
Azahra masuk kedalam kamar mandi , dan tak lama Azahra pun keluar dan berjalan menuju kelasnya
"Azahra "
Azahra pun menengok dan melihat siapa yang memanggilnya , Azahra menatap jengah pada orang itu dan tak memperdulikannya Azahra terus berjalan
"Azahra ... , Lo di cari sama pak Uus " ucapnya
" ngapain ? " tanya Azahra
" gak tahu tuh , mungkin masalah basket "ucap Al
"gak ada hubungannya kali sama gw , gw kan bukan anak basket " jawab Azahra
"gw cuman nyampein amanat pak Uus Lo mau percaya atau gak ya bukan urusan gw " ucap Al yang kini berjalan mendahului Azahra
hhaaiisss ngapain juga si gw di panggil segala , jangan bilang kalau gw di ajak gabung tim basket deh
Azahra pun pergi menuju ruangan pak Uus yang di ikuti oleh Al , di sepanjang jalan menuju ruangan pak Uus , Al terus menatap Azahra
cantik , berbakat , dan sepertinya orang terpandang , dia juga bukan seperti orang bodoh , jadi cocok untuk ku dan aku yakin orang tua ku pun pasti akan setuju jika aku bersama Azahra
batin Al yang terus memperhatikan Azahra sampai mereka masuk ke dalam ruangan pak Uus .
Di sisi lain Delon yang menunggu Azahra di kelas pun gelisah karena Azahra belum masuk ke dalam kelas juga .
"itu orang kemana si ? masa ke toilet dari tadi belum kelar juga sih , ck" gerutu Delon
" Lo kenapa Del , ngedumel Mulu dari tadi" tanya Zain
dan tak lama Azahra pun masuk kedalam kelas bersama Al , dan tak lama guru pun memasuki kelas dan langsung memulai ujian .
setelah beberapa menit kemudian ujian pun usai dan seperti biasa mereka pun pergi ke kantin .
Azahra menengok pada Delon dan memberi kode agar tetap di kelas , dan Delon pun mengerti
"Azahra ayo ke kantin" ajak Cika
"Lo duluan aja deh , ada yang mau gw kerjakan dulu "jawab Azahra
"oh .. ya udah kita duluan ya " ucap Cika , dan Azahra pun hanya tersenyum
"ayo Del "ajak Zain
" gw mau ke toilet dulu , Lo duluan aja nanti gw nyusul" ucap Delon
" sip" jawab Delon yang Mengacungkan ibu jarinya
setelah semua orang pergi , Delon pun mendekat pada Azahra
"ada apa ? " tanya Delon
" MMM ....tadi gw di cari pak Uus " ucap azah
" terus ? " tanya Delon
" pak Uus mau kalau gw gabung sama tim basket sekolah " ucap Azahra , Delon melihat wajah Azahra penuh ke bimbangan
" jadi. ..." kata Delon
"ih kok gitu sih , gue minta saran sama lo , jadi gue harus gimana, lu tahu kan kalau gue punya kerjaan, gue punya kewajiban, dan banyak yang harus diurus, tapi pak Uus maksa gue"jelas Azahra
"gini deh, lo mau nggak gabung jadi tim basket ?"tanya Delon , dan Azahra pun hanya mengangguk, Delon mengelus rambut Azzahra pelan
"kenapa ? ,dengerin gue baik-baik ok ,gue tahu lo punya pekerjaan yang banyak, lo punya kewajiban, tapi kalau lo emang mau gabung nggak salah kok, gabung aja "jelas Delon pada Azzahra
"terus nanti gimana sama yang lainnya?" jawaban Azzahra yang nampak gelisah karena sudah sejak lama dia ingin menjadi tim basket
"ga masalah, gue bisa bantu kok, jadi jangan cemas oke" ucap Delon , spontan azahra pun langsung memeluk Delon ,dan Delon pun tersenyum "sekarang merasa beruntung kan punya teman hidup kayak gue udah ganteng, pinter, perhatian, pengertian lagi" ucap Delon dengan PDnya
"iya, gue sangat beruntung "ucap Azzahra yang masih memeluk Delon
"ya udah kita ke kantin yuk, yang lain pasti udah nungguin "ajak Delon pada Azzahra
"yuk" ucap Azzahra yang tersenyum sangat manis
Delon yang melihat senyuman Azzahra pun langsung menarik Azzahra dan langsung mencium bibir Azzahra sekilas, dan Azzahra pun merasa malu hingga wajahnya merona
"Delon apaan sih ini sekolah "ucap Azzahra kaget
"Azzahra ingat satu hal ya , gue nggak mau lo tersenyum seperti itu sama orang lain "ucap Delon serius
"kenapa? "tanya Azzahra pada Delon yang merasa bingung karena tingkah Delon
"itu terlalu berbahaya "ucap Delon"senyum lo yang seperti tadi itu beracun, yang bisa menyebabkan orang menjadi lupa diri, dan membuat orang menjadi terobsesi sama lo" lanjut Delon
"hehehe..... dasar ada-ada aja deh Lo "ucap Azzahra, mereka pun langsung pergi ke kantin menyusu teman-temannya.