
Faris dan Alita pun bergegas pergi dari perusahaan itu dan memutuskan untuk pulang .
di dalam perjalanan menuju kediaman mereka Faris menarik dan merangkul Alita , Alita pun kaget dengan apa yang di lakukan oleh Faris padanya
" papah apaan si ..." ucap Alita yang berusaha melepaskan diri
" gak papa kan kita sudah lama tidak pernah mesra mesraan " ucap Faris " oh ya bagaimana apa kamu senang sayang , aku telah melakukan semuanya yang kamu minta " sambung Faris
" iya lumayan lah ya " jawab Alita
" lalu hadiah untuk ku mana ?" ucap Faris , Alita pun sepontan langsung mencium bibir Faris , dan Faris pun memeluk Alita erat dan menikmati ciuman yang di berikan Alita .
-
-
di lain tempat , di kediaman Sarah sedang memanas terutama papahnya Sarah , setelah semua persyaratan yang di ajukan oleh Faris padanya mau tidak mau harus dia laksanakan , perusahaan yang di rintihnya dari nol bersama orang tuanya dulu harus di akuisisi oleh Faris
"pah , kenapa kita harus pergi , memangnya kenapa ? aku denger juga semua perusahaan dan aset keluarga sudah di akuisisi , kenapa si pah " ucap Sarah yang datang menghampiri papahnya yang tengah duduk di sofa
" diam kamu Sarah !!! kalau bukan karena ulah kamu , semua ini tuh tidak akan pernah terjadi , kita juga harus pergi meninggalkan negara ini , tahu kamu " jawab papah Sarah dengan nada yang tinggi " harusnya kamu tuh dengerin apa kata papah , pasti tidak akan jadi seperti ini " sambung papah Azahra
"tap... tapi...pah.... "
plak plak
ucapan Sarah terhenti karena secara tiba tiba papahnya menampar kedua pipinya dengan sangat keras
" cukup Sarah , cukup , cukup sampai di sini kamu membuat papah susah , cukup kali ini kamu mempermalukan papah , cukup kali ini kamu menghancurkan keluarga kita ngerti kamu " timpal papahnya Sarah dengan penuh penekanan dan langsung pergi meninggalkan Sarah yang tengah menangis.
"Aaaaaaaaaa.... semuanya gara gara Azahra , gw gak bisa dapetin Delon itu karena Azahra , papah nampar gw juga gara gara Azahra , dan sekarang keluarga gw hancur gara gara Azahra ,Aaaaaa..... Azahra sialan " teriak Sarah
-
-
-
malam pun tiba teman teman Azahra semuanya berkumpul dia ruang makan bersama Faris dan Alita , mereka mengobrol dan bercerita pada Faris dan Alita sambil menunggu Azahra dan Delon turun .
Dan setelah beberapa menit Delon dan Azahra pun turun bersamaan
"nah tu yang di tungguin udah turun "ucap Faris " ayo dong sayang , papah sudah paper nih , temen temen kamu juga sudah lama menunggu kamu" sambung Faris
Delon dan Azahra pun langsung duduk dan langsung memulai makan malam bersama , makan malam pun berjalan dengan lancar dan menyenangkan , namun ada sesuatu yang aneh , Azahra sudah beberapa kali melihat seseorang secara diam diam memperhatikan Delon , namun saat ada orang yang memandang ke arahnya dia langsung mengalihkan pandangannya dari Delon
' ini ada apa ya , kok gw ngerasa kayanya ada yang aneh , kenapa dari tadi dia diam diam memperhatikan Delon , atau hanya perasaanku saja yang salah ya , kan semua orang yang hadir di sini juga sudah tahu bahwa gw dan Delon sudah menikah ' batin Azahra
"sayang kamu kenapa ? apa ada masalah ? " tanya Alita
"gak kok mah , aku gak papa " jawab Azahra yang sudah sadar dari lamunannya
"ohh ok , ya udah kamu lanjut makannya ya , yang banyak biar gemuk " ucap Alita pada Azahra
" emang mamah mau punya aku jadi gemuk terus jelek " jawab Azahra
"kamu kalau pun gendut gak akan jelek sayang , percaya deh sama mamah " kata Alita dengan terus tersenyum " iya kan Delon " sambung Alita yang bertanya pada Delon
" iya mah " jawab delon
malam pun semakin larut semuanya berkumpul di halaman belakang , karena Faris telah meminta izin kepada keluarga dari teman teman Azahra agar mereka di izinkan untuk menginap di rumahnya .
" Ra asik ya punya orang tua kaya nyokap sama bokap Lo , udah tajir , baik , walau banyak kerjaan masih sempet gitu memperhatikan Lo , coba aja ya bokap sama nyokap gw kaya gitu " ucap cika
" iya cik , gw juga ngerasa beruntung banget punya orang tua kaya mereka " jawab Azahra
" eh ngomong ngomong Lo mau punya sodara cowok ga Ra ?" tanya arga
"kenap ?" tanya Azahra
" ya kalau Lo mau , gw dengan senang hati mau ko di angkat jadi anak orang tua Lo dan jadi kakak cowok yang baik buat Lo Ra " ucap Arga
" huuuu itu si maunya Lo nya doang " ucap Linda
"lagian ya emang om Faris mau ngangkat Lo jadi anak apa ? Arga Arga kalau mimpi jangan ketinggian dong " celetuk Zain
" eh ngomong ngomong Mira kemana ?" tanya nikol
" oh iya ya ko Mira ga ada ya " sambung Arleta
" kalau Delon kemana Ra ?" tanya Arleta
" oh ... dia ada kerjaan dikit , tuh dia di situ " ucap Azahra yang menunjuk tempat duduk di pinggir kolam berenang
" ohhh , eh Ra eh..MMM" ucap cika yang terbata bata
" kenapa cik" tanya Azahra
"gw mau curhat nih sama Lo , kita ke dalam dulu yuk " ucap cika
" kenapa ? di sini aja si ?" ucap Linda
" hehehe , gw kan gak mau kalian tahu " ucap cika yang menarik Azahra dan memeluk Azahra , lalu Cika memberi kode pada Linda untuk melihat ke arah di mana Delon tengah duduk " ayo dong Ra ,ya ya " sambung Cika
" ok ok " ucap Azahra , kemudian Azahra dan Cika pun pergi ke dalam .
" kenapa tuh si Cika ?" ucap nikol
" tuh kalian liat aja sendiri " ucap Linda yang menunjuk ke arah Delon
"Delon, kenapa sama Delon?" ucap nikol
" liat yang bener dong " ucap Linda
setelah itu pun mereka melihat apa yang di maksud Linda dan mengerti kenapa tiba tiba Cika membawa Azahra pergi . Akhirnya mereka pun terus melihat dan mengawasinya
" gw ngerasa ada sesuatu deh sama tu orang " ucap Arga
" iya , jangan jangan dia sama aja lagi kaya si Sarah , cuman dia main cantik" ucap Alita
" terlebih lagi dia punya alasan buat terus deket sama Delon " timpal Linda
mereka pun terus mengawasi gerak gerik orang itu sampai orang itu pergi , setelah itu Cika dan Azahra pun kembali .
**HAI SEMUANYA 😊😊
SELAMAT TAHUN BARU YA
SUKSES SELALU BUAT KALIAN SEMUA 😉😉
🥰🥰🥰**