilnya , Delon pun menengok ke sumber suara.


Setelah melihat orang yang di carinya Delon pun melangkah mendekatinya yang kini tengah berkumpul , ya dia adalah teman Delon dari sejak kecil.


"HAI Lex apa kabar " Sapa Delon .


"Baik bro , lo gimana nih , lo kayanya makin susah di ajak ketemu ya sekarang " Ucap Alex.


"Itu cuma perasaan lo doang kali Lex , dasar lebay lo " Jawab Delon .